alexametrics
25.2 C
Jember
Saturday, 21 May 2022

Kepengurusan Percasi Dianggap Sudah Final Walau Beda Pendapat

KONI dan Ketua Terpilih Beda Pendapat

Mobile_AP_Rectangle 1

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Atlet catur diminta tetap semangat berlatih menyongsong Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Timur yang digelar sekitar lima bulan lagi. Harapan itu tentu saja muncul bagi mereka-mereka pencinta catur di Jember. Sebab, tubuh Persatuan Catur Seluruh Indonesia (Percasi) Jember belum baik-baik saja. SK Pengurus Percasi yang baru diterbitkan Pengprov Percasi Jatim ternyata masih ada pihak yang belum menerima seratus persen.

Ketua Percasi Jember yang baru mendapatkan SK dari Pengprov Percasi Jatim, Zainal Laili, mengaku, periode sebelumnya dirinya adalah sosok Ketua Percasi Jember yang berakhir 2019. Selanjutnya, dia terpilih kembali dan telah mendapatkan SK. “Saya jadi ketua lagi ini bukan tiba-tiba. Prosesnya lama. Termasuk ada Plt Percasi yang tugas utamanya menggelar Musyawarah Kabupaten (Muskab) Percasi Jember. Tapi, tidak bisa gelar,” terangnya.

Dia menjelaskan, saat Plt Ketua dijabat Salim Puji, rupanya muskab tak bisa digelar. Maka, Percasi Jatim mengambil alih dan memberikan surat tugas untuk menggelar muskab. “Tidak ada Plt baru lagi. Saat muskab, Plt sebelumnya, yaitu Salim Puji, juga tetap kami undang,” paparnya.

Mobile_AP_Rectangle 2

Lewat surat tugas itu, dibentuklah panitia, termasuk mengundang KONI Jember. Bahkan, kata dia, Ketua Percasi Jatim hadir langsung dalam muskab itu. Dan Zainal Laili terpilih secara aklamasi. “KONI tidak datang. Kan bukan kesalahan kami,” katanya.

Dia menjelaskan, yang berhak diundang dalam muskab adalah pengurus kecamatan (pengcam), pengurus, dan klub. Namun, bila ada pihak yang merasa tidak diundang dan protes, menurut Zainal, karena tidak masuk dalam unsur itu. “Merasa tidak diundang itu sebagai apa? Pengurus bukan, pengurus kecamatan juga bukan. Hanya wali atlet. Dan AD/ART Percasi tidak ada aturan wali atlet diundang dalam muskab,” paparnya.

Setelah muskab, Zainal Laili, mengaku baru tahu bila ada Tim Peralihan Percasi Jember. “Setelah muskab saya, diberi tahu ada Tim Peralihan Percasi. Sebelumnya, saya tidak tahu ada tim peralihan,” terangnya.

- Advertisement -

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Atlet catur diminta tetap semangat berlatih menyongsong Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Timur yang digelar sekitar lima bulan lagi. Harapan itu tentu saja muncul bagi mereka-mereka pencinta catur di Jember. Sebab, tubuh Persatuan Catur Seluruh Indonesia (Percasi) Jember belum baik-baik saja. SK Pengurus Percasi yang baru diterbitkan Pengprov Percasi Jatim ternyata masih ada pihak yang belum menerima seratus persen.

Ketua Percasi Jember yang baru mendapatkan SK dari Pengprov Percasi Jatim, Zainal Laili, mengaku, periode sebelumnya dirinya adalah sosok Ketua Percasi Jember yang berakhir 2019. Selanjutnya, dia terpilih kembali dan telah mendapatkan SK. “Saya jadi ketua lagi ini bukan tiba-tiba. Prosesnya lama. Termasuk ada Plt Percasi yang tugas utamanya menggelar Musyawarah Kabupaten (Muskab) Percasi Jember. Tapi, tidak bisa gelar,” terangnya.

