alexametrics
21.6 C
Jember
Thursday, 30 June 2022

Komisi III Temukan Pembangunan Tidak Wajar

Mobile_AP_Rectangle 1

BONDOWOSO, RADARJEMBER.ID – Komisi 3 DPRD Bondowoso kini tengah mendalami sepuluh proyek yang dicurigai bermasalah. Indikasi itu terlihat dari penawaran yang tidak wajar dalam lelang proyek. Ironisnya, ada salah satu proyek yang ditawar 51 % dari harga perkiraan sementara (HPS), dan saat ini terhanyut air. Padahal, seharusnya dalam perencanaan pembangunan, ada konsultan proyek.

Ketua Komisi III DPRD Sutriyono mengatakan, pihaknya melakukan rapat kerja hari kedua, kemarin. Hari pertama, pihaknya melakukan sidak proyek langsung. Pada hari kedua, memanggil beberapa pihak yang menyangkut pembangunan. Termasuk Dinas PUPR. “Raker yang kami lakukan dalam rangka pengawasan tender proyek yang ditawar tidak wajar,” tegasnya.

Dijelaskan, inventarisasi Komisi III, ada 10 proyek yang diindikasikan tidak wajar. Sebab, kesemuanya ditawar sampai di bawah 60 % dari HPS dalam lelang paket proyek. Padahal dalam aturan Menteri PUPR, hal itu tidak boleh.

- Advertisement -

BONDOWOSO, RADARJEMBER.ID – Komisi 3 DPRD Bondowoso kini tengah mendalami sepuluh proyek yang dicurigai bermasalah. Indikasi itu terlihat dari penawaran yang tidak wajar dalam lelang proyek. Ironisnya, ada salah satu proyek yang ditawar 51 % dari harga perkiraan sementara (HPS), dan saat ini terhanyut air. Padahal, seharusnya dalam perencanaan pembangunan, ada konsultan proyek.

Ketua Komisi III DPRD Sutriyono mengatakan, pihaknya melakukan rapat kerja hari kedua, kemarin. Hari pertama, pihaknya melakukan sidak proyek langsung. Pada hari kedua, memanggil beberapa pihak yang menyangkut pembangunan. Termasuk Dinas PUPR. “Raker yang kami lakukan dalam rangka pengawasan tender proyek yang ditawar tidak wajar,” tegasnya.

Dijelaskan, inventarisasi Komisi III, ada 10 proyek yang diindikasikan tidak wajar. Sebab, kesemuanya ditawar sampai di bawah 60 % dari HPS dalam lelang paket proyek. Padahal dalam aturan Menteri PUPR, hal itu tidak boleh.

BONDOWOSO, RADARJEMBER.ID – Komisi 3 DPRD Bondowoso kini tengah mendalami sepuluh proyek yang dicurigai bermasalah. Indikasi itu terlihat dari penawaran yang tidak wajar dalam lelang proyek. Ironisnya, ada salah satu proyek yang ditawar 51 % dari harga perkiraan sementara (HPS), dan saat ini terhanyut air. Padahal, seharusnya dalam perencanaan pembangunan, ada konsultan proyek.

Ketua Komisi III DPRD Sutriyono mengatakan, pihaknya melakukan rapat kerja hari kedua, kemarin. Hari pertama, pihaknya melakukan sidak proyek langsung. Pada hari kedua, memanggil beberapa pihak yang menyangkut pembangunan. Termasuk Dinas PUPR. “Raker yang kami lakukan dalam rangka pengawasan tender proyek yang ditawar tidak wajar,” tegasnya.

Dijelaskan, inventarisasi Komisi III, ada 10 proyek yang diindikasikan tidak wajar. Sebab, kesemuanya ditawar sampai di bawah 60 % dari HPS dalam lelang paket proyek. Padahal dalam aturan Menteri PUPR, hal itu tidak boleh.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/