alexametrics
31.6 C
Jember
Wednesday, 25 May 2022

Masa Transisi, Porsi Dispora Harusnya Lebih

Mobile_AP_Rectangle 1

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Mengawali tahun 2022, tampaknya pemerintah Kabupaten Jember tidak cepat membuat strategi untuk melakukan pembenahan berupa perawatan atau mengganti bagian-bagian bangunan yang sudah tidak layak di Jember Sport Garden (JSG). Padahal, stadion kebanggaan masyarakat Jember ini bakal jadi venue pembukaan Porprov.

Saat ini, area gedung JSG ada yang dijadikan kantor PSSI dan KONI. Dua pekan belakangan ini juga ditempati oleh Dinas Olahraga dan Budaya. Sayangnya, pembersihan area JSG dan perawatannya hanya fokus pada bagian-bagian yang ditempati saja.

Kepala Dinas Olahraga dan Budaya Murdianto mengungkapkan, anggaran yang dilimpahkan pada Dispora hanya untuk kebutuhan terbatas. Seperti mengecat dan perawatan area kantornya saja. Tidak mencakup semua lingkup JSG. Namun, nantinya semua anggaran pengelolaan dan pemeliharaan akan dilimpahkan di Dispora. Untuk kebutuhan cat  kantor yang saat ini ditempati oleh Dispora, jumlahnya mencapai sekitar 1 miliar. “Maka kemudian, semua pendanaan akan ada di saya (Dispora, Red), karena saya yang menempati,” kata Murdianto saat ditemui di ruangan kantor barunya di JSG.

Mobile_AP_Rectangle 2

Mengenai perawatan rumput yang ada di area JSG, sejatinya saat ini adalah tugas Dispora untuk membereskannya. Namun, tanggung jawab itu belum terealisasi sepenuhnya. Penyebabnya, masih dalam transisi wewenang, yaitu dari PU Cipta Karya ke Dispora. Klaimnya, Dispora masih fokus pada pembenahan dan perawatan (rumput) di area kantornya saja. “Nantinya seperti itu, (pembersihan rumput adalah tanggung jawab Dispora, Red). Saat ini masih di area kantor. Tapi, kalau kami punya alatnya, nanti kami lakukan,” tambahnya.

Sebagai kepanjangan tangan Pemerintah Kabupaten Jember, Murdianto merencanakan adanya taman bermain menyerupai alun-alun yang ada di JSG. Selain itu, juga adanya stan makanan yang berjajar di sana. Dengan demikian, JSG dapat menjadi gedung serbaguna dan area publik yang dapat dinikmati oleh semua segmen khalayak. Tidak lagi hanya untuk acara-acara olahraga.

Dalam jangka waktu dekat ini, Dispora tidak memiliki program pembenahan JSG ataupun perawatan gedung. Dalihnya, semua anggaran sudah terserap untuk Porprov dengan besaran anggaran 9 miliar. “Jangka pendek, kami tidak ada program pembenahan. Karena semua anggaran sudah terserap pada Porprov,” ungkapnya.

Adapun mengenai perbaikan gedung dan bangunan, Murdianto mengatakan, menjadi tanggung jawab dan tugas Dinas PU Cipta Karya. Ia mencontohkan perbaikan lapangan sepak bola agar memenuhi standar pertandingan. “Lintasan sepak bola tidak memenuhi syarat. Makanya harus pakai sintetis. Kita ambil yang 4 M. Tetap di Cipta Karya,” tambahnya.

Terpisah, Kepala Dinas PU Cipta Karya Rahman Anda mengatakan bahwa pihaknya saat ini juga menangani persiapan untuk Porprov. JSG termasuk titik yang menjadi sasaran renovasi. Pembangunan yang saat ini menjadi fokus utamanya adalah lintasan atletik. “Jadi, itu saja untuk persiapan venue. Kalau perawatannya sudah dilakukan. Dan sekarang sudah diserahkan pada Dispora,” kata Rahman.

- Advertisement -

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Mengawali tahun 2022, tampaknya pemerintah Kabupaten Jember tidak cepat membuat strategi untuk melakukan pembenahan berupa perawatan atau mengganti bagian-bagian bangunan yang sudah tidak layak di Jember Sport Garden (JSG). Padahal, stadion kebanggaan masyarakat Jember ini bakal jadi venue pembukaan Porprov.

Saat ini, area gedung JSG ada yang dijadikan kantor PSSI dan KONI. Dua pekan belakangan ini juga ditempati oleh Dinas Olahraga dan Budaya. Sayangnya, pembersihan area JSG dan perawatannya hanya fokus pada bagian-bagian yang ditempati saja.

Kepala Dinas Olahraga dan Budaya Murdianto mengungkapkan, anggaran yang dilimpahkan pada Dispora hanya untuk kebutuhan terbatas. Seperti mengecat dan perawatan area kantornya saja. Tidak mencakup semua lingkup JSG. Namun, nantinya semua anggaran pengelolaan dan pemeliharaan akan dilimpahkan di Dispora. Untuk kebutuhan cat  kantor yang saat ini ditempati oleh Dispora, jumlahnya mencapai sekitar 1 miliar. “Maka kemudian, semua pendanaan akan ada di saya (Dispora, Red), karena saya yang menempati,” kata Murdianto saat ditemui di ruangan kantor barunya di JSG.

Mengenai perawatan rumput yang ada di area JSG, sejatinya saat ini adalah tugas Dispora untuk membereskannya. Namun, tanggung jawab itu belum terealisasi sepenuhnya. Penyebabnya, masih dalam transisi wewenang, yaitu dari PU Cipta Karya ke Dispora. Klaimnya, Dispora masih fokus pada pembenahan dan perawatan (rumput) di area kantornya saja. “Nantinya seperti itu, (pembersihan rumput adalah tanggung jawab Dispora, Red). Saat ini masih di area kantor. Tapi, kalau kami punya alatnya, nanti kami lakukan,” tambahnya.

