alexametrics
27.5 C
Jember
Tuesday, 28 June 2022

Aturan Baru Akad dan Resepsi

Boleh Digelar, tapi dengan Sejumlah Batasan

Mobile_AP_Rectangle 1

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Prosesi akad hingga resepsi pernikahan di era new normal kali ini cukup memberikan kelonggaran kepada masyarakat. Meskipun belum sepenuhnya, namun hal itu bisa dianggap menjadi bagian dari upaya memutus wabah persebaran Covid-19.

Untuk menjawab kebutuhan masyarakat yang selama beberapa pekan belakangan kemarin belum bisa mengadakan pesta hajatan nikah, sejumlah aturan pun disiapkan. Mulai dari urusan akad nikah hingga resepsi pernikahan. “Kini masyarakat bisa mengurusi akad dari rumah atau mendatangkan penghulu ke rumah. Kalau dulu harus ke KUA,” ujar Kepala Seksi Bimbingan Masyarakat Islam (Kasi Bimas) Kementerian Agama Kabupaten Jember Misbahul Munir.

Hal tersebut, lanjut dia, ditegaskan melalui Surat Edaran (SE) Menteri Agama Nomor 15 Tahun 2020 tentang Panduan Penyelenggaraan Ibadah dalam Mewujudkan Masyarakat Produktif, serta SE Dirjen Bimas Islam Kemenag RI tentang layanan nikah saat kenormalan baru. Akad nikah bisa diselenggarakan di rumah dengan memperhatikan protokol kesehatan dan jumlah orang yang hadir.

- Advertisement -

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Prosesi akad hingga resepsi pernikahan di era new normal kali ini cukup memberikan kelonggaran kepada masyarakat. Meskipun belum sepenuhnya, namun hal itu bisa dianggap menjadi bagian dari upaya memutus wabah persebaran Covid-19.

Untuk menjawab kebutuhan masyarakat yang selama beberapa pekan belakangan kemarin belum bisa mengadakan pesta hajatan nikah, sejumlah aturan pun disiapkan. Mulai dari urusan akad nikah hingga resepsi pernikahan. “Kini masyarakat bisa mengurusi akad dari rumah atau mendatangkan penghulu ke rumah. Kalau dulu harus ke KUA,” ujar Kepala Seksi Bimbingan Masyarakat Islam (Kasi Bimas) Kementerian Agama Kabupaten Jember Misbahul Munir.

Hal tersebut, lanjut dia, ditegaskan melalui Surat Edaran (SE) Menteri Agama Nomor 15 Tahun 2020 tentang Panduan Penyelenggaraan Ibadah dalam Mewujudkan Masyarakat Produktif, serta SE Dirjen Bimas Islam Kemenag RI tentang layanan nikah saat kenormalan baru. Akad nikah bisa diselenggarakan di rumah dengan memperhatikan protokol kesehatan dan jumlah orang yang hadir.

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Prosesi akad hingga resepsi pernikahan di era new normal kali ini cukup memberikan kelonggaran kepada masyarakat. Meskipun belum sepenuhnya, namun hal itu bisa dianggap menjadi bagian dari upaya memutus wabah persebaran Covid-19.

Untuk menjawab kebutuhan masyarakat yang selama beberapa pekan belakangan kemarin belum bisa mengadakan pesta hajatan nikah, sejumlah aturan pun disiapkan. Mulai dari urusan akad nikah hingga resepsi pernikahan. “Kini masyarakat bisa mengurusi akad dari rumah atau mendatangkan penghulu ke rumah. Kalau dulu harus ke KUA,” ujar Kepala Seksi Bimbingan Masyarakat Islam (Kasi Bimas) Kementerian Agama Kabupaten Jember Misbahul Munir.

Hal tersebut, lanjut dia, ditegaskan melalui Surat Edaran (SE) Menteri Agama Nomor 15 Tahun 2020 tentang Panduan Penyelenggaraan Ibadah dalam Mewujudkan Masyarakat Produktif, serta SE Dirjen Bimas Islam Kemenag RI tentang layanan nikah saat kenormalan baru. Akad nikah bisa diselenggarakan di rumah dengan memperhatikan protokol kesehatan dan jumlah orang yang hadir.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/