alexametrics
25.6 C
Jember
Thursday, 26 May 2022

Setelah di Sidak, Dinas dengan Proyek 1,1 M Bersuara

"Memang desainnya bongkar pasang. Jadi, wajar jika kemudian tidak terpasang semua." Imam Sudarmaji - Kepala DTPHP Jember

Mobile_AP_Rectangle 1

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Perkebunan (DTPHP) Jember berjanji bakal menyelesaikan pengerjaan proyek alat pengeringan tembakau (curing tunnel) sesuai rencana awal. Sebelumnya, proyek itu ditengarai bermasalah karena antara kondisi di lapangan dengan laporannya tidak sesuai. Proyek itu sudah diserahterimakan, walau pengerjaannya belum tuntas. Ini mengesankan bantuan alat kepada petani tersebut yang penting beres, sehingga tidak menyisakan persoalan kepada dinas.

Pada saat disidak Komisi B DPRD Jember, Selasa (4/1) lalu, proyek ini masih berupa fondasi beton dan besi-besi yang digeletakkan begitu saja. Sementara, yang berdiri hanya satu unit. Itu pun belum ada plastik atau mika, atau sejenis penutup untuk alat pengeringan tersebut. “Hari ini (kemarin, Red) sudah mulai dikirimkan semua plastik atau penutup curing tunnel tersebut,” terang Imam Sudarmaji, Kepala DTPHP Jember.

Imam juga memastikan, sebenarnya tidak ada pengerjaan tambahan, karena seluruh kebutuhan kelompok tani (poktan) yang mendapat bantuan tersebut telah dilengkapi. “Memang desainnya bongkar pasang. Jadi, wajar jika kemudian tidak terpasang semua,” imbuh dia.

Mobile_AP_Rectangle 2

Pihaknya juga tidak mengira bahwa proyek itu justru menyisakan masalah lantaran sudah serah terima. Menurut Imam, sejak awal pengerjaan proyek tersebut hingga usai telah sesuai dengan perencanaan. Namun, dalam realisasinya mepet tahun dan model alatnya kurang begitu familier di mata petani tembakau.

- Advertisement -

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Perkebunan (DTPHP) Jember berjanji bakal menyelesaikan pengerjaan proyek alat pengeringan tembakau (curing tunnel) sesuai rencana awal. Sebelumnya, proyek itu ditengarai bermasalah karena antara kondisi di lapangan dengan laporannya tidak sesuai. Proyek itu sudah diserahterimakan, walau pengerjaannya belum tuntas. Ini mengesankan bantuan alat kepada petani tersebut yang penting beres, sehingga tidak menyisakan persoalan kepada dinas.

Pada saat disidak Komisi B DPRD Jember, Selasa (4/1) lalu, proyek ini masih berupa fondasi beton dan besi-besi yang digeletakkan begitu saja. Sementara, yang berdiri hanya satu unit. Itu pun belum ada plastik atau mika, atau sejenis penutup untuk alat pengeringan tersebut. “Hari ini (kemarin, Red) sudah mulai dikirimkan semua plastik atau penutup curing tunnel tersebut,” terang Imam Sudarmaji, Kepala DTPHP Jember.

Imam juga memastikan, sebenarnya tidak ada pengerjaan tambahan, karena seluruh kebutuhan kelompok tani (poktan) yang mendapat bantuan tersebut telah dilengkapi. “Memang desainnya bongkar pasang. Jadi, wajar jika kemudian tidak terpasang semua,” imbuh dia.

Pihaknya juga tidak mengira bahwa proyek itu justru menyisakan masalah lantaran sudah serah terima. Menurut Imam, sejak awal pengerjaan proyek tersebut hingga usai telah sesuai dengan perencanaan. Namun, dalam realisasinya mepet tahun dan model alatnya kurang begitu familier di mata petani tembakau.

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Perkebunan (DTPHP) Jember berjanji bakal menyelesaikan pengerjaan proyek alat pengeringan tembakau (curing tunnel) sesuai rencana awal. Sebelumnya, proyek itu ditengarai bermasalah karena antara kondisi di lapangan dengan laporannya tidak sesuai. Proyek itu sudah diserahterimakan, walau pengerjaannya belum tuntas. Ini mengesankan bantuan alat kepada petani tersebut yang penting beres, sehingga tidak menyisakan persoalan kepada dinas.

Pada saat disidak Komisi B DPRD Jember, Selasa (4/1) lalu, proyek ini masih berupa fondasi beton dan besi-besi yang digeletakkan begitu saja. Sementara, yang berdiri hanya satu unit. Itu pun belum ada plastik atau mika, atau sejenis penutup untuk alat pengeringan tersebut. “Hari ini (kemarin, Red) sudah mulai dikirimkan semua plastik atau penutup curing tunnel tersebut,” terang Imam Sudarmaji, Kepala DTPHP Jember.

Imam juga memastikan, sebenarnya tidak ada pengerjaan tambahan, karena seluruh kebutuhan kelompok tani (poktan) yang mendapat bantuan tersebut telah dilengkapi. “Memang desainnya bongkar pasang. Jadi, wajar jika kemudian tidak terpasang semua,” imbuh dia.

Pihaknya juga tidak mengira bahwa proyek itu justru menyisakan masalah lantaran sudah serah terima. Menurut Imam, sejak awal pengerjaan proyek tersebut hingga usai telah sesuai dengan perencanaan. Namun, dalam realisasinya mepet tahun dan model alatnya kurang begitu familier di mata petani tembakau.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/