alexametrics
24.4 C
Jember
Sunday, 3 July 2022

Menari Sambil Pakai Face Shield

Tak Canggung Sembari Berlenggak-lenggok

Mobile_AP_Rectangle 1

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Masa adaptasi kebiasaan baru (AKB) mulai diterapkan di semua lini kehidupan bermasyarakat. Sebab, era new normal sekarang ini wajib mematuhi protokol kesehatan. Tak terkecuali di sektor pertunjukkan seni budaya.

Pegiat seni budaya menjadi salah satu yang paling terdampak di saat pandemi. Berkurangnya pementasan mereka menjadi momok yang tak terhindarkan. Meski begitu, di Jember masih ada saja pegiat seni yang terus berkarya memberikan sebuah pertunjukan hiburan. Namun, dengan tetap memperhatikan protokol kesehatan.

Salah satunya dalam pertunjukan Purnama Sidi, Sabtu (2/10) lalu, di Pantai Watu Ulo, Ambulu. Pertunjukkan yang menampilkan berbagai macam tarian di bawah rembulan dan di atas pasir Pantai Watu Ulo ini cukup unik.

Mobile_AP_Rectangle 2

Seluruh penari cilik yang tampil tetap dilengkapi dengan pelindung wajah atau face shield. Total ada delapan tampilan tarian yang disuguhkan oleh Sanggar Kartika Budaya. Di antaranya seperti tari Ujung Alit, Purnama, Sekar Jenang, dan Pudak Kukusan.

- Advertisement -

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Masa adaptasi kebiasaan baru (AKB) mulai diterapkan di semua lini kehidupan bermasyarakat. Sebab, era new normal sekarang ini wajib mematuhi protokol kesehatan. Tak terkecuali di sektor pertunjukkan seni budaya.

Pegiat seni budaya menjadi salah satu yang paling terdampak di saat pandemi. Berkurangnya pementasan mereka menjadi momok yang tak terhindarkan. Meski begitu, di Jember masih ada saja pegiat seni yang terus berkarya memberikan sebuah pertunjukan hiburan. Namun, dengan tetap memperhatikan protokol kesehatan.

Salah satunya dalam pertunjukan Purnama Sidi, Sabtu (2/10) lalu, di Pantai Watu Ulo, Ambulu. Pertunjukkan yang menampilkan berbagai macam tarian di bawah rembulan dan di atas pasir Pantai Watu Ulo ini cukup unik.

Seluruh penari cilik yang tampil tetap dilengkapi dengan pelindung wajah atau face shield. Total ada delapan tampilan tarian yang disuguhkan oleh Sanggar Kartika Budaya. Di antaranya seperti tari Ujung Alit, Purnama, Sekar Jenang, dan Pudak Kukusan.

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Masa adaptasi kebiasaan baru (AKB) mulai diterapkan di semua lini kehidupan bermasyarakat. Sebab, era new normal sekarang ini wajib mematuhi protokol kesehatan. Tak terkecuali di sektor pertunjukkan seni budaya.

Pegiat seni budaya menjadi salah satu yang paling terdampak di saat pandemi. Berkurangnya pementasan mereka menjadi momok yang tak terhindarkan. Meski begitu, di Jember masih ada saja pegiat seni yang terus berkarya memberikan sebuah pertunjukan hiburan. Namun, dengan tetap memperhatikan protokol kesehatan.

Salah satunya dalam pertunjukan Purnama Sidi, Sabtu (2/10) lalu, di Pantai Watu Ulo, Ambulu. Pertunjukkan yang menampilkan berbagai macam tarian di bawah rembulan dan di atas pasir Pantai Watu Ulo ini cukup unik.

Seluruh penari cilik yang tampil tetap dilengkapi dengan pelindung wajah atau face shield. Total ada delapan tampilan tarian yang disuguhkan oleh Sanggar Kartika Budaya. Di antaranya seperti tari Ujung Alit, Purnama, Sekar Jenang, dan Pudak Kukusan.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/