alexametrics
23.9 C
Jember
Thursday, 26 May 2022

Stadion Jember Sport Garden Jangan Ditelantarkan Lagi

Mobile_AP_Rectangle 1

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Sejak dibangunnya stadion Jember Sport Garden (JSG) yang terletak di Kelurahan/Kecamatan Ajung, tidak sedikit masyarakat Jember yang mulai berolahraga di tempat tersebut. Sayangnya, hal itu tidak berjalan secara kontinu karena perawatan dan pemanfaatannya minim. Nah, jika dilihat dari kejauhan, JSG tetap menunjukkan desain arsitektur yang ciamik. Namun, bagaimana jika dilihat dari dekat?

Menurut penuturan atlet sepak bola Jember, Muhammad Zainur Rofiq, fasilitas di stadion JSG belum memenuhi standar fasilitas olahraga pada umumnya. Khususnya rumput di lapangan. Ya, rumput di lapangan JSG tidak merata dan terlihat seperti tidak terawat. Padahal, sebagai stadion terbesar di Jember, seharusnya rumput menjadi perhatian utama yang harus dijaga.

Selanjutnya, hal yang perlu diperhatikan lagi yakni jalan lintas yang mengelilingi lapangan. Jalan tersebut seharusnya menggunakan lapisan khusus. Bukan hanya menggunakan aspal. Begitu juga dengan lampu penerangan di stadion yang masih sangat minim. Hal ini menyulitkan bahkan membuat para atlet enggan untuk berlatih sepak bola di lapangan JSG.

Mobile_AP_Rectangle 2

Rofiq juga mengatakan, bench atau bangku untuk pemain cadangan serta papan skor juga perlu diganti. Sebab, ini bukanlah hal sepele. Apalagi dalam menyambut Porprov yang akan digelar pada Mei mendatang. “Sebenarnya banyak, dan ini harus segera diperbaiki. Apalagi Jember sebagai tuan rumah Porprov. Harus bisa menampilkan yang terbaik,” tutur mantan pemain Persid Jember ini.

Baru-baru ini, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jember berencana menyulap JSG menjadi pusat olahraga dengan fasilitas lengkap. Hal itu tentu menjadi kabar yang menggembirakan baginya. Namun, paling tidak, dalam menyambut Porprov yang akan digelar dalam waktu dekat ini, Pemkab Jember tak perlu muluk-muluk untuk membuat program yang bombastis. Setidaknya, sarana olahraga yang ada menjadi perhatian khusus yang perlu diperbaiki jika terjadi kerusakan atau kekurangan. “Saya dengar itu sudah agak lama. Saya selaku atlet bola untuk rencana itu sangat setuju. Tapi, setelah dibangun nanti jangan ditelantarkan lagi seperti JSG yang kemarin,” katanya.

Sementara itu, Hardiansyah, warga setempat, juga menaruh harapan besar terhadap program yang direncanakan Pemkab Jember tersebut. Kabar itu juga sudah lama ia dengar. Di mana akan ada food court yang mengelilingi area JSG, dan siapa pun boleh berjualan di sana.

- Advertisement -

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Sejak dibangunnya stadion Jember Sport Garden (JSG) yang terletak di Kelurahan/Kecamatan Ajung, tidak sedikit masyarakat Jember yang mulai berolahraga di tempat tersebut. Sayangnya, hal itu tidak berjalan secara kontinu karena perawatan dan pemanfaatannya minim. Nah, jika dilihat dari kejauhan, JSG tetap menunjukkan desain arsitektur yang ciamik. Namun, bagaimana jika dilihat dari dekat?

Menurut penuturan atlet sepak bola Jember, Muhammad Zainur Rofiq, fasilitas di stadion JSG belum memenuhi standar fasilitas olahraga pada umumnya. Khususnya rumput di lapangan. Ya, rumput di lapangan JSG tidak merata dan terlihat seperti tidak terawat. Padahal, sebagai stadion terbesar di Jember, seharusnya rumput menjadi perhatian utama yang harus dijaga.

Selanjutnya, hal yang perlu diperhatikan lagi yakni jalan lintas yang mengelilingi lapangan. Jalan tersebut seharusnya menggunakan lapisan khusus. Bukan hanya menggunakan aspal. Begitu juga dengan lampu penerangan di stadion yang masih sangat minim. Hal ini menyulitkan bahkan membuat para atlet enggan untuk berlatih sepak bola di lapangan JSG.

