alexametrics
24.9 C
Jember
Friday, 20 May 2022

Segel Dibuka, tapi Belum Bisa Ditempati

Administrasi Pasar Manggisan Belum Selesai

Mobile_AP_Rectangle 1

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Perjalanan kasus rasuah Pasar Manggisan mencapai babak akhir. Ini setelah Kejaksaan Negeri (Kejari) Jember kembali membuka pasar yang berada di Desa Manggisan, Kecamatan Tanggul, tersebut. Dulu, sejak perkara dugaan korupsi revitalisasi pasar tradisional ini mencuat, Pasar Manggisan disegel karena sedang dalam proses penyidikan.

Namun, pembukaan pasar tersebut bukan seperti pasar-pasar yang telah direhab lainnya, yang bisa digunakan berdagang. Melainkan hanya membuka segel. Pembukaan segel itu dilakukan Rabu (4/11) lusa kemarin, oleh Kejari Jember. Prosesi pembukaan segel dihadiri Muspika Tanggul, Disperindag Jember, Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Jember, hingga paguyuban pedagang Pasar Manggisan.

Kasi Intel Kejari Jember Agus Budiarto mengatakan, pembukaan segel tersebut adalah atas dasar permohonan Pemkab Jember. Selain itu, proses penyidikan juga sudah selesai. “Agar bisa dimanfaatkan oleh masyarakat,” jelasnya.

Mobile_AP_Rectangle 2

Walau telah dibuka, ada syarat administrasi yang harus diurus. Hingga kemarin, syarat itu belum selesai. Walau administrasi belum selesai, tapi sudah tidak ada masalah pada pasar tersebut. Agus mengakui, memang rencananya pada saat pembukaan segel, ada serah terima secara administrasi dari Kejari Jember kepada Plt Bupati Jember. “Kebetulan Plt tugas luar kota,” katanya.

- Advertisement -

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Perjalanan kasus rasuah Pasar Manggisan mencapai babak akhir. Ini setelah Kejaksaan Negeri (Kejari) Jember kembali membuka pasar yang berada di Desa Manggisan, Kecamatan Tanggul, tersebut. Dulu, sejak perkara dugaan korupsi revitalisasi pasar tradisional ini mencuat, Pasar Manggisan disegel karena sedang dalam proses penyidikan.

Namun, pembukaan pasar tersebut bukan seperti pasar-pasar yang telah direhab lainnya, yang bisa digunakan berdagang. Melainkan hanya membuka segel. Pembukaan segel itu dilakukan Rabu (4/11) lusa kemarin, oleh Kejari Jember. Prosesi pembukaan segel dihadiri Muspika Tanggul, Disperindag Jember, Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Jember, hingga paguyuban pedagang Pasar Manggisan.

Kasi Intel Kejari Jember Agus Budiarto mengatakan, pembukaan segel tersebut adalah atas dasar permohonan Pemkab Jember. Selain itu, proses penyidikan juga sudah selesai. “Agar bisa dimanfaatkan oleh masyarakat,” jelasnya.

Walau telah dibuka, ada syarat administrasi yang harus diurus. Hingga kemarin, syarat itu belum selesai. Walau administrasi belum selesai, tapi sudah tidak ada masalah pada pasar tersebut. Agus mengakui, memang rencananya pada saat pembukaan segel, ada serah terima secara administrasi dari Kejari Jember kepada Plt Bupati Jember. “Kebetulan Plt tugas luar kota,” katanya.

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Perjalanan kasus rasuah Pasar Manggisan mencapai babak akhir. Ini setelah Kejaksaan Negeri (Kejari) Jember kembali membuka pasar yang berada di Desa Manggisan, Kecamatan Tanggul, tersebut. Dulu, sejak perkara dugaan korupsi revitalisasi pasar tradisional ini mencuat, Pasar Manggisan disegel karena sedang dalam proses penyidikan.

Namun, pembukaan pasar tersebut bukan seperti pasar-pasar yang telah direhab lainnya, yang bisa digunakan berdagang. Melainkan hanya membuka segel. Pembukaan segel itu dilakukan Rabu (4/11) lusa kemarin, oleh Kejari Jember. Prosesi pembukaan segel dihadiri Muspika Tanggul, Disperindag Jember, Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Jember, hingga paguyuban pedagang Pasar Manggisan.

Kasi Intel Kejari Jember Agus Budiarto mengatakan, pembukaan segel tersebut adalah atas dasar permohonan Pemkab Jember. Selain itu, proses penyidikan juga sudah selesai. “Agar bisa dimanfaatkan oleh masyarakat,” jelasnya.

Walau telah dibuka, ada syarat administrasi yang harus diurus. Hingga kemarin, syarat itu belum selesai. Walau administrasi belum selesai, tapi sudah tidak ada masalah pada pasar tersebut. Agus mengakui, memang rencananya pada saat pembukaan segel, ada serah terima secara administrasi dari Kejari Jember kepada Plt Bupati Jember. “Kebetulan Plt tugas luar kota,” katanya.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/