alexametrics
27.6 C
Jember
Monday, 8 August 2022

Berusaha Tak Pakai Busana Terbuka di JFC

Mobile_AP_Rectangle 1

SUMBERSARI, Radar Jember – Hari ini dan besok, Minggu (7/8), Jember Fashion Carnaval (JFC) kembali digelar. Perhelatan fashion yang sudah dikenal mata dunia tersebut diharapkan agar tidak ada defile atau peserta yang berpakaian kurang sopan.

BACA JUGA : Film Kamu Tidak Sendiri Bawa Pesan Penting Sosialisasi dengan Orang Lain

Harry Agustriono selaku Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Jember mengingatkan agar dalam acara JFC tidak terulang kejadian seperti dalam Gus Ning 2022. Sebab, pada acara Gus Ning tersebut ada beberapa peserta yang mengenakan baju terlalu terbuka. “Saya sudah bertemu dengan tim JFC serta Komisi B DPRD Jember dan sudah mengingatkan bahwa JFC 2022 bisa membawa nama baik Jember dengan menghadirkan budaya serta ciri khas tersendiri,” ujarnya.

Mobile_AP_Rectangle 2

Dia menambahkan, sebenarnya diadakannya JFC bisa menonjolkan keunikan yang Jember miliki. Seperti baju yang unik dan bagus. Pria 53 tahun itu juga menjelaskan bahwa Jember merupakan kota yang di dalamnya berisi banyak pelajar dan seharusnya bisa menjadi contoh baik. “Para tamu undangan yang hadir serta masyarakat tidak hanya dari Jember. Namun, juga dari luar kota bahkan luar negeri. Jangan sampai Jember jadi sorotan buruk,” katanya.

- Advertisement -

SUMBERSARI, Radar Jember – Hari ini dan besok, Minggu (7/8), Jember Fashion Carnaval (JFC) kembali digelar. Perhelatan fashion yang sudah dikenal mata dunia tersebut diharapkan agar tidak ada defile atau peserta yang berpakaian kurang sopan.

BACA JUGA : Film Kamu Tidak Sendiri Bawa Pesan Penting Sosialisasi dengan Orang Lain

Harry Agustriono selaku Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Jember mengingatkan agar dalam acara JFC tidak terulang kejadian seperti dalam Gus Ning 2022. Sebab, pada acara Gus Ning tersebut ada beberapa peserta yang mengenakan baju terlalu terbuka. “Saya sudah bertemu dengan tim JFC serta Komisi B DPRD Jember dan sudah mengingatkan bahwa JFC 2022 bisa membawa nama baik Jember dengan menghadirkan budaya serta ciri khas tersendiri,” ujarnya.

Dia menambahkan, sebenarnya diadakannya JFC bisa menonjolkan keunikan yang Jember miliki. Seperti baju yang unik dan bagus. Pria 53 tahun itu juga menjelaskan bahwa Jember merupakan kota yang di dalamnya berisi banyak pelajar dan seharusnya bisa menjadi contoh baik. “Para tamu undangan yang hadir serta masyarakat tidak hanya dari Jember. Namun, juga dari luar kota bahkan luar negeri. Jangan sampai Jember jadi sorotan buruk,” katanya.

SUMBERSARI, Radar Jember – Hari ini dan besok, Minggu (7/8), Jember Fashion Carnaval (JFC) kembali digelar. Perhelatan fashion yang sudah dikenal mata dunia tersebut diharapkan agar tidak ada defile atau peserta yang berpakaian kurang sopan.

BACA JUGA : Film Kamu Tidak Sendiri Bawa Pesan Penting Sosialisasi dengan Orang Lain

Harry Agustriono selaku Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Jember mengingatkan agar dalam acara JFC tidak terulang kejadian seperti dalam Gus Ning 2022. Sebab, pada acara Gus Ning tersebut ada beberapa peserta yang mengenakan baju terlalu terbuka. “Saya sudah bertemu dengan tim JFC serta Komisi B DPRD Jember dan sudah mengingatkan bahwa JFC 2022 bisa membawa nama baik Jember dengan menghadirkan budaya serta ciri khas tersendiri,” ujarnya.

Dia menambahkan, sebenarnya diadakannya JFC bisa menonjolkan keunikan yang Jember miliki. Seperti baju yang unik dan bagus. Pria 53 tahun itu juga menjelaskan bahwa Jember merupakan kota yang di dalamnya berisi banyak pelajar dan seharusnya bisa menjadi contoh baik. “Para tamu undangan yang hadir serta masyarakat tidak hanya dari Jember. Namun, juga dari luar kota bahkan luar negeri. Jangan sampai Jember jadi sorotan buruk,” katanya.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/