alexametrics
22 C
Jember
Tuesday, 28 June 2022

Dana Atlet ‘Disunat’ 50 Persen Lebih

Pengakuan Cabor Penerima Bantuan KONI

Mobile_AP_Rectangle 1

Dirinya masih ingat betul, duit itu diberikan saat di lokasi pertandingan di Kabupaten Lamongan. Namun, seingat dirinya, tidak tanda tangan di atas kuitansi. Melainkan di kertas yang juga terdapat tulisan nominal sejumlah uang yang diterima. Sehingga, bila Mujino menerima antara Rp 750 ribu sampai Rp 800 ribu, maka berbeda dengan LPJ KONI Jember yang didapat dari salinan LSM Gerakan Masyarakat Bawah Indonesia (GMBI) sebesar Rp 1.750.000. “Bunyinya Rp 1.750.000 itu tidak benar,” terangnya.

Menurut Mujiono, alur dana dari KONI Jember itu diserahkan ke cabor yang bertanding di Porprov. Karena itu, dana tersebut terserah cabor yang mengelola untuk dipergunakan sebagai apa.

Sebelumnya, Ketua KONI Jember Abdul Haris Alfianto mengklaim, dana bantuan operasional Porprov Jatim 2019 dari KONI senilai Rp 135,5 juta tersebut telah disalurkan seluruhnya. Bakal dialokasikan untuk apa dalam Porprov itu, disebutnya terserah masing-masing KONI daerah.

Mobile_AP_Rectangle 2

Menurutnya, KONI Jember punya rencana terkait penggunaan dana tersebut. Termasuk untuk dibagikan kepada para atlet, pelatih, serta reward. Bantuan untuk atlet, ofisial, dan pelatih itu adalah Rp 100 ribu per kepala dan dikali berapa hari saat berkompetisi.

 

 

Jurnalis : Dwi Siswanto
Fotografer : Istimewa
Redaktur : Mahrus Sholih

- Advertisement -

Dirinya masih ingat betul, duit itu diberikan saat di lokasi pertandingan di Kabupaten Lamongan. Namun, seingat dirinya, tidak tanda tangan di atas kuitansi. Melainkan di kertas yang juga terdapat tulisan nominal sejumlah uang yang diterima. Sehingga, bila Mujino menerima antara Rp 750 ribu sampai Rp 800 ribu, maka berbeda dengan LPJ KONI Jember yang didapat dari salinan LSM Gerakan Masyarakat Bawah Indonesia (GMBI) sebesar Rp 1.750.000. “Bunyinya Rp 1.750.000 itu tidak benar,” terangnya.

Menurut Mujiono, alur dana dari KONI Jember itu diserahkan ke cabor yang bertanding di Porprov. Karena itu, dana tersebut terserah cabor yang mengelola untuk dipergunakan sebagai apa.

Sebelumnya, Ketua KONI Jember Abdul Haris Alfianto mengklaim, dana bantuan operasional Porprov Jatim 2019 dari KONI senilai Rp 135,5 juta tersebut telah disalurkan seluruhnya. Bakal dialokasikan untuk apa dalam Porprov itu, disebutnya terserah masing-masing KONI daerah.

Menurutnya, KONI Jember punya rencana terkait penggunaan dana tersebut. Termasuk untuk dibagikan kepada para atlet, pelatih, serta reward. Bantuan untuk atlet, ofisial, dan pelatih itu adalah Rp 100 ribu per kepala dan dikali berapa hari saat berkompetisi.

 

 

Jurnalis : Dwi Siswanto
Fotografer : Istimewa
Redaktur : Mahrus Sholih

Dirinya masih ingat betul, duit itu diberikan saat di lokasi pertandingan di Kabupaten Lamongan. Namun, seingat dirinya, tidak tanda tangan di atas kuitansi. Melainkan di kertas yang juga terdapat tulisan nominal sejumlah uang yang diterima. Sehingga, bila Mujino menerima antara Rp 750 ribu sampai Rp 800 ribu, maka berbeda dengan LPJ KONI Jember yang didapat dari salinan LSM Gerakan Masyarakat Bawah Indonesia (GMBI) sebesar Rp 1.750.000. “Bunyinya Rp 1.750.000 itu tidak benar,” terangnya.

Menurut Mujiono, alur dana dari KONI Jember itu diserahkan ke cabor yang bertanding di Porprov. Karena itu, dana tersebut terserah cabor yang mengelola untuk dipergunakan sebagai apa.

Sebelumnya, Ketua KONI Jember Abdul Haris Alfianto mengklaim, dana bantuan operasional Porprov Jatim 2019 dari KONI senilai Rp 135,5 juta tersebut telah disalurkan seluruhnya. Bakal dialokasikan untuk apa dalam Porprov itu, disebutnya terserah masing-masing KONI daerah.

Menurutnya, KONI Jember punya rencana terkait penggunaan dana tersebut. Termasuk untuk dibagikan kepada para atlet, pelatih, serta reward. Bantuan untuk atlet, ofisial, dan pelatih itu adalah Rp 100 ribu per kepala dan dikali berapa hari saat berkompetisi.

 

 

Jurnalis : Dwi Siswanto
Fotografer : Istimewa
Redaktur : Mahrus Sholih

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/