alexametrics
32.1 C
Jember
Tuesday, 24 May 2022

Usaha Harus Terus Jalan meski Pandemi

Mobile_AP_Rectangle 1

GUMUKMAS, RADARJEMBER.ID – Pandemi Covid-19 masih saja membuat masyarakat Jember kelabakan. Bahkan, ada yang masih tidak bisa berkutik. Namun, Bupati Jember Hendy Siswanto menegaskan bahwa hal itu tidak boleh menyurutkan semangat warga Jember untuk bekerja guna mencukupi kehidupan sehari-hari.

Hal tersebut diungkapkan saat dia berkunjung pada salah satu warung makan di Kecamatan Gumukmas, belum lama ini. Seperti diketahui, beberapa peraturan kerap berubah sejak penerapan pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM). Artinya, setiap level memiliki peraturan yang berbeda.

Mobile_AP_Rectangle 2

Namun, Pemerintah Kabupaten Jember terus berupaya untuk mengatasi berbagai kemungkinan yang berdampak pada masyarakat. Di antaranya, dengan sering melakukan sosialisasi dan edukasi terkait bahaya Covid-19 dan penerapan protokol kesehatan (prokes), memberikan sejumlah bantuan kepada warga yang terdampak pandemi, hingga mengupayakan para pelaku usaha tetap bekerja meski harus menggunakan prokes ketat.

“Covid-19 tidak boleh menghentikan kuliner,” tegasnya. Mengingat, berbagai dagangan warga Jember tak kalah enak dengan daerah lain. Artinya, upaya harus terus dilakukan untuk bertahan hidup. Salah satunya dengan terus melakoni pekerjaan apa pun semaksimal mungkin. Sementara untuk hasil, pasrahkan kepada Allah SWT.

Lebih lanjut, Hendy juga mengharapkan warganya untuk bahu-membahu dalam mengembangkan usaha orang lain. Dengan begitu, bisa saling membantu dan mempromosikan. Namun, dia menegaskan bahwa prokes juga wajib jalan. Yakni memakai masker, jaga jarak saat berinteraksi, dan mencuci tangan sesudahnya.

- Advertisement -

GUMUKMAS, RADARJEMBER.ID – Pandemi Covid-19 masih saja membuat masyarakat Jember kelabakan. Bahkan, ada yang masih tidak bisa berkutik. Namun, Bupati Jember Hendy Siswanto menegaskan bahwa hal itu tidak boleh menyurutkan semangat warga Jember untuk bekerja guna mencukupi kehidupan sehari-hari.

Hal tersebut diungkapkan saat dia berkunjung pada salah satu warung makan di Kecamatan Gumukmas, belum lama ini. Seperti diketahui, beberapa peraturan kerap berubah sejak penerapan pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM). Artinya, setiap level memiliki peraturan yang berbeda.

Namun, Pemerintah Kabupaten Jember terus berupaya untuk mengatasi berbagai kemungkinan yang berdampak pada masyarakat. Di antaranya, dengan sering melakukan sosialisasi dan edukasi terkait bahaya Covid-19 dan penerapan protokol kesehatan (prokes), memberikan sejumlah bantuan kepada warga yang terdampak pandemi, hingga mengupayakan para pelaku usaha tetap bekerja meski harus menggunakan prokes ketat.

“Covid-19 tidak boleh menghentikan kuliner,” tegasnya. Mengingat, berbagai dagangan warga Jember tak kalah enak dengan daerah lain. Artinya, upaya harus terus dilakukan untuk bertahan hidup. Salah satunya dengan terus melakoni pekerjaan apa pun semaksimal mungkin. Sementara untuk hasil, pasrahkan kepada Allah SWT.

Lebih lanjut, Hendy juga mengharapkan warganya untuk bahu-membahu dalam mengembangkan usaha orang lain. Dengan begitu, bisa saling membantu dan mempromosikan. Namun, dia menegaskan bahwa prokes juga wajib jalan. Yakni memakai masker, jaga jarak saat berinteraksi, dan mencuci tangan sesudahnya.

GUMUKMAS, RADARJEMBER.ID – Pandemi Covid-19 masih saja membuat masyarakat Jember kelabakan. Bahkan, ada yang masih tidak bisa berkutik. Namun, Bupati Jember Hendy Siswanto menegaskan bahwa hal itu tidak boleh menyurutkan semangat warga Jember untuk bekerja guna mencukupi kehidupan sehari-hari.

Hal tersebut diungkapkan saat dia berkunjung pada salah satu warung makan di Kecamatan Gumukmas, belum lama ini. Seperti diketahui, beberapa peraturan kerap berubah sejak penerapan pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM). Artinya, setiap level memiliki peraturan yang berbeda.

Namun, Pemerintah Kabupaten Jember terus berupaya untuk mengatasi berbagai kemungkinan yang berdampak pada masyarakat. Di antaranya, dengan sering melakukan sosialisasi dan edukasi terkait bahaya Covid-19 dan penerapan protokol kesehatan (prokes), memberikan sejumlah bantuan kepada warga yang terdampak pandemi, hingga mengupayakan para pelaku usaha tetap bekerja meski harus menggunakan prokes ketat.

“Covid-19 tidak boleh menghentikan kuliner,” tegasnya. Mengingat, berbagai dagangan warga Jember tak kalah enak dengan daerah lain. Artinya, upaya harus terus dilakukan untuk bertahan hidup. Salah satunya dengan terus melakoni pekerjaan apa pun semaksimal mungkin. Sementara untuk hasil, pasrahkan kepada Allah SWT.

Lebih lanjut, Hendy juga mengharapkan warganya untuk bahu-membahu dalam mengembangkan usaha orang lain. Dengan begitu, bisa saling membantu dan mempromosikan. Namun, dia menegaskan bahwa prokes juga wajib jalan. Yakni memakai masker, jaga jarak saat berinteraksi, dan mencuci tangan sesudahnya.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/