alexametrics
29.5 C
Jember
Wednesday, 10 August 2022

Bantu Tingkatkan Harga Gabah Petani

Mobile_AP_Rectangle 1

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Harga jual gabah kering yang hanya berkisar Rp 4 ribu per kilo turut melemahkan perekonomian petani di tengah pandemi Covid-19. Akibatnya, mereka tak bisa meraup untung lebih.

Melihat kondisi tersebut, sejumlah relawan tergerak melakukan penjualan sembako murah, yang salah satu caranya membeli harga gabah petani untuk diproses menjadi beras. “Sembako yang akan dipasarkan berupa beras yang sudah dikemas. Jadi, bukan masih gabah kering lagi,” terang Elivita, salah satu pengurus Lembaga Perekonomian Nahdlatul Ulama (LPNU) Kecamatan Ambulu.

Dirinya menilai, hal itu dilakukan dengan bertujuan membantu memasarkan hasil panen para pahlawan pangan tersebut, khususnya untuk petani di Kecamatan Ambulu dan sekitarnya. Beras-beras dari petani itu, lanjut dia, dikemas menjadi satu paket berisikan beras, minyak, telur, gula, dan garam. Untuk harga jualnya, sembako tersebut dibanderol dengan harga merakyat. Paket 1 berisi beras 2,7 kilogram Rp 22 ribu, gula Rp 15.500, minyak Rp 12.500, dan garam Rp 2 ribu.

- Advertisement -

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Harga jual gabah kering yang hanya berkisar Rp 4 ribu per kilo turut melemahkan perekonomian petani di tengah pandemi Covid-19. Akibatnya, mereka tak bisa meraup untung lebih.

Melihat kondisi tersebut, sejumlah relawan tergerak melakukan penjualan sembako murah, yang salah satu caranya membeli harga gabah petani untuk diproses menjadi beras. “Sembako yang akan dipasarkan berupa beras yang sudah dikemas. Jadi, bukan masih gabah kering lagi,” terang Elivita, salah satu pengurus Lembaga Perekonomian Nahdlatul Ulama (LPNU) Kecamatan Ambulu.

Dirinya menilai, hal itu dilakukan dengan bertujuan membantu memasarkan hasil panen para pahlawan pangan tersebut, khususnya untuk petani di Kecamatan Ambulu dan sekitarnya. Beras-beras dari petani itu, lanjut dia, dikemas menjadi satu paket berisikan beras, minyak, telur, gula, dan garam. Untuk harga jualnya, sembako tersebut dibanderol dengan harga merakyat. Paket 1 berisi beras 2,7 kilogram Rp 22 ribu, gula Rp 15.500, minyak Rp 12.500, dan garam Rp 2 ribu.

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Harga jual gabah kering yang hanya berkisar Rp 4 ribu per kilo turut melemahkan perekonomian petani di tengah pandemi Covid-19. Akibatnya, mereka tak bisa meraup untung lebih.

Melihat kondisi tersebut, sejumlah relawan tergerak melakukan penjualan sembako murah, yang salah satu caranya membeli harga gabah petani untuk diproses menjadi beras. “Sembako yang akan dipasarkan berupa beras yang sudah dikemas. Jadi, bukan masih gabah kering lagi,” terang Elivita, salah satu pengurus Lembaga Perekonomian Nahdlatul Ulama (LPNU) Kecamatan Ambulu.

Dirinya menilai, hal itu dilakukan dengan bertujuan membantu memasarkan hasil panen para pahlawan pangan tersebut, khususnya untuk petani di Kecamatan Ambulu dan sekitarnya. Beras-beras dari petani itu, lanjut dia, dikemas menjadi satu paket berisikan beras, minyak, telur, gula, dan garam. Untuk harga jualnya, sembako tersebut dibanderol dengan harga merakyat. Paket 1 berisi beras 2,7 kilogram Rp 22 ribu, gula Rp 15.500, minyak Rp 12.500, dan garam Rp 2 ribu.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/