alexametrics
21.9 C
Jember
Friday, 19 August 2022

Absensi Guru Rawan Manipulasi

Kemenag Rancang Model Absen Baru

Mobile_AP_Rectangle 1

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Memasuki ajaran baru, sepertinya para guru di satuan pendidikan lingkungan Kementerian Agama harus lebih disiplin. Baik secara kehadiran maupun secara administratif. Biasanya, mayoritas madrasah menggunakan absensi finger print atau absen menggunakan sidik jari yang terhubung melalui jaringan komputer. Namun, hal itu dinilai kurang efektif karena mudah dimanipulasi.

Kasi Pendidikan Madrasah Kemenag Jember Edy Sucipto mengatakan, absensi guru itu dengan model lama itu kelemahannya adalah mudah direvisi, bahkan dimanipulasi. Karenanya, dia menilai butuh perbaikan sistem untuk membangun kedisiplinan guru saat ini.

Dengan semakin modernnya zaman, pihaknya beralih menggunakan absensi model scan wajah. “Model absensi itu sudah lama kita persiapkan jauh sebelum pandemi, rencananya tahun ajaran baru ini direalisasikan,” kata Edy.

- Advertisement -

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Memasuki ajaran baru, sepertinya para guru di satuan pendidikan lingkungan Kementerian Agama harus lebih disiplin. Baik secara kehadiran maupun secara administratif. Biasanya, mayoritas madrasah menggunakan absensi finger print atau absen menggunakan sidik jari yang terhubung melalui jaringan komputer. Namun, hal itu dinilai kurang efektif karena mudah dimanipulasi.

Kasi Pendidikan Madrasah Kemenag Jember Edy Sucipto mengatakan, absensi guru itu dengan model lama itu kelemahannya adalah mudah direvisi, bahkan dimanipulasi. Karenanya, dia menilai butuh perbaikan sistem untuk membangun kedisiplinan guru saat ini.

Dengan semakin modernnya zaman, pihaknya beralih menggunakan absensi model scan wajah. “Model absensi itu sudah lama kita persiapkan jauh sebelum pandemi, rencananya tahun ajaran baru ini direalisasikan,” kata Edy.

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Memasuki ajaran baru, sepertinya para guru di satuan pendidikan lingkungan Kementerian Agama harus lebih disiplin. Baik secara kehadiran maupun secara administratif. Biasanya, mayoritas madrasah menggunakan absensi finger print atau absen menggunakan sidik jari yang terhubung melalui jaringan komputer. Namun, hal itu dinilai kurang efektif karena mudah dimanipulasi.

Kasi Pendidikan Madrasah Kemenag Jember Edy Sucipto mengatakan, absensi guru itu dengan model lama itu kelemahannya adalah mudah direvisi, bahkan dimanipulasi. Karenanya, dia menilai butuh perbaikan sistem untuk membangun kedisiplinan guru saat ini.

Dengan semakin modernnya zaman, pihaknya beralih menggunakan absensi model scan wajah. “Model absensi itu sudah lama kita persiapkan jauh sebelum pandemi, rencananya tahun ajaran baru ini direalisasikan,” kata Edy.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/