alexametrics
24 C
Jember
Monday, 8 August 2022

Tiga Kelas Belajar di Bekas Kandang Bebek

Mobile_AP_Rectangle 1

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Puluhan siswa SDN Jamintoro 03, Dusun Tempuran, Desa Jamintoro, Kecamatan Sumberbaru, Kabupaten Jember, Jawa Timur terpaksa melakukan kegiatan belajar mengajar (KBM) di bekas kandang bebek, surau dan bengkel milik warga.

Kondisi ini terpaksa dilakukan, setelah dua tenda milik Polres Jember berukuran 12 meter yang dipasang di halaman sekolah dibongkar. Karena dua tenda itu memang akan digunakan untuk tenda darurat kebencanaan.

Akibatnya, 37 siswa dari kelas 1 sampai kelas 6 terpaksa menempati ruang yang kurang layak.

Mobile_AP_Rectangle 2

Sementara itu tumpukan kursi dan meha serta buku-buku perpustajaan yang sebelumnya berada di halaman sekolah, hanya ditutup terpal. Dimyati SPd, Kepala SDN Jamintoro 3 hanya berharap kepada Dinas Pendidikan agar kondisi para siswa benar-benar diperhatikan.

- Advertisement -

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Puluhan siswa SDN Jamintoro 03, Dusun Tempuran, Desa Jamintoro, Kecamatan Sumberbaru, Kabupaten Jember, Jawa Timur terpaksa melakukan kegiatan belajar mengajar (KBM) di bekas kandang bebek, surau dan bengkel milik warga.

Kondisi ini terpaksa dilakukan, setelah dua tenda milik Polres Jember berukuran 12 meter yang dipasang di halaman sekolah dibongkar. Karena dua tenda itu memang akan digunakan untuk tenda darurat kebencanaan.

Akibatnya, 37 siswa dari kelas 1 sampai kelas 6 terpaksa menempati ruang yang kurang layak.

Sementara itu tumpukan kursi dan meha serta buku-buku perpustajaan yang sebelumnya berada di halaman sekolah, hanya ditutup terpal. Dimyati SPd, Kepala SDN Jamintoro 3 hanya berharap kepada Dinas Pendidikan agar kondisi para siswa benar-benar diperhatikan.

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Puluhan siswa SDN Jamintoro 03, Dusun Tempuran, Desa Jamintoro, Kecamatan Sumberbaru, Kabupaten Jember, Jawa Timur terpaksa melakukan kegiatan belajar mengajar (KBM) di bekas kandang bebek, surau dan bengkel milik warga.

Kondisi ini terpaksa dilakukan, setelah dua tenda milik Polres Jember berukuran 12 meter yang dipasang di halaman sekolah dibongkar. Karena dua tenda itu memang akan digunakan untuk tenda darurat kebencanaan.

Akibatnya, 37 siswa dari kelas 1 sampai kelas 6 terpaksa menempati ruang yang kurang layak.

Sementara itu tumpukan kursi dan meha serta buku-buku perpustajaan yang sebelumnya berada di halaman sekolah, hanya ditutup terpal. Dimyati SPd, Kepala SDN Jamintoro 3 hanya berharap kepada Dinas Pendidikan agar kondisi para siswa benar-benar diperhatikan.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/