Dia menjelaskan, saat Plt Ketua dijabat Salim Puji, rupanya muskab tak bisa digelar. Maka, Percasi Jatim mengambil alih dan memberikan surat tugas untuk menggelar muskab. “Tidak ada Plt baru lagi. Saat muskab, Plt sebelumnya, yaitu Salim Puji, juga tetap kami undang,” paparnya.

Lewat surat tugas itu, dibentuklah panitia, termasuk mengundang KONI Jember. Bahkan, kata dia, Ketua Percasi Jatim hadir langsung dalam muskab itu. Dan Zainal Laili terpilih secara aklamasi. “KONI tidak datang. Kan bukan kesalahan kami,” katanya.

Dia menjelaskan, yang berhak diundang dalam muskab adalah pengurus kecamatan (pengcam), pengurus, dan klub. Namun, bila ada pihak yang merasa tidak diundang dan protes, menurut Zainal, karena tidak masuk dalam unsur itu. “Merasa tidak diundang itu sebagai apa? Pengurus bukan, pengurus kecamatan juga bukan. Hanya wali atlet. Dan AD/ART Percasi tidak ada aturan wali atlet diundang dalam muskab,” paparnya.

Setelah muskab, Zainal Laili, mengaku baru tahu bila ada Tim Peralihan Percasi Jember. “Setelah muskab saya, diberi tahu ada Tim Peralihan Percasi. Sebelumnya, saya tidak tahu ada tim peralihan,” terangnya.

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Atlet catur diminta tetap semangat berlatih menyongsong Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Timur yang digelar sekitar lima bulan lagi. Harapan itu tentu saja muncul bagi mereka-mereka pencinta catur di Jember. Sebab, tubuh Persatuan Catur Seluruh Indonesia (Percasi) Jember belum baik-baik saja. SK Pengurus Percasi yang baru diterbitkan Pengprov Percasi Jatim ternyata masih ada pihak yang belum menerima seratus persen.

Ketua Percasi Jember yang baru mendapatkan SK dari Pengprov Percasi Jatim, Zainal Laili, mengaku, periode sebelumnya dirinya adalah sosok Ketua Percasi Jember yang berakhir 2019. Selanjutnya, dia terpilih kembali dan telah mendapatkan SK. “Saya jadi ketua lagi ini bukan tiba-tiba. Prosesnya lama. Termasuk ada Plt Percasi yang tugas utamanya menggelar Musyawarah Kabupaten (Muskab) Percasi Jember. Tapi, tidak bisa gelar,” terangnya.

Dia menjelaskan, saat Plt Ketua dijabat Salim Puji, rupanya muskab tak bisa digelar. Maka, Percasi Jatim mengambil alih dan memberikan surat tugas untuk menggelar muskab. “Tidak ada Plt baru lagi. Saat muskab, Plt sebelumnya, yaitu Salim Puji, juga tetap kami undang,” paparnya.

Lewat surat tugas itu, dibentuklah panitia, termasuk mengundang KONI Jember. Bahkan, kata dia, Ketua Percasi Jatim hadir langsung dalam muskab itu. Dan Zainal Laili terpilih secara aklamasi. “KONI tidak datang. Kan bukan kesalahan kami,” katanya.

Dia menjelaskan, yang berhak diundang dalam muskab adalah pengurus kecamatan (pengcam), pengurus, dan klub. Namun, bila ada pihak yang merasa tidak diundang dan protes, menurut Zainal, karena tidak masuk dalam unsur itu. “Merasa tidak diundang itu sebagai apa? Pengurus bukan, pengurus kecamatan juga bukan. Hanya wali atlet. Dan AD/ART Percasi tidak ada aturan wali atlet diundang dalam muskab,” paparnya.

Setelah muskab, Zainal Laili, mengaku baru tahu bila ada Tim Peralihan Percasi Jember. “Setelah muskab saya, diberi tahu ada Tim Peralihan Percasi. Sebelumnya, saya tidak tahu ada tim peralihan,” terangnya.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/