alexametrics
26.6 C
Jember
Sunday, 29 May 2022

Sambal Gami Mbak Nike Patrang Sehari Bisa Habis 400 Porsi

Mobile_AP_Rectangle 1

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Meski diterpa pandemi, bisnis kuliner tak pernah ada matinya. Apalagi kuliner yang memiliki keunikan dan rasa yang khas. Seperti kuliner Sambal Gami Mbak Nike yang berlokasi di jalan Moch Sruji, Kecamatan Patrang, Kabupaten Jember.

Ya, kuliner pedas yang satu ini memang masih baru ada di Kabupaten Jember. Ia berdiri sejak November 2021. Nike Dwi Puspitasari, owner Sambal Gami menceritakan cikal bakal usaha kuliner yang baru saja ia rintis itu. Berawal dari keterpurukannya berbisnis di bidang kosmetik, kemudian ia mengikuti pelatihan berwirausaha secara daring, ibu dua anak ini akhirnya memutuskan untuk membuka usaha di bidang kuliner.

Saat itu, ia tak sempat berpikir akan bergerak di bidang kuliner. Sebab sebelumnya, Nike memang tidak memiliki ketertarikan dalam memasak.

Mobile_AP_Rectangle 2

“Saya tidak suka masak, jadi tidak kepikiran untuk buka usaha kuliner. Karena menurut saya, passion saya itu kosmetik,” tuturnya.

Ada perasaan optimis dan ragu yang bercampuraduk saat itu. Ia bingung, apakah harus melanjutkan bisnis kosmetiknya dengan inovasi yang lebih baru, atau membuka usaha kuliner yang jauh dari kemampuannya namun peluangnya besar. Berkat dukungan dari sang ibu, Nike pun akhirnya memutuskan untuk benar-benar membuka usaha kuliner, yakni warung Sambal Gami Mbak Nike.

Kuliner sambal memang sudah seperti makanan pasaran di Jember. Berbagai jenis sambal hampir tersedia di kabupaten penghasil tembakau ini. Namun bagi Nike, hal itu justru menunjukkan tingginya potensi kuliner sambal.

- Advertisement -

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Meski diterpa pandemi, bisnis kuliner tak pernah ada matinya. Apalagi kuliner yang memiliki keunikan dan rasa yang khas. Seperti kuliner Sambal Gami Mbak Nike yang berlokasi di jalan Moch Sruji, Kecamatan Patrang, Kabupaten Jember.

Ya, kuliner pedas yang satu ini memang masih baru ada di Kabupaten Jember. Ia berdiri sejak November 2021. Nike Dwi Puspitasari, owner Sambal Gami menceritakan cikal bakal usaha kuliner yang baru saja ia rintis itu. Berawal dari keterpurukannya berbisnis di bidang kosmetik, kemudian ia mengikuti pelatihan berwirausaha secara daring, ibu dua anak ini akhirnya memutuskan untuk membuka usaha di bidang kuliner.

Saat itu, ia tak sempat berpikir akan bergerak di bidang kuliner. Sebab sebelumnya, Nike memang tidak memiliki ketertarikan dalam memasak.

“Saya tidak suka masak, jadi tidak kepikiran untuk buka usaha kuliner. Karena menurut saya, passion saya itu kosmetik,” tuturnya.

Ada perasaan optimis dan ragu yang bercampuraduk saat itu. Ia bingung, apakah harus melanjutkan bisnis kosmetiknya dengan inovasi yang lebih baru, atau membuka usaha kuliner yang jauh dari kemampuannya namun peluangnya besar. Berkat dukungan dari sang ibu, Nike pun akhirnya memutuskan untuk benar-benar membuka usaha kuliner, yakni warung Sambal Gami Mbak Nike.

Kuliner sambal memang sudah seperti makanan pasaran di Jember. Berbagai jenis sambal hampir tersedia di kabupaten penghasil tembakau ini. Namun bagi Nike, hal itu justru menunjukkan tingginya potensi kuliner sambal.

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Meski diterpa pandemi, bisnis kuliner tak pernah ada matinya. Apalagi kuliner yang memiliki keunikan dan rasa yang khas. Seperti kuliner Sambal Gami Mbak Nike yang berlokasi di jalan Moch Sruji, Kecamatan Patrang, Kabupaten Jember.

Ya, kuliner pedas yang satu ini memang masih baru ada di Kabupaten Jember. Ia berdiri sejak November 2021. Nike Dwi Puspitasari, owner Sambal Gami menceritakan cikal bakal usaha kuliner yang baru saja ia rintis itu. Berawal dari keterpurukannya berbisnis di bidang kosmetik, kemudian ia mengikuti pelatihan berwirausaha secara daring, ibu dua anak ini akhirnya memutuskan untuk membuka usaha di bidang kuliner.

Saat itu, ia tak sempat berpikir akan bergerak di bidang kuliner. Sebab sebelumnya, Nike memang tidak memiliki ketertarikan dalam memasak.

“Saya tidak suka masak, jadi tidak kepikiran untuk buka usaha kuliner. Karena menurut saya, passion saya itu kosmetik,” tuturnya.

Ada perasaan optimis dan ragu yang bercampuraduk saat itu. Ia bingung, apakah harus melanjutkan bisnis kosmetiknya dengan inovasi yang lebih baru, atau membuka usaha kuliner yang jauh dari kemampuannya namun peluangnya besar. Berkat dukungan dari sang ibu, Nike pun akhirnya memutuskan untuk benar-benar membuka usaha kuliner, yakni warung Sambal Gami Mbak Nike.

Kuliner sambal memang sudah seperti makanan pasaran di Jember. Berbagai jenis sambal hampir tersedia di kabupaten penghasil tembakau ini. Namun bagi Nike, hal itu justru menunjukkan tingginya potