alexametrics
23.6 C
Jember
Saturday, 25 June 2022

Tingkatkan Perekonomian, Satu Rumah Satu Kolam

Mobile_AP_Rectangle 1

Lebih lanjut, dengan total 10 ribu kolam, menurutnya, program ini akan efektif jika ada pembelajaran dan kajian terlebih dahulu. “Harus ada evaluasi dan kajian tentang rencana 10 ribu kolam. Harus lihat dulu tingkat kesulitannya, bisa diisi kolam nila atau kolam lele. Kira-kira mampu tidak masyarakat mempelajarinya, juga lahannya,” ungkap Hendy.
Dia juga menambahkan, rencana di awal akan digalakkan satu kolam lima rumah dan secara perlahan satu kolam satu rumah. Menurutnya, hal tersebut merupakan tantangan yang asyik. “Ini tetap asyik, ada tantangan tersendiri mengenai rugi dan untungnya,” katanya.

Bupati menargetkan rencana pembuatan kolam ini akan segera direalisasikan. “Yang jelas, kolam itu akan kami wujudkan. Mungkin bukan ikan nila, namun ikan lele yang memiliki risiko rendah tapi profitnya tidak terlalu tinggi. Dan kenapa harus wajib? Karena masyarakat Jember ini ada permasalahan stunting. Ini harus dibiasakan makan ikan supaya pertumbuhan balita lebih bagus lagi,” pungkasnya. Hendy optimistis, dengan langkah ini kemandirian ekonomi dan kesejahteraan bagi masyarakat Kabupaten Jember bisa teratasi. (mg2/c2/dwi)

- Advertisement -

Lebih lanjut, dengan total 10 ribu kolam, menurutnya, program ini akan efektif jika ada pembelajaran dan kajian terlebih dahulu. “Harus ada evaluasi dan kajian tentang rencana 10 ribu kolam. Harus lihat dulu tingkat kesulitannya, bisa diisi kolam nila atau kolam lele. Kira-kira mampu tidak masyarakat mempelajarinya, juga lahannya,” ungkap Hendy.
Dia juga menambahkan, rencana di awal akan digalakkan satu kolam lima rumah dan secara perlahan satu kolam satu rumah. Menurutnya, hal tersebut merupakan tantangan yang asyik. “Ini tetap asyik, ada tantangan tersendiri mengenai rugi dan untungnya,” katanya.

Bupati menargetkan rencana pembuatan kolam ini akan segera direalisasikan. “Yang jelas, kolam itu akan kami wujudkan. Mungkin bukan ikan nila, namun ikan lele yang memiliki risiko rendah tapi profitnya tidak terlalu tinggi. Dan kenapa harus wajib? Karena masyarakat Jember ini ada permasalahan stunting. Ini harus dibiasakan makan ikan supaya pertumbuhan balita lebih bagus lagi,” pungkasnya. Hendy optimistis, dengan langkah ini kemandirian ekonomi dan kesejahteraan bagi masyarakat Kabupaten Jember bisa teratasi. (mg2/c2/dwi)

Lebih lanjut, dengan total 10 ribu kolam, menurutnya, program ini akan efektif jika ada pembelajaran dan kajian terlebih dahulu. “Harus ada evaluasi dan kajian tentang rencana 10 ribu kolam. Harus lihat dulu tingkat kesulitannya, bisa diisi kolam nila atau kolam lele. Kira-kira mampu tidak masyarakat mempelajarinya, juga lahannya,” ungkap Hendy.
Dia juga menambahkan, rencana di awal akan digalakkan satu kolam lima rumah dan secara perlahan satu kolam satu rumah. Menurutnya, hal tersebut merupakan tantangan yang asyik. “Ini tetap asyik, ada tantangan tersendiri mengenai rugi dan untungnya,” katanya.

Bupati menargetkan rencana pembuatan kolam ini akan segera direalisasikan. “Yang jelas, kolam itu akan kami wujudkan. Mungkin bukan ikan nila, namun ikan lele yang memiliki risiko rendah tapi profitnya tidak terlalu tinggi. Dan kenapa harus wajib? Karena masyarakat Jember ini ada permasalahan stunting. Ini harus dibiasakan makan ikan supaya pertumbuhan balita lebih bagus lagi,” pungkasnya. Hendy optimistis, dengan langkah ini kemandirian ekonomi dan kesejahteraan bagi masyarakat Kabupaten Jember bisa teratasi. (mg2/c2/dwi)

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/