alexametrics
19.8 C
Jember
Wednesday, 29 June 2022

Maksimalkan Pemilahan Sampah

Mobile_AP_Rectangle 1

“Kita juga kesulitan mencari lokasi untuk dijadikan TPS (tempat pembuangan sementara, Red). Karena tidak semuanya ditempati TPS. Idealnya, TPS itu lahan aset pemkab. Cuma, aset pemkab juga terbatas,” paparnya.

Minimnya TPS juga dipengaruhi oleh kesadaran masyarakat yang minim. Meskipun DLH mendapatkan wakaf bidang tanah untuk dijadikan TPS, namun kendala selanjutnya yang dihadapi adalah kemauan masyarakat untuk menerima eksistensi TPS di sekitar tempat tinggalnya. Sedangkan jumlah TPS di Jember cukup terbatas. Sigit tak menyebut dengan pasti jumlah TPS keseluruhan yang ada di Jember. “Kemarin juga ada orang yang menawarkan lahan. Ternyata diprotes dengan tetangga kanan kirinya,” kisahnya.

Adapun perda tentang sampah, lanjut Sigit, masih dalam proses di provinsi. Asumsinya, jika perda itu sudah rampung, namun tidak dibarengi dengan kesadaran masyarakat, maka upaya-upaya untuk menertibkan pembuangan sampah akan berakhir percuma. Soal kesadaran masyarakat akan membuang sampah, Sigit membayangkan jika ada hukuman sosial yang diberlakukan pada masyarakat. Misalnya, dengan memberikan hukuman denda bagi masyarakat yang melanggar aturan pembuangan sampah. “Dalam menyadarkan masyarakat memang perlu paksaan. Kita ingin menggalakkan budaya malu pada masyarakat yang membuang sampah sembarangan,” tambahnya.

Mobile_AP_Rectangle 2

 

 

Jurnalis : Dian Cahyani
Fotografer : Delfi Nihayah
Redaktur : Nur Hariri

- Advertisement -

“Kita juga kesulitan mencari lokasi untuk dijadikan TPS (tempat pembuangan sementara, Red). Karena tidak semuanya ditempati TPS. Idealnya, TPS itu lahan aset pemkab. Cuma, aset pemkab juga terbatas,” paparnya.

Minimnya TPS juga dipengaruhi oleh kesadaran masyarakat yang minim. Meskipun DLH mendapatkan wakaf bidang tanah untuk dijadikan TPS, namun kendala selanjutnya yang dihadapi adalah kemauan masyarakat untuk menerima eksistensi TPS di sekitar tempat tinggalnya. Sedangkan jumlah TPS di Jember cukup terbatas. Sigit tak menyebut dengan pasti jumlah TPS keseluruhan yang ada di Jember. “Kemarin juga ada orang yang menawarkan lahan. Ternyata diprotes dengan tetangga kanan kirinya,” kisahnya.

Adapun perda tentang sampah, lanjut Sigit, masih dalam proses di provinsi. Asumsinya, jika perda itu sudah rampung, namun tidak dibarengi dengan kesadaran masyarakat, maka upaya-upaya untuk menertibkan pembuangan sampah akan berakhir percuma. Soal kesadaran masyarakat akan membuang sampah, Sigit membayangkan jika ada hukuman sosial yang diberlakukan pada masyarakat. Misalnya, dengan memberikan hukuman denda bagi masyarakat yang melanggar aturan pembuangan sampah. “Dalam menyadarkan masyarakat memang perlu paksaan. Kita ingin menggalakkan budaya malu pada masyarakat yang membuang sampah sembarangan,” tambahnya.

 

 

Jurnalis : Dian Cahyani
Fotografer : Delfi Nihayah
Redaktur : Nur Hariri

“Kita juga kesulitan mencari lokasi untuk dijadikan TPS (tempat pembuangan sementara, Red). Karena tidak semuanya ditempati TPS. Idealnya, TPS itu lahan aset pemkab. Cuma, aset pemkab juga terbatas,” paparnya.

Minimnya TPS juga dipengaruhi oleh kesadaran masyarakat yang minim. Meskipun DLH mendapatkan wakaf bidang tanah untuk dijadikan TPS, namun kendala selanjutnya yang dihadapi adalah kemauan masyarakat untuk menerima eksistensi TPS di sekitar tempat tinggalnya. Sedangkan jumlah TPS di Jember cukup terbatas. Sigit tak menyebut dengan pasti jumlah TPS keseluruhan yang ada di Jember. “Kemarin juga ada orang yang menawarkan lahan. Ternyata diprotes dengan tetangga kanan kirinya,” kisahnya.

Adapun perda tentang sampah, lanjut Sigit, masih dalam proses di provinsi. Asumsinya, jika perda itu sudah rampung, namun tidak dibarengi dengan kesadaran masyarakat, maka upaya-upaya untuk menertibkan pembuangan sampah akan berakhir percuma. Soal kesadaran masyarakat akan membuang sampah, Sigit membayangkan jika ada hukuman sosial yang diberlakukan pada masyarakat. Misalnya, dengan memberikan hukuman denda bagi masyarakat yang melanggar aturan pembuangan sampah. “Dalam menyadarkan masyarakat memang perlu paksaan. Kita ingin menggalakkan budaya malu pada masyarakat yang membuang sampah sembarangan,” tambahnya.

 

 

Jurnalis : Dian Cahyani
Fotografer : Delfi Nihayah
Redaktur : Nur Hariri

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/