alexametrics
24.1 C
Jember
Thursday, 11 August 2022

Penentuan Direksi PDAM Masuk “Semifinal”

Tersisa 9 Nomine dari 20 Nama Pelamar

Mobile_AP_Rectangle 1

SUMBERSARI, Radar Jember – Sejumlah nama berguguran ketika hendak memasuki tahap wawancara dalam perebutan posisi direksi Perumdam Tirta Pandalungan Jember, atau dikenal PDAM. Jika sebelumnya terdapat 20 nama pelamar, kini hanya tersisa 9 orang dan tinggal menunggu keputusan bupati.

BACA JUGA : HUT Ke-76 Semakin Meriah, BNI Promosikan UMKM Binaan

Kesembilan nama itu merupakan nomine direksi yang memperebutkan tiga posisi penting pada perusahaan daerah yang bergerak di bidang penyediaan air bersih di Jember. Yaitu untuk jabatan direktur utama, direktur umum, dan posisi direktur teknik. “Hari ini (kemarin, Red) sedang berlangsung proses wawancara. Totalnya sembilan nama. Masing-masing posisi ada tiga orang atau nomine,” kata ketua panitia seleksi, Prof Yuli Witono, kemarin.

Mobile_AP_Rectangle 2

Menurutnya, mengerucutnya 20 nama menjadi 9 nama itu setelah pihak panitia melakukan berbagai tahapan. Mulai dari seleksi administrasi, kemudian disusul uji kelayakan dan kepatutan (UKK) yang dilakukan oleh lembaga profesional. Diteruskan dengan UKK yang dilakukan sejumlah aparat penegak hukum (APH).

“Setelah UKK kemarin, pansel melakukan uji presentasi dan wawancara. Hasilnya kami analis, kami sepakati dalam rapat pleno pansel, dan mempertimbangkan semua aspek. Dihasilkan sembilan nama tersebut,” imbuh Yuli.

Lebih jauh, guru besar Unej itu mengatakan, sembilan nama yang menjadi nomine itu semuanya dari kalangan profesional. Bukan sebatas orang yang mencari pekerjaan baru atau fresh graduate. Sebab, dari sembilan nama tersebut, beberapa di antaranya berlatar belakang pejabat di PDAM Jember sendiri. Ada juga yang dari PTPN Jember, manajer di suatu perusahaan BUMN, hingga dari unsur pengusaha.

- Advertisement -

SUMBERSARI, Radar Jember – Sejumlah nama berguguran ketika hendak memasuki tahap wawancara dalam perebutan posisi direksi Perumdam Tirta Pandalungan Jember, atau dikenal PDAM. Jika sebelumnya terdapat 20 nama pelamar, kini hanya tersisa 9 orang dan tinggal menunggu keputusan bupati.

BACA JUGA : HUT Ke-76 Semakin Meriah, BNI Promosikan UMKM Binaan

Kesembilan nama itu merupakan nomine direksi yang memperebutkan tiga posisi penting pada perusahaan daerah yang bergerak di bidang penyediaan air bersih di Jember. Yaitu untuk jabatan direktur utama, direktur umum, dan posisi direktur teknik. “Hari ini (kemarin, Red) sedang berlangsung proses wawancara. Totalnya sembilan nama. Masing-masing posisi ada tiga orang atau nomine,” kata ketua panitia seleksi, Prof Yuli Witono, kemarin.

Menurutnya, mengerucutnya 20 nama menjadi 9 nama itu setelah pihak panitia melakukan berbagai tahapan. Mulai dari seleksi administrasi, kemudian disusul uji kelayakan dan kepatutan (UKK) yang dilakukan oleh lembaga profesional. Diteruskan dengan UKK yang dilakukan sejumlah aparat penegak hukum (APH).

“Setelah UKK kemarin, pansel melakukan uji presentasi dan wawancara. Hasilnya kami analis, kami sepakati dalam rapat pleno pansel, dan mempertimbangkan semua aspek. Dihasilkan sembilan nama tersebut,” imbuh Yuli.

Lebih jauh, guru besar Unej itu mengatakan, sembilan nama yang menjadi nomine itu semuanya dari kalangan profesional. Bukan sebatas orang yang mencari pekerjaan baru atau fresh graduate. Sebab, dari sembilan nama tersebut, beberapa di antaranya berlatar belakang pejabat di PDAM Jember sendiri. Ada juga yang dari PTPN Jember, manajer di suatu perusahaan BUMN, hingga dari unsur pengusaha.

SUMBERSARI, Radar Jember – Sejumlah nama berguguran ketika hendak memasuki tahap wawancara dalam perebutan posisi direksi Perumdam Tirta Pandalungan Jember, atau dikenal PDAM. Jika sebelumnya terdapat 20 nama pelamar, kini hanya tersisa 9 orang dan tinggal menunggu keputusan bupati.

BACA JUGA : HUT Ke-76 Semakin Meriah, BNI Promosikan UMKM Binaan

Kesembilan nama itu merupakan nomine direksi yang memperebutkan tiga posisi penting pada perusahaan daerah yang bergerak di bidang penyediaan air bersih di Jember. Yaitu untuk jabatan direktur utama, direktur umum, dan posisi direktur teknik. “Hari ini (kemarin, Red) sedang berlangsung proses wawancara. Totalnya sembilan nama. Masing-masing posisi ada tiga orang atau nomine,” kata ketua panitia seleksi, Prof Yuli Witono, kemarin.

Menurutnya, mengerucutnya 20 nama menjadi 9 nama itu setelah pihak panitia melakukan berbagai tahapan. Mulai dari seleksi administrasi, kemudian disusul uji kelayakan dan kepatutan (UKK) yang dilakukan oleh lembaga profesional. Diteruskan dengan UKK yang dilakukan sejumlah aparat penegak hukum (APH).

“Setelah UKK kemarin, pansel melakukan uji presentasi dan wawancara. Hasilnya kami analis, kami sepakati dalam rapat pleno pansel, dan mempertimbangkan semua aspek. Dihasilkan sembilan nama tersebut,” imbuh Yuli.

Lebih jauh, guru besar Unej itu mengatakan, sembilan nama yang menjadi nomine itu semuanya dari kalangan profesional. Bukan sebatas orang yang mencari pekerjaan baru atau fresh graduate. Sebab, dari sembilan nama tersebut, beberapa di antaranya berlatar belakang pejabat di PDAM Jember sendiri. Ada juga yang dari PTPN Jember, manajer di suatu perusahaan BUMN, hingga dari unsur pengusaha.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/