alexametrics
23.2 C
Jember
Thursday, 18 August 2022

Menari Sambil Pakai Face Shield

Tak Canggung Sembari Berlenggak-lenggok

Mobile_AP_Rectangle 1

Menurut Mulyono, owner sanggar Kartika Budaya, para penarinya memang sudah beradaptasi memakai face shield. “Alhamdulillah anak-anak sudah mulai terbiasa menari memakai face shield. Bahkan, saat latihan di sanggar dan geladi bersih, mereka pakai face shield itu,” tuturnya kepada Jawa Pos Radar Jember.

Para penari tersebut memilih menggunakan face shield dan belum memakai masker. Alasannya, apabila memakai masker, muka penari dan riasannya tak terlihat. “Anak-anak sudah tidak canggung lagi kok pakai face shield saat menari. Para penari kami dilengkapi dengan protokol kesehatan juga,” imbuhnya.

Sementara itu, pertunjukan malam itu, mengambil tema Rembulan. Selain ingin menikmati rembulan di malam hari, tema itu diambil karena alam sebagai sumber inspirasi dalam berkreasi. “Tema tetap tentang alam. Kami kupas, kami cari maknanya,” pungkas pria yang akrab disapa Mul ini.

- Advertisement -

Menurut Mulyono, owner sanggar Kartika Budaya, para penarinya memang sudah beradaptasi memakai face shield. “Alhamdulillah anak-anak sudah mulai terbiasa menari memakai face shield. Bahkan, saat latihan di sanggar dan geladi bersih, mereka pakai face shield itu,” tuturnya kepada Jawa Pos Radar Jember.

Para penari tersebut memilih menggunakan face shield dan belum memakai masker. Alasannya, apabila memakai masker, muka penari dan riasannya tak terlihat. “Anak-anak sudah tidak canggung lagi kok pakai face shield saat menari. Para penari kami dilengkapi dengan protokol kesehatan juga,” imbuhnya.

Sementara itu, pertunjukan malam itu, mengambil tema Rembulan. Selain ingin menikmati rembulan di malam hari, tema itu diambil karena alam sebagai sumber inspirasi dalam berkreasi. “Tema tetap tentang alam. Kami kupas, kami cari maknanya,” pungkas pria yang akrab disapa Mul ini.

Menurut Mulyono, owner sanggar Kartika Budaya, para penarinya memang sudah beradaptasi memakai face shield. “Alhamdulillah anak-anak sudah mulai terbiasa menari memakai face shield. Bahkan, saat latihan di sanggar dan geladi bersih, mereka pakai face shield itu,” tuturnya kepada Jawa Pos Radar Jember.

Para penari tersebut memilih menggunakan face shield dan belum memakai masker. Alasannya, apabila memakai masker, muka penari dan riasannya tak terlihat. “Anak-anak sudah tidak canggung lagi kok pakai face shield saat menari. Para penari kami dilengkapi dengan protokol kesehatan juga,” imbuhnya.

Sementara itu, pertunjukan malam itu, mengambil tema Rembulan. Selain ingin menikmati rembulan di malam hari, tema itu diambil karena alam sebagai sumber inspirasi dalam berkreasi. “Tema tetap tentang alam. Kami kupas, kami cari maknanya,” pungkas pria yang akrab disapa Mul ini.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/