alexametrics
24.1 C
Jember
Wednesday, 25 May 2022

Belajar Sejarah Sekaligus Menikmati Suasana

Mobile_AP_Rectangle 1

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Pohon beringin berukuran besar menjadi salah satu flora yang membuat Situs Beteng menjadi sejuk. Kendati pohon itu ditanam sekitar tahun 1971, namun mampu memberi nuansa bahwa di situ pernah tinggal sejumlah masyarakat di zaman Kerajaan Majapahit.

Keberadaan Situs Beteng memang tak seheboh cerita masa lalu. Di samping barang peninggalan yang menipis, keberadaannya juga telah tersentuh dengan bangunan era sekarang. Kendati demikian, tetap asyik untuk menjadi tempat belajar.

Sebagai juru kunci, Ngadul Gani menyebut, para leluhur di lokasi itu berpesan agar Situs Beteng tetap dijadikan tempat edukasi. Hal itu juga disampaikan sejumlah juru kunci sebelumnya. “Jadi, bukan tempat wisata, tetapi tempat edukasi. Kalau ke sini niat wisata edukasi,” tuturnya.

Mobile_AP_Rectangle 2

Situs Beteng yang dulu dijadikan pusat wisata pun, menurutnya, hanya berjalan beberapa saat. Pada saat itu sekitar tahun 2018-2019 sempat ramai. “Kalau wisata saja ya mati, tetapi harus dengan edukasi. Itu sudah dari mereka (para leluhur, Red),” ungkapnya.

Bukan tapa alasan, kawasan Situs Beteng itu dapat dimanfaatkan untuk tempat bersantai. Lokasinya teduh. Sejuk dengan angin sepoi-sepoi.

- Advertisement -

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Pohon beringin berukuran besar menjadi salah satu flora yang membuat Situs Beteng menjadi sejuk. Kendati pohon itu ditanam sekitar tahun 1971, namun mampu memberi nuansa bahwa di situ pernah tinggal sejumlah masyarakat di zaman Kerajaan Majapahit.

Keberadaan Situs Beteng memang tak seheboh cerita masa lalu. Di samping barang peninggalan yang menipis, keberadaannya juga telah tersentuh dengan bangunan era sekarang. Kendati demikian, tetap asyik untuk menjadi tempat belajar.

Sebagai juru kunci, Ngadul Gani menyebut, para leluhur di lokasi itu berpesan agar Situs Beteng tetap dijadikan tempat edukasi. Hal itu juga disampaikan sejumlah juru kunci sebelumnya. “Jadi, bukan tempat wisata, tetapi tempat edukasi. Kalau ke sini niat wisata edukasi,” tuturnya.

Situs Beteng yang dulu dijadikan pusat wisata pun, menurutnya, hanya berjalan beberapa saat. Pada saat itu sekitar tahun 2018-2019 sempat ramai. “Kalau wisata saja ya mati, tetapi harus dengan edukasi. Itu sudah dari mereka (para leluhur, Red),” ungkapnya.

Bukan tapa alasan, kawasan Situs Beteng itu dapat dimanfaatkan untuk tempat bersantai. Lokasinya teduh. Sejuk dengan angin sepoi-sepoi.

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Pohon beringin berukuran besar menjadi salah satu flora yang membuat Situs Beteng menjadi sejuk. Kendati pohon itu ditanam sekitar tahun 1971, namun mampu memberi nuansa bahwa di situ pernah tinggal sejumlah masyarakat di zaman Kerajaan Majapahit.

Keberadaan Situs Beteng memang tak seheboh cerita masa lalu. Di samping barang peninggalan yang menipis, keberadaannya juga telah tersentuh dengan bangunan era sekarang. Kendati demikian, tetap asyik untuk menjadi tempat belajar.

Sebagai juru kunci, Ngadul Gani menyebut, para leluhur di lokasi itu berpesan agar Situs Beteng tetap dijadikan tempat edukasi. Hal itu juga disampaikan sejumlah juru kunci sebelumnya. “Jadi, bukan tempat wisata, tetapi tempat edukasi. Kalau ke sini niat wisata edukasi,” tuturnya.

Situs Beteng yang dulu dijadikan pusat wisata pun, menurutnya, hanya berjalan beberapa saat. Pada saat itu sekitar tahun 2018-2019 sempat ramai. “Kalau wisata saja ya mati, tetapi harus dengan edukasi. Itu sudah dari mereka (para leluhur, Red),” ungkapnya.

Bukan tapa alasan, kawasan Situs Beteng itu dapat dimanfaatkan untuk tempat bersantai. Lokasinya teduh. Sejuk dengan angin sepoi-sepoi.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/