alexametrics
28.2 C
Jember
Wednesday, 18 May 2022

Waspada Pinjol Ilegal Selama Masa Pandemi

Sosialisasi Fintech Lending Cairin & Pundiku

Mobile_AP_Rectangle 1

JEMBER, RADARJEMBER ID – Presiden Joko Widodo menerbitkan Peraturan Presiden Nomor 114 Tahun 2020 tentang Strategi Nasional Keuangan Inklusif (SNKI) untuk menargetkan tingkat inklusi keuangan hingga dapat mencapai 90 persen pada 2024. Target tersebut dipatok untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat melalui akses ke fasilitas keuangan.

Inklusi keuangan ditargetkan untuk menyasar masyarakat yang berada di piramida ekonomi terbawah. Dengan hadirnya finansial teknologi (fintech) diharapkan dapat menjadi alternatif solusi untuk membantu mencapai target inklusi keuangan tersebut.

Upaya konsisten untuk mendorong inklusi keuangan di tengah pandemi global yang saat ini dialami banyak negara termasuk Indonesia. Karenanya, platform fintech P2P lending terdaftar dan diawasi Otoritas Jasa Keuangan (OJK) PT Idana Solusi Sejahtera (Cairin) dan PT Pundiku Mitra Sejahtera (Pundiku) menyelenggarakan talk show dengan mahasiswa Universitas Jember, Jumat (7/5).

Mobile_AP_Rectangle 2

Digelar secara daring melalui aplikasi komunikasi video, agenda ini mengenalkan industri fintech peer-to-peer lending serta pemahaman inovasi yang dilakukan fintech untuk tetap mendorong inklusi keuangan selama masa pandemi.

Hendra Putra, Digital Marketing Manager Cairin sangat berharap adanya kehadiran industri fintech P2P lending mampu meningkatkan pengetahuan terkait layanan keuangan berbasis digital. Serta membuka akses finansial ke seluruh lapisan masyarakat melalui model bisnis fintech lending.

- Advertisement -

JEMBER, RADARJEMBER ID – Presiden Joko Widodo menerbitkan Peraturan Presiden Nomor 114 Tahun 2020 tentang Strategi Nasional Keuangan Inklusif (SNKI) untuk menargetkan tingkat inklusi keuangan hingga dapat mencapai 90 persen pada 2024. Target tersebut dipatok untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat melalui akses ke fasilitas keuangan.

Inklusi keuangan ditargetkan untuk menyasar masyarakat yang berada di piramida ekonomi terbawah. Dengan hadirnya finansial teknologi (fintech) diharapkan dapat menjadi alternatif solusi untuk membantu mencapai target inklusi keuangan tersebut.

Upaya konsisten untuk mendorong inklusi keuangan di tengah pandemi global yang saat ini dialami banyak negara termasuk Indonesia. Karenanya, platform fintech P2P lending terdaftar dan diawasi Otoritas Jasa Keuangan (OJK) PT Idana Solusi Sejahtera (Cairin) dan PT Pundiku Mitra Sejahtera (Pundiku) menyelenggarakan talk show dengan mahasiswa Universitas Jember, Jumat (7/5).

Digelar secara daring melalui aplikasi komunikasi video, agenda ini mengenalkan industri fintech peer-to-peer lending serta pemahaman inovasi yang dilakukan fintech untuk tetap mendorong inklusi keuangan selama masa pandemi.

Hendra Putra, Digital Marketing Manager Cairin sangat berharap adanya kehadiran industri fintech P2P lending mampu meningkatkan pengetahuan terkait layanan keuangan berbasis digital. Serta membuka akses finansial ke seluruh lapisan masyarakat melalui model bisnis fintech lending.

JEMBER, RADARJEMBER ID – Presiden Joko Widodo menerbitkan Peraturan Presiden Nomor 114 Tahun 2020 tentang Strategi Nasional Keuangan Inklusif (SNKI) untuk menargetkan tingkat inklusi keuangan hingga dapat mencapai 90 persen pada 2024. Target tersebut dipatok untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat melalui akses ke fasilitas keuangan.

Inklusi keuangan ditargetkan untuk menyasar masyarakat yang berada di piramida ekonomi terbawah. Dengan hadirnya finansial teknologi (fintech) diharapkan dapat menjadi alternatif solusi untuk membantu mencapai target inklusi keuangan tersebut.

Upaya konsisten untuk mendorong inklusi keuangan di tengah pandemi global yang saat ini dialami banyak negara termasuk Indonesia. Karenanya, platform fintech P2P lending terdaftar dan diawasi Otoritas Jasa Keuangan (OJK) PT Idana Solusi Sejahtera (Cairin) dan PT Pundiku Mitra Sejahtera (Pundiku) menyelenggarakan talk show dengan mahasiswa Universitas Jember, Jumat (7/5).

Digelar secara daring melalui aplikasi komunikasi video, agenda ini mengenalkan industri fintech peer-to-peer lending serta pemahaman inovasi yang dilakukan fintech untuk tetap mendorong inklusi keuangan selama masa pandemi.

Hendra Putra, Digital Marketing Manager Cairin sangat berharap adanya kehadiran industri fintech P2P lending mampu meningkatkan pengetahuan terkait layanan keuangan berbasis digital. Serta membuka akses finansial ke seluruh lapisan masyarakat melalui model bisnis fintech lending.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/