Rofiq juga mengatakan, bench atau bangku untuk pemain cadangan serta papan skor juga perlu diganti. Sebab, ini bukanlah hal sepele. Apalagi dalam menyambut Porprov yang akan digelar pada Mei mendatang. “Sebenarnya banyak, dan ini harus segera diperbaiki. Apalagi Jember sebagai tuan rumah Porprov. Harus bisa menampilkan yang terbaik,” tutur mantan pemain Persid Jember ini.

Baru-baru ini, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jember berencana menyulap JSG menjadi pusat olahraga dengan fasilitas lengkap. Hal itu tentu menjadi kabar yang menggembirakan baginya. Namun, paling tidak, dalam menyambut Porprov yang akan digelar dalam waktu dekat ini, Pemkab Jember tak perlu muluk-muluk untuk membuat program yang bombastis. Setidaknya, sarana olahraga yang ada menjadi perhatian khusus yang perlu diperbaiki jika terjadi kerusakan atau kekurangan. “Saya dengar itu sudah agak lama. Saya selaku atlet bola untuk rencana itu sangat setuju. Tapi, setelah dibangun nanti jangan ditelantarkan lagi seperti JSG yang kemarin,” katanya.

Sementara itu, Hardiansyah, warga setempat, juga menaruh harapan besar terhadap program yang direncanakan Pemkab Jember tersebut. Kabar itu juga sudah lama ia dengar. Di mana akan ada food court yang mengelilingi area JSG, dan siapa pun boleh berjualan di sana.

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Sejak dibangunnya stadion Jember Sport Garden (JSG) yang terletak di Kelurahan/Kecamatan Ajung, tidak sedikit masyarakat Jember yang mulai berolahraga di tempat tersebut. Sayangnya, hal itu tidak berjalan secara kontinu karena perawatan dan pemanfaatannya minim. Nah, jika dilihat dari kejauhan, JSG tetap menunjukkan desain arsitektur yang ciamik. Namun, bagaimana jika dilihat dari dekat?

Menurut penuturan atlet sepak bola Jember, Muhammad Zainur Rofiq, fasilitas di stadion JSG belum memenuhi standar fasilitas olahraga pada umumnya. Khususnya rumput di lapangan. Ya, rumput di lapangan JSG tidak merata dan terlihat seperti tidak terawat. Padahal, sebagai stadion terbesar di Jember, seharusnya rumput menjadi perhatian utama yang harus dijaga.

Selanjutnya, hal yang perlu diperhatikan lagi yakni jalan lintas yang mengelilingi lapangan. Jalan tersebut seharusnya menggunakan lapisan khusus. Bukan hanya menggunakan aspal. Begitu juga dengan lampu penerangan di stadion yang masih sangat minim. Hal ini menyulitkan bahkan membuat para atlet enggan untuk berlatih sepak bola di lapangan JSG.

Rofiq juga mengatakan, bench atau bangku untuk pemain cadangan serta papan skor juga perlu diganti. Sebab, ini bukanlah hal sepele. Apalagi dalam menyambut Porprov yang akan digelar pada Mei mendatang. “Sebenarnya banyak, dan ini harus segera diperbaiki. Apalagi Jember sebagai tuan rumah Porprov. Harus bisa menampilkan yang terbaik,” tutur mantan pemain Persid Jember ini.

Baru-baru ini, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jember berencana menyulap JSG menjadi pusat olahraga dengan fasilitas lengkap. Hal itu tentu menjadi kabar yang menggembirakan baginya. Namun, paling tidak, dalam menyambut Porprov yang akan digelar dalam waktu dekat ini, Pemkab Jember tak perlu muluk-muluk untuk membuat program yang bombastis. Setidaknya, sarana olahraga yang ada menjadi perhatian khusus yang perlu diperbaiki jika terjadi kerusakan atau kekurangan. “Saya dengar itu sudah agak lama. Saya selaku atlet bola untuk rencana itu sangat setuju. Tapi, setelah dibangun nanti jangan ditelantarkan lagi seperti JSG yang kemarin,” katanya.

Sementara itu, Hardiansyah, warga setempat, juga menaruh harapan besar terhadap program yang direncanakan Pemkab Jember tersebut. Kabar itu juga sudah lama ia dengar. Di mana akan ada food court yang mengelilingi area JSG, dan siapa pun boleh berjualan di sana.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/