Sebagai kepanjangan tangan Pemerintah Kabupaten Jember, Murdianto merencanakan adanya taman bermain menyerupai alun-alun yang ada di JSG. Selain itu, juga adanya stan makanan yang berjajar di sana. Dengan demikian, JSG dapat menjadi gedung serbaguna dan area publik yang dapat dinikmati oleh semua segmen khalayak. Tidak lagi hanya untuk acara-acara olahraga.

Dalam jangka waktu dekat ini, Dispora tidak memiliki program pembenahan JSG ataupun perawatan gedung. Dalihnya, semua anggaran sudah terserap untuk Porprov dengan besaran anggaran 9 miliar. “Jangka pendek, kami tidak ada program pembenahan. Karena semua anggaran sudah terserap pada Porprov,” ungkapnya.

Adapun mengenai perbaikan gedung dan bangunan, Murdianto mengatakan, menjadi tanggung jawab dan tugas Dinas PU Cipta Karya. Ia mencontohkan perbaikan lapangan sepak bola agar memenuhi standar pertandingan. “Lintasan sepak bola tidak memenuhi syarat. Makanya harus pakai sintetis. Kita ambil yang 4 M. Tetap di Cipta Karya,” tambahnya.

Terpisah, Kepala Dinas PU Cipta Karya Rahman Anda mengatakan bahwa pihaknya saat ini juga menangani persiapan untuk Porprov. JSG termasuk titik yang menjadi sasaran renovasi. Pembangunan yang saat ini menjadi fokus utamanya adalah lintasan atletik. “Jadi, itu saja untuk persiapan venue. Kalau perawatannya sudah dilakukan. Dan sekarang sudah diserahkan pada Dispora,” kata Rahman.

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Mengawali tahun 2022, tampaknya pemerintah Kabupaten Jember tidak cepat membuat strategi untuk melakukan pembenahan berupa perawatan atau mengganti bagian-bagian bangunan yang sudah tidak layak di Jember Sport Garden (JSG). Padahal, stadion kebanggaan masyarakat Jember ini bakal jadi venue pembukaan Porprov.

Saat ini, area gedung JSG ada yang dijadikan kantor PSSI dan KONI. Dua pekan belakangan ini juga ditempati oleh Dinas Olahraga dan Budaya. Sayangnya, pembersihan area JSG dan perawatannya hanya fokus pada bagian-bagian yang ditempati saja.

Kepala Dinas Olahraga dan Budaya Murdianto mengungkapkan, anggaran yang dilimpahkan pada Dispora hanya untuk kebutuhan terbatas. Seperti mengecat dan perawatan area kantornya saja. Tidak mencakup semua lingkup JSG. Namun, nantinya semua anggaran pengelolaan dan pemeliharaan akan dilimpahkan di Dispora. Untuk kebutuhan cat  kantor yang saat ini ditempati oleh Dispora, jumlahnya mencapai sekitar 1 miliar. “Maka kemudian, semua pendanaan akan ada di saya (Dispora, Red), karena saya yang menempati,” kata Murdianto saat ditemui di ruangan kantor barunya di JSG.

Mengenai perawatan rumput yang ada di area JSG, sejatinya saat ini adalah tugas Dispora untuk membereskannya. Namun, tanggung jawab itu belum terealisasi sepenuhnya. Penyebabnya, masih dalam transisi wewenang, yaitu dari PU Cipta Karya ke Dispora. Klaimnya, Dispora masih fokus pada pembenahan dan perawatan (rumput) di area kantornya saja. “Nantinya seperti itu, (pembersihan rumput adalah tanggung jawab Dispora, Red). Saat ini masih di area kantor. Tapi, kalau kami punya alatnya, nanti kami lakukan,” tambahnya.

Sebagai kepanjangan tangan Pemerintah Kabupaten Jember, Murdianto merencanakan adanya taman bermain menyerupai alun-alun yang ada di JSG. Selain itu, juga adanya stan makanan yang berjajar di sana. Dengan demikian, JSG dapat menjadi gedung serbaguna dan area publik yang dapat dinikmati oleh semua segmen khalayak. Tidak lagi hanya untuk acara-acara olahraga.

Dalam jangka waktu dekat ini, Dispora tidak memiliki program pembenahan JSG ataupun perawatan gedung. Dalihnya, semua anggaran sudah terserap untuk Porprov dengan besaran anggaran 9 miliar. “Jangka pendek, kami tidak ada program pembenahan. Karena semua anggaran sudah terserap pada Porprov,” ungkapnya.

Adapun mengenai perbaikan gedung dan bangunan, Murdianto mengatakan, menjadi tanggung jawab dan tugas Dinas PU Cipta Karya. Ia mencontohkan perbaikan lapangan sepak bola agar memenuhi standar pertandingan. “Lintasan sepak bola tidak memenuhi syarat. Makanya harus pakai sintetis. Kita ambil yang 4 M. Tetap di Cipta Karya,” tambahnya.

Terpisah, Kepala Dinas PU Cipta Karya Rahman Anda mengatakan bahwa pihaknya saat ini juga menangani persiapan untuk Porprov. JSG termasuk titik yang menjadi sasaran renovasi. Pembangunan yang saat ini menjadi fokus utamanya adalah lintasan atletik. “Jadi, itu saja untuk persiapan venue. Kalau perawatannya sudah dilakukan. Dan sekarang sudah diserahkan pada Dispora,” kata Rahman.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/