alexametrics
31 C
Jember
Thursday, 19 May 2022

Angkat Potensi Desa, Gelar Festival Tahu Tempe

Mobile_AP_Rectangle 1

RADARJEMBER.ID, JEMBER- Puluhan gunungan yang berisi tahu tempe berjajar rapi di sepanjang jalan menuju Balai Desa Wonosari, Puger. Gunungan tersebut dibuat oleh warga dan pengrajin tahu tempe di desa setempat. Selanjutnya, sebanyak 28 gunungan produk berbahan kedelai itu diarak sejauh 800 meter dalam Festival Tahu Tempe yang digelar kemarin (6/7).

Ketua Panitia Acara Kasiono Wibowo mengatakan, agenda yang baru pertama kali digelar itu bertujuan untuk memperkenalkan produk tahu tempe dari desanya. Ini, karena jumlah pengusaha tahu tempe di Desa Wonosari cukup banyak. Produk yang menjadi komoditas terbesar di desanya itu juga merajai produk serupa yang beredar di kawasan Jember selatan.

Bupati Jember Faida, yang hadir di acara itu menyebutkan, festival ini sebenarnya sudah jauh-jauh hari direncanakan. Bahkan saat desa itu dipimpin oleh Totok Hariyanto. Sebelum meninggal, mendiang Totok pernah menyampaikan kepada Faida jika di desanya ada potensi tahu tempe yang bisa dikembangkan.

Mobile_AP_Rectangle 2

“Sempat bisik-bisik ke saya mau menyelenggarakan Wonosari Festival. Tujuannya untuk mengangkat produk lokal unggulan tahu dan tempe. Alhamdulillah sekarang bisa terlaksana,” katanya, seusai membuka festival tersebut, Sabtu (6/7).

- Advertisement -

RADARJEMBER.ID, JEMBER- Puluhan gunungan yang berisi tahu tempe berjajar rapi di sepanjang jalan menuju Balai Desa Wonosari, Puger. Gunungan tersebut dibuat oleh warga dan pengrajin tahu tempe di desa setempat. Selanjutnya, sebanyak 28 gunungan produk berbahan kedelai itu diarak sejauh 800 meter dalam Festival Tahu Tempe yang digelar kemarin (6/7).

Ketua Panitia Acara Kasiono Wibowo mengatakan, agenda yang baru pertama kali digelar itu bertujuan untuk memperkenalkan produk tahu tempe dari desanya. Ini, karena jumlah pengusaha tahu tempe di Desa Wonosari cukup banyak. Produk yang menjadi komoditas terbesar di desanya itu juga merajai produk serupa yang beredar di kawasan Jember selatan.

Bupati Jember Faida, yang hadir di acara itu menyebutkan, festival ini sebenarnya sudah jauh-jauh hari direncanakan. Bahkan saat desa itu dipimpin oleh Totok Hariyanto. Sebelum meninggal, mendiang Totok pernah menyampaikan kepada Faida jika di desanya ada potensi tahu tempe yang bisa dikembangkan.

“Sempat bisik-bisik ke saya mau menyelenggarakan Wonosari Festival. Tujuannya untuk mengangkat produk lokal unggulan tahu dan tempe. Alhamdulillah sekarang bisa terlaksana,” katanya, seusai membuka festival tersebut, Sabtu (6/7).

RADARJEMBER.ID, JEMBER- Puluhan gunungan yang berisi tahu tempe berjajar rapi di sepanjang jalan menuju Balai Desa Wonosari, Puger. Gunungan tersebut dibuat oleh warga dan pengrajin tahu tempe di desa setempat. Selanjutnya, sebanyak 28 gunungan produk berbahan kedelai itu diarak sejauh 800 meter dalam Festival Tahu Tempe yang digelar kemarin (6/7).

Ketua Panitia Acara Kasiono Wibowo mengatakan, agenda yang baru pertama kali digelar itu bertujuan untuk memperkenalkan produk tahu tempe dari desanya. Ini, karena jumlah pengusaha tahu tempe di Desa Wonosari cukup banyak. Produk yang menjadi komoditas terbesar di desanya itu juga merajai produk serupa yang beredar di kawasan Jember selatan.

Bupati Jember Faida, yang hadir di acara itu menyebutkan, festival ini sebenarnya sudah jauh-jauh hari direncanakan. Bahkan saat desa itu dipimpin oleh Totok Hariyanto. Sebelum meninggal, mendiang Totok pernah menyampaikan kepada Faida jika di desanya ada potensi tahu tempe yang bisa dikembangkan.

“Sempat bisik-bisik ke saya mau menyelenggarakan Wonosari Festival. Tujuannya untuk mengangkat produk lokal unggulan tahu dan tempe. Alhamdulillah sekarang bisa terlaksana,” katanya, seusai membuka festival tersebut, Sabtu (6/7).

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/