alexametrics
23.3 C
Jember
Friday, 27 May 2022

Sebanyak 1.970 CJH Tunggu Kepastian Berangkat

Mobile_AP_Rectangle 1

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Calon jamaah haji (CHJ) asal Kabupaten Jember tampaknya harus lebih bersabar untuk bisa menunaikan rukun Islam kelima itu. Sebab, meskipun ada informasi yang menyebutkan bahwa Tanah Suci telah dibuka, namun pelaksanaan ibadah haji nanti dipastikan terdapat sejumlah perubahan.

Perubahan yang mendasar itu terdapat pada jadwal keberangkatan mereka. Karena sejauh ini, pihak pemerintah masih belum mengeluarkan ultimatum resmi terkait rencana pelaksanaan ibadah setahun sekali itu.

Kepala Seksi Penyelenggara Haji dan Umrah Kantor Kementerian Agama Kabupaten Jember Ahmad Tholabi menguraikan, semua daerah saat ini masih menunggu keputusan atau edaran resmi dari pemerintah. Edaran tersebut mengenai rencana keberangkatan, yang bisa terdiri atas penentuan tanggal keberangkatan, pembatasan atau penambahan kuota, hingga penundaan atau pembatalan keberangkatan. “Jadi, semua masih dalam berbagai kemungkinan,” ujar Tholabi.

Mobile_AP_Rectangle 2

Biasanya, kata dia, keberangkatan CJH pada tahun-tahun sebelumnya itu masuk pada pertengahan Juli. Dan pada perencanaan 2020 ini, sebelum pandemi Covid-19, direncanakan juga akan sama, pada pertengahan Juli juga.

- Advertisement -

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Calon jamaah haji (CHJ) asal Kabupaten Jember tampaknya harus lebih bersabar untuk bisa menunaikan rukun Islam kelima itu. Sebab, meskipun ada informasi yang menyebutkan bahwa Tanah Suci telah dibuka, namun pelaksanaan ibadah haji nanti dipastikan terdapat sejumlah perubahan.

Perubahan yang mendasar itu terdapat pada jadwal keberangkatan mereka. Karena sejauh ini, pihak pemerintah masih belum mengeluarkan ultimatum resmi terkait rencana pelaksanaan ibadah setahun sekali itu.

Kepala Seksi Penyelenggara Haji dan Umrah Kantor Kementerian Agama Kabupaten Jember Ahmad Tholabi menguraikan, semua daerah saat ini masih menunggu keputusan atau edaran resmi dari pemerintah. Edaran tersebut mengenai rencana keberangkatan, yang bisa terdiri atas penentuan tanggal keberangkatan, pembatasan atau penambahan kuota, hingga penundaan atau pembatalan keberangkatan. “Jadi, semua masih dalam berbagai kemungkinan,” ujar Tholabi.

Biasanya, kata dia, keberangkatan CJH pada tahun-tahun sebelumnya itu masuk pada pertengahan Juli. Dan pada perencanaan 2020 ini, sebelum pandemi Covid-19, direncanakan juga akan sama, pada pertengahan Juli juga.

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Calon jamaah haji (CHJ) asal Kabupaten Jember tampaknya harus lebih bersabar untuk bisa menunaikan rukun Islam kelima itu. Sebab, meskipun ada informasi yang menyebutkan bahwa Tanah Suci telah dibuka, namun pelaksanaan ibadah haji nanti dipastikan terdapat sejumlah perubahan.

Perubahan yang mendasar itu terdapat pada jadwal keberangkatan mereka. Karena sejauh ini, pihak pemerintah masih belum mengeluarkan ultimatum resmi terkait rencana pelaksanaan ibadah setahun sekali itu.

Kepala Seksi Penyelenggara Haji dan Umrah Kantor Kementerian Agama Kabupaten Jember Ahmad Tholabi menguraikan, semua daerah saat ini masih menunggu keputusan atau edaran resmi dari pemerintah. Edaran tersebut mengenai rencana keberangkatan, yang bisa terdiri atas penentuan tanggal keberangkatan, pembatasan atau penambahan kuota, hingga penundaan atau pembatalan keberangkatan. “Jadi, semua masih dalam berbagai kemungkinan,” ujar Tholabi.

Biasanya, kata dia, keberangkatan CJH pada tahun-tahun sebelumnya itu masuk pada pertengahan Juli. Dan pada perencanaan 2020 ini, sebelum pandemi Covid-19, direncanakan juga akan sama, pada pertengahan Juli juga.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/