alexametrics
25 C
Jember
Saturday, 28 May 2022

Sudah Disahkan, Perda RTRW Rencananya Direvisi

Mobile_AP_Rectangle 1

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Sudah tujuh tahun lamanya Kabupaten Jember mengesahkan Perda Nomor 1 Tahun 2015 tentang Peraturan Tata Ruang Wilayah (RTRW). Pengejewantahan dari Perda RTRW itu semestinya terurai dalam Perda Rencana Detail Tata Ruang (RDTR). Namun, hingga kini RDTR belum ada, justru Perda RTRW direncanakan revisi.

Baca Juga : Ada Gelas Kaca Dalam Perut Pria di Jember, Bagaimana Masuknya?

Berkaitan dengan hal itu, Dinas Perumahan Rakyat, Kawasan Pemukiman, dan Cipta Karya (DPRKPCK) Jember sempat memulai tahap revisi awal Perda RTRW. Setelah sempat melalui uji publik awal, beberapa pekan lalu, dan mengundang kalangan aktivis mahasiswa. “Kedatangan kami ini merupakan tindak lanjut dari Dinas Cipta Karya atas undangan yang kami layangkan. Kami ingin melihat sejauh mana persiapan revisi perda RTRW ini,” kata M Muallim, perwakilan kalangan aktivis mahasiswa dari PC PMII Jember.

Mobile_AP_Rectangle 2

Menurut dia, Pemkab Jember selama ini terkesan diam saja menyikapi Perda RTRW tersebut. Padahal fungsi dan kedudukannya sangat penting. Termasuk dalam perlindungan area atau kawasan terlindungi yang semestinya tidak boleh dijamah untuk menjadi kawasan produksi. “Kami akan kawal terus rencana revisi ini, hingga Perda RTDR ini turut disahkan,” tambahnya.

Sementara itu, Kepala DPRKPCK Jember Rahman Anda mengaku, start awal pembahasan revisi Perda RTRW telah mulai dilakukan. Salah satunya beberapa bulan lalu dengan terselenggaranya uji publik, sebagai langkah awal untuk menjaring tanggapan publik terkait rencana tersebut. “Ini tentu masih butuh proses panjang, hingga nanti menjadi perda. Sampai kemudian terbentuk Perda RDTR, kami berharap terus dukungannya,” kata Rahman.

- Advertisement -

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Sudah tujuh tahun lamanya Kabupaten Jember mengesahkan Perda Nomor 1 Tahun 2015 tentang Peraturan Tata Ruang Wilayah (RTRW). Pengejewantahan dari Perda RTRW itu semestinya terurai dalam Perda Rencana Detail Tata Ruang (RDTR). Namun, hingga kini RDTR belum ada, justru Perda RTRW direncanakan revisi.

Baca Juga : Ada Gelas Kaca Dalam Perut Pria di Jember, Bagaimana Masuknya?

Berkaitan dengan hal itu, Dinas Perumahan Rakyat, Kawasan Pemukiman, dan Cipta Karya (DPRKPCK) Jember sempat memulai tahap revisi awal Perda RTRW. Setelah sempat melalui uji publik awal, beberapa pekan lalu, dan mengundang kalangan aktivis mahasiswa. “Kedatangan kami ini merupakan tindak lanjut dari Dinas Cipta Karya atas undangan yang kami layangkan. Kami ingin melihat sejauh mana persiapan revisi perda RTRW ini,” kata M Muallim, perwakilan kalangan aktivis mahasiswa dari PC PMII Jember.

Menurut dia, Pemkab Jember selama ini terkesan diam saja menyikapi Perda RTRW tersebut. Padahal fungsi dan kedudukannya sangat penting. Termasuk dalam perlindungan area atau kawasan terlindungi yang semestinya tidak boleh dijamah untuk menjadi kawasan produksi. “Kami akan kawal terus rencana revisi ini, hingga Perda RTDR ini turut disahkan,” tambahnya.

Sementara itu, Kepala DPRKPCK Jember Rahman Anda mengaku, start awal pembahasan revisi Perda RTRW telah mulai dilakukan. Salah satunya beberapa bulan lalu dengan terselenggaranya uji publik, sebagai langkah awal untuk menjaring tanggapan publik terkait rencana tersebut. “Ini tentu masih butuh proses panjang, hingga nanti menjadi perda. Sampai kemudian terbentuk Perda RDTR, kami berharap terus dukungannya,” kata Rahman.

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Sudah tujuh tahun lamanya Kabupaten Jember mengesahkan Perda Nomor 1 Tahun 2015 tentang Peraturan Tata Ruang Wilayah (RTRW). Pengejewantahan dari Perda RTRW itu semestinya terurai dalam Perda Rencana Detail Tata Ruang (RDTR). Namun, hingga kini RDTR belum ada, justru Perda RTRW direncanakan revisi.

Baca Juga : Ada Gelas Kaca Dalam Perut Pria di Jember, Bagaimana Masuknya?

Berkaitan dengan hal itu, Dinas Perumahan Rakyat, Kawasan Pemukiman, dan Cipta Karya (DPRKPCK) Jember sempat memulai tahap revisi awal Perda RTRW. Setelah sempat melalui uji publik awal, beberapa pekan lalu, dan mengundang kalangan aktivis mahasiswa. “Kedatangan kami ini merupakan tindak lanjut dari Dinas Cipta Karya atas undangan yang kami layangkan. Kami ingin melihat sejauh mana persiapan revisi perda RTRW ini,” kata M Muallim, perwakilan kalangan aktivis mahasiswa dari PC PMII Jember.

Menurut dia, Pemkab Jember selama ini terkesan diam saja menyikapi Perda RTRW tersebut. Padahal fungsi dan kedudukannya sangat penting. Termasuk dalam perlindungan area atau kawasan terlindungi yang semestinya tidak boleh dijamah untuk menjadi kawasan produksi. “Kami akan kawal terus rencana revisi ini, hingga Perda RTDR ini turut disahkan,” tambahnya.

Sementara itu, Kepala DPRKPCK Jember Rahman Anda mengaku, start awal pembahasan revisi Perda RTRW telah mulai dilakukan. Salah satunya beberapa bulan lalu dengan terselenggaranya uji publik, sebagai langkah awal untuk menjaring tanggapan publik terkait rencana tersebut. “Ini tentu masih butuh proses panjang, hingga nanti menjadi perda. Sampai kemudian terbentuk Perda RDTR, kami berharap terus dukungannya,” kata Rahman.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/