alexametrics
22.7 C
Jember
Sunday, 14 August 2022

Aturan Baru Akad dan Resepsi

Boleh Digelar, tapi dengan Sejumlah Batasan

Mobile_AP_Rectangle 1

Sementara itu, untuk menggelar resepsi, lanjut Munir, juga perlahan mulai disesuaikan. Namun, saat ini resepsi harus menggunakan protokol Covid-19. “Kalau dulu resepsi tidak boleh diadakan. Sekarang boleh diadakan, tapi terbatas,” sambungnya.

Beberapa ketentuan pembatasan resepsi nikah itu antara lain, resepsi tetap boleh digelar di tempat terbuka, gedung atau sejenisnya, dengan jumlah tamu yang hadir maksimal 20 persen dari kapasitas ruangan, atau tidak boleh lebih dari 30 orang. Selain itu, undangan yang hadir juga harus mengenakan masker.

Munir meyakini, beberapa waktu ke depan ini dipastikan sudah ada masyarakat yang akan menggelar akad ataupun resepsi pernikahan. “Imbauannya itu tadi, menerapkan protokol medis. Jadi, kita bisa sama-sama saling menjaga,” pungkasnya.

- Advertisement -

Sementara itu, untuk menggelar resepsi, lanjut Munir, juga perlahan mulai disesuaikan. Namun, saat ini resepsi harus menggunakan protokol Covid-19. “Kalau dulu resepsi tidak boleh diadakan. Sekarang boleh diadakan, tapi terbatas,” sambungnya.

Beberapa ketentuan pembatasan resepsi nikah itu antara lain, resepsi tetap boleh digelar di tempat terbuka, gedung atau sejenisnya, dengan jumlah tamu yang hadir maksimal 20 persen dari kapasitas ruangan, atau tidak boleh lebih dari 30 orang. Selain itu, undangan yang hadir juga harus mengenakan masker.

Munir meyakini, beberapa waktu ke depan ini dipastikan sudah ada masyarakat yang akan menggelar akad ataupun resepsi pernikahan. “Imbauannya itu tadi, menerapkan protokol medis. Jadi, kita bisa sama-sama saling menjaga,” pungkasnya.

Sementara itu, untuk menggelar resepsi, lanjut Munir, juga perlahan mulai disesuaikan. Namun, saat ini resepsi harus menggunakan protokol Covid-19. “Kalau dulu resepsi tidak boleh diadakan. Sekarang boleh diadakan, tapi terbatas,” sambungnya.

Beberapa ketentuan pembatasan resepsi nikah itu antara lain, resepsi tetap boleh digelar di tempat terbuka, gedung atau sejenisnya, dengan jumlah tamu yang hadir maksimal 20 persen dari kapasitas ruangan, atau tidak boleh lebih dari 30 orang. Selain itu, undangan yang hadir juga harus mengenakan masker.

Munir meyakini, beberapa waktu ke depan ini dipastikan sudah ada masyarakat yang akan menggelar akad ataupun resepsi pernikahan. “Imbauannya itu tadi, menerapkan protokol medis. Jadi, kita bisa sama-sama saling menjaga,” pungkasnya.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/