alexametrics
31.2 C
Jember
Tuesday, 17 May 2022

Pasar Kita, Berdayakan Perempuan Marjinal

Mobile_AP_Rectangle 1

RADARJEMBER.ID, JEMBER- Perempuan miskin rentan mengalami kekerasan. Pada beberapa kasus, kekerasan yang terjadi dalam rumah tangga kebanyakan yang menjadi faktor penyebabnya adalah ekonomi. Masih banyak perempuan yang belum berdaya dan mandiri.

Hal inilah yang menjadi perhatian para aktivis perempuan di Jember. Sebagai kelompok masyarakat yang peduli terhadap isu-isu pemberdayaan, menggagas Pasar Perempuan yang beranggotakan ibu-ibu. Pasar yang dikenal dengan nama Pasar Kita ini menjadi sarana bagi mereka memandirikan kaum perempuan marjinal.

Penggagas Pasar Kita, Sulis, mengaku prihatin semakin meningkatnya kasus kejahatan perempuan dan anak. Kebanyakan karena perempuan dianggap lemah, bukan hanya fisik tapi juga ekonomi.

- Advertisement -

RADARJEMBER.ID, JEMBER- Perempuan miskin rentan mengalami kekerasan. Pada beberapa kasus, kekerasan yang terjadi dalam rumah tangga kebanyakan yang menjadi faktor penyebabnya adalah ekonomi. Masih banyak perempuan yang belum berdaya dan mandiri.

Hal inilah yang menjadi perhatian para aktivis perempuan di Jember. Sebagai kelompok masyarakat yang peduli terhadap isu-isu pemberdayaan, menggagas Pasar Perempuan yang beranggotakan ibu-ibu. Pasar yang dikenal dengan nama Pasar Kita ini menjadi sarana bagi mereka memandirikan kaum perempuan marjinal.

Penggagas Pasar Kita, Sulis, mengaku prihatin semakin meningkatnya kasus kejahatan perempuan dan anak. Kebanyakan karena perempuan dianggap lemah, bukan hanya fisik tapi juga ekonomi.

RADARJEMBER.ID, JEMBER- Perempuan miskin rentan mengalami kekerasan. Pada beberapa kasus, kekerasan yang terjadi dalam rumah tangga kebanyakan yang menjadi faktor penyebabnya adalah ekonomi. Masih banyak perempuan yang belum berdaya dan mandiri.

Hal inilah yang menjadi perhatian para aktivis perempuan di Jember. Sebagai kelompok masyarakat yang peduli terhadap isu-isu pemberdayaan, menggagas Pasar Perempuan yang beranggotakan ibu-ibu. Pasar yang dikenal dengan nama Pasar Kita ini menjadi sarana bagi mereka memandirikan kaum perempuan marjinal.

Penggagas Pasar Kita, Sulis, mengaku prihatin semakin meningkatnya kasus kejahatan perempuan dan anak. Kebanyakan karena perempuan dianggap lemah, bukan hanya fisik tapi juga ekonomi.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/