alexametrics
26.6 C
Jember
Sunday, 29 May 2022

Fungsikan Lagi Gedung Hazora PDAM

Mobile_AP_Rectangle 1

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Bupati Jember Hendy Siswanto melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke lokasi yang merupakan aset pemerintah. Dalam sidak kali ini, ditemukan aset milik Pemkab Jember yang terbengkalai dan tak terurus lagi. Salah satunya Gedung Hazora, yang dimiliki anak usaha Perumdam Tirta Pandalungan Jember atau PDAM Jember, di Kelurahan Kebonagung, Kecamatan Kaliwates, Senin (4/4).

Kedatangan Hendy ke gedung yang berada di dekat perbatasan Desa Karangpring, Kecamatan Sukorambi, itu dilakukan secara mendadak, seusai kegiatan Wis Wayahe Jember Berbagi di Desa Karangpring. Gedung bercat biru tersebut tampak tidak terurus dan dibiarkan begitu saja. Bahkan sudah ditumbuhi semak belukar. Akses jalan menuju gedung juga tertutup rumput liar. Hendy harus menerobos rimbunan rumput liar untuk menuju gedung tersebut.

Hendy yang melihat langsung kondisi gedung tidak terawat tersebut, mengatakan, pihaknya sangat menyayangkan aset milik pemerintah yang ditinggalkan dan dibiarkan begitu saja. “Ini aset daerah, harus ada perawatan, itu rumput sangat tinggi,” katanya.

Mobile_AP_Rectangle 2

Menurutnya, bila bangunan ini terawat, maka dapat mengantisipasi penyalahgunaan keberadaan gedung tersebut. Dia memerintahkan, dalam waktu dua pekan, gedung itu harus dipakai. “Setelah dibersihkan, kantor Hazora pindah ke sini. Pakai gedung ini, karena sudah mangkrak hampir dua tahun,” tegasnya.

- Advertisement -

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Bupati Jember Hendy Siswanto melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke lokasi yang merupakan aset pemerintah. Dalam sidak kali ini, ditemukan aset milik Pemkab Jember yang terbengkalai dan tak terurus lagi. Salah satunya Gedung Hazora, yang dimiliki anak usaha Perumdam Tirta Pandalungan Jember atau PDAM Jember, di Kelurahan Kebonagung, Kecamatan Kaliwates, Senin (4/4).

Kedatangan Hendy ke gedung yang berada di dekat perbatasan Desa Karangpring, Kecamatan Sukorambi, itu dilakukan secara mendadak, seusai kegiatan Wis Wayahe Jember Berbagi di Desa Karangpring. Gedung bercat biru tersebut tampak tidak terurus dan dibiarkan begitu saja. Bahkan sudah ditumbuhi semak belukar. Akses jalan menuju gedung juga tertutup rumput liar. Hendy harus menerobos rimbunan rumput liar untuk menuju gedung tersebut.

Hendy yang melihat langsung kondisi gedung tidak terawat tersebut, mengatakan, pihaknya sangat menyayangkan aset milik pemerintah yang ditinggalkan dan dibiarkan begitu saja. “Ini aset daerah, harus ada perawatan, itu rumput sangat tinggi,” katanya.

Menurutnya, bila bangunan ini terawat, maka dapat mengantisipasi penyalahgunaan keberadaan gedung tersebut. Dia memerintahkan, dalam waktu dua pekan, gedung itu harus dipakai. “Setelah dibersihkan, kantor Hazora pindah ke sini. Pakai gedung ini, karena sudah mangkrak hampir dua tahun,” tegasnya.

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Bupati Jember Hendy Siswanto melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke lokasi yang merupakan aset pemerintah. Dalam sidak kali ini, ditemukan aset milik Pemkab Jember yang terbengkalai dan tak terurus lagi. Salah satunya Gedung Hazora, yang dimiliki anak usaha Perumdam Tirta Pandalungan Jember atau PDAM Jember, di Kelurahan Kebonagung, Kecamatan Kaliwates, Senin (4/4).

Kedatangan Hendy ke gedung yang berada di dekat perbatasan Desa Karangpring, Kecamatan Sukorambi, itu dilakukan secara mendadak, seusai kegiatan Wis Wayahe Jember Berbagi di Desa Karangpring. Gedung bercat biru tersebut tampak tidak terurus dan dibiarkan begitu saja. Bahkan sudah ditumbuhi semak belukar. Akses jalan menuju gedung juga tertutup rumput liar. Hendy harus menerobos rimbunan rumput liar untuk menuju gedung tersebut.

Hendy yang melihat langsung kondisi gedung tidak terawat tersebut, mengatakan, pihaknya sangat menyayangkan aset milik pemerintah yang ditinggalkan dan dibiarkan begitu saja. “Ini aset daerah, harus ada perawatan, itu rumput sangat tinggi,” katanya.

Menurutnya, bila bangunan ini terawat, maka dapat mengantisipasi penyalahgunaan keberadaan gedung tersebut. Dia memerintahkan, dalam waktu dua pekan, gedung itu harus dipakai. “Setelah dibersihkan, kantor Hazora pindah ke sini. Pakai gedung ini, karena sudah mangkrak hampir dua tahun,” tegasnya.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/