alexametrics
26.8 C
Jember
Saturday, 21 May 2022

Dua Bocah Sidomulyo Jemberc Meninggal di Sungai

Mobile_AP_Rectangle 1

SIDOMULYO, RADARJEMBER.ID –  Warga Dusun Pucu’an, Desa Sudomulyo, Kecamatan Semboro, gempar setelah ada salah seorang penduduk yang menemukan dua bocah meninggal di dasar sungai. Sebelumnya, dua korban meninggal, masing-masing Jalaludin Muhammad Akbar, 9, dan Moh Ikbal, 10, diketahui mandi di sungai tersebut, kemarin (5/9). Korban sama-sama tinggal di Dusun Rowotengu RT 01 RW 05, Desa Sidomulyo, Kecamatan Semboro.

Sebelum korban meninggal, mereka bersama tiga temannya datang ke sungai untuk mandi. Mengendarai sepeda, mereka bersama-sama menuju ke lokasi yang sudah direncanakan. Sesampainya di sungai yang dituju, salah seorang bocah langsung membuka baju dan melompat ke dalam kanal.

Saat M Akbar melompat, ternyata dia tidak muncul kembali ke permukaan. Setelah ditunggu beberapa menit, Muhammad Ikbal, 10, langsung melompat untuk mencari korban. Rupanya, keduanya sama-sama hilang.

Mobile_AP_Rectangle 2

Tiga teman lainnya yang juga berada di lokasi semakin panik, lantas mereka berteriak untuk meminta tolong ke warga. Warga yang mendengar langsung mendatangi lokasi. “Oleh warga, kejadian ini juga dilaporkan ke polsek,” kata AKP Sholihin Agus Wijaya, Kapolsek Semboro.

Polisi yang menerima laporan dari warga segera mendatangi lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP). Diduga, kedua korban ini meninggal karena tidak bisa berenang. “Apalagi sungai tempat mandi cukup dalam,” terang Agus.

- Advertisement -

SIDOMULYO, RADARJEMBER.ID –  Warga Dusun Pucu’an, Desa Sudomulyo, Kecamatan Semboro, gempar setelah ada salah seorang penduduk yang menemukan dua bocah meninggal di dasar sungai. Sebelumnya, dua korban meninggal, masing-masing Jalaludin Muhammad Akbar, 9, dan Moh Ikbal, 10, diketahui mandi di sungai tersebut, kemarin (5/9). Korban sama-sama tinggal di Dusun Rowotengu RT 01 RW 05, Desa Sidomulyo, Kecamatan Semboro.

Sebelum korban meninggal, mereka bersama tiga temannya datang ke sungai untuk mandi. Mengendarai sepeda, mereka bersama-sama menuju ke lokasi yang sudah direncanakan. Sesampainya di sungai yang dituju, salah seorang bocah langsung membuka baju dan melompat ke dalam kanal.

Saat M Akbar melompat, ternyata dia tidak muncul kembali ke permukaan. Setelah ditunggu beberapa menit, Muhammad Ikbal, 10, langsung melompat untuk mencari korban. Rupanya, keduanya sama-sama hilang.

Tiga teman lainnya yang juga berada di lokasi semakin panik, lantas mereka berteriak untuk meminta tolong ke warga. Warga yang mendengar langsung mendatangi lokasi. “Oleh warga, kejadian ini juga dilaporkan ke polsek,” kata AKP Sholihin Agus Wijaya, Kapolsek Semboro.

Polisi yang menerima laporan dari warga segera mendatangi lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP). Diduga, kedua korban ini meninggal karena tidak bisa berenang. “Apalagi sungai tempat mandi cukup dalam,” terang Agus.

SIDOMULYO, RADARJEMBER.ID –  Warga Dusun Pucu’an, Desa Sudomulyo, Kecamatan Semboro, gempar setelah ada salah seorang penduduk yang menemukan dua bocah meninggal di dasar sungai. Sebelumnya, dua korban meninggal, masing-masing Jalaludin Muhammad Akbar, 9, dan Moh Ikbal, 10, diketahui mandi di sungai tersebut, kemarin (5/9). Korban sama-sama tinggal di Dusun Rowotengu RT 01 RW 05, Desa Sidomulyo, Kecamatan Semboro.

Sebelum korban meninggal, mereka bersama tiga temannya datang ke sungai untuk mandi. Mengendarai sepeda, mereka bersama-sama menuju ke lokasi yang sudah direncanakan. Sesampainya di sungai yang dituju, salah seorang bocah langsung membuka baju dan melompat ke dalam kanal.

Saat M Akbar melompat, ternyata dia tidak muncul kembali ke permukaan. Setelah ditunggu beberapa menit, Muhammad Ikbal, 10, langsung melompat untuk mencari korban. Rupanya, keduanya sama-sama hilang.

Tiga teman lainnya yang juga berada di lokasi semakin panik, lantas mereka berteriak untuk meminta tolong ke warga. Warga yang mendengar langsung mendatangi lokasi. “Oleh warga, kejadian ini juga dilaporkan ke polsek,” kata AKP Sholihin Agus Wijaya, Kapolsek Semboro.

Polisi yang menerima laporan dari warga segera mendatangi lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP). Diduga, kedua korban ini meninggal karena tidak bisa berenang. “Apalagi sungai tempat mandi cukup dalam,” terang Agus.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/