alexametrics
28.7 C
Jember
Monday, 16 May 2022

Harga Tiket Bus Arus Balik Lebaran 2022 Naik

Mobile_AP_Rectangle 1

KALIWINING, RADARJEMBER.ID – Harga tiket bus antarkota antarprovinsi (AKAP) mengalami kenaikan pada arus balik Lebaran. Kenaikan ini mencapai 100 persen dari harga bisanya. Kondisi itu sama seperti puncak arus mudik Lebaran, beberapa hari kemarin.
Yeni Ari Pengestu, admin salah satu perusahaan otobus (PO) di Jember tujuan utama Jember—Jakarta, menuturkan bahwa harga tiket mudik Lebaran tidak ada kenaikan. Namun, akan ada kenaikan harga pada saat arus balik dari Jakarta—Jember. “Harga tiketnya masih normal saat arus mudik. Baru pada saat arus balik harganya naik,” ujarnya.
Kenaikan tersebut secara perlahan hingga harga tertingginya pada jadwal puncak arus balik. Arus balik dimulai pada 4 Mei dan puncaknya 6 sampai 10 Mei. Dia menambahkan, harga tiket memiliki perbedaan di setiap jadwal keberangkatannya.
Harga normal tiket bus tujuan Jember—Jakarta mulai dari Rp 380 ribu sampai Rp 480 ribu. Sedangkan tarif kenaikannya Rp 740 ribu hingga Rp 900 ribu, tergantung jenis bus. Tarif ini, kata Yeni, hanya yang tertinggi dan terendahnya. “Harga tiketnya akan berbeda di tanggal-tanggal tertentu,” imbuh Yeni sambil memperlihatkan daftar harga tiket PO.
Meskipun mengalami kenaikan saat arus balik, harga tiket akan kembali normal setelahnya. Dari harga termahalnya, akan ada penurunan harga tiket secara bertahap. Sekitar sampai tanggal 15—17 Mei. “Setelah itu akan turun perlahan lagi,” katanya.
Namun, tingginya harga tiket tidak mengurungkan niat pemudik untuk mengunjungi kampung halaman sampai kembali lagi ke tempat perantauan. Dari hari biasa, kata Yeni, ada peningkatan pembelian tiket sedikitnya 50 persen. “Peningkatan pembelinya 50 persen lebih,” tambah dia lagi. (mg8/c2/nur)

- Advertisement -

KALIWINING, RADARJEMBER.ID – Harga tiket bus antarkota antarprovinsi (AKAP) mengalami kenaikan pada arus balik Lebaran. Kenaikan ini mencapai 100 persen dari harga bisanya. Kondisi itu sama seperti puncak arus mudik Lebaran, beberapa hari kemarin.
Yeni Ari Pengestu, admin salah satu perusahaan otobus (PO) di Jember tujuan utama Jember—Jakarta, menuturkan bahwa harga tiket mudik Lebaran tidak ada kenaikan. Namun, akan ada kenaikan harga pada saat arus balik dari Jakarta—Jember. “Harga tiketnya masih normal saat arus mudik. Baru pada saat arus balik harganya naik,” ujarnya.
Kenaikan tersebut secara perlahan hingga harga tertingginya pada jadwal puncak arus balik. Arus balik dimulai pada 4 Mei dan puncaknya 6 sampai 10 Mei. Dia menambahkan, harga tiket memiliki perbedaan di setiap jadwal keberangkatannya.
Harga normal tiket bus tujuan Jember—Jakarta mulai dari Rp 380 ribu sampai Rp 480 ribu. Sedangkan tarif kenaikannya Rp 740 ribu hingga Rp 900 ribu, tergantung jenis bus. Tarif ini, kata Yeni, hanya yang tertinggi dan terendahnya. “Harga tiketnya akan berbeda di tanggal-tanggal tertentu,” imbuh Yeni sambil memperlihatkan daftar harga tiket PO.
Meskipun mengalami kenaikan saat arus balik, harga tiket akan kembali normal setelahnya. Dari harga termahalnya, akan ada penurunan harga tiket secara bertahap. Sekitar sampai tanggal 15—17 Mei. “Setelah itu akan turun perlahan lagi,” katanya.
Namun, tingginya harga tiket tidak mengurungkan niat pemudik untuk mengunjungi kampung halaman sampai kembali lagi ke tempat perantauan. Dari hari biasa, kata Yeni, ada peningkatan pembelian tiket sedikitnya 50 persen. “Peningkatan pembelinya 50 persen lebih,” tambah dia lagi. (mg8/c2/nur)

KALIWINING, RADARJEMBER.ID – Harga tiket bus antarkota antarprovinsi (AKAP) mengalami kenaikan pada arus balik Lebaran. Kenaikan ini mencapai 100 persen dari harga bisanya. Kondisi itu sama seperti puncak arus mudik Lebaran, beberapa hari kemarin.
Yeni Ari Pengestu, admin salah satu perusahaan otobus (PO) di Jember tujuan utama Jember—Jakarta, menuturkan bahwa harga tiket mudik Lebaran tidak ada kenaikan. Namun, akan ada kenaikan harga pada saat arus balik dari Jakarta—Jember. “Harga tiketnya masih normal saat arus mudik. Baru pada saat arus balik harganya naik,” ujarnya.
Kenaikan tersebut secara perlahan hingga harga tertingginya pada jadwal puncak arus balik. Arus balik dimulai pada 4 Mei dan puncaknya 6 sampai 10 Mei. Dia menambahkan, harga tiket memiliki perbedaan di setiap jadwal keberangkatannya.
Harga normal tiket bus tujuan Jember—Jakarta mulai dari Rp 380 ribu sampai Rp 480 ribu. Sedangkan tarif kenaikannya Rp 740 ribu hingga Rp 900 ribu, tergantung jenis bus. Tarif ini, kata Yeni, hanya yang tertinggi dan terendahnya. “Harga tiketnya akan berbeda di tanggal-tanggal tertentu,” imbuh Yeni sambil memperlihatkan daftar harga tiket PO.
Meskipun mengalami kenaikan saat arus balik, harga tiket akan kembali normal setelahnya. Dari harga termahalnya, akan ada penurunan harga tiket secara bertahap. Sekitar sampai tanggal 15—17 Mei. “Setelah itu akan turun perlahan lagi,” katanya.
Namun, tingginya harga tiket tidak mengurungkan niat pemudik untuk mengunjungi kampung halaman sampai kembali lagi ke tempat perantauan. Dari hari biasa, kata Yeni, ada peningkatan pembelian tiket sedikitnya 50 persen. “Peningkatan pembelinya 50 persen lebih,” tambah dia lagi. (mg8/c2/nur)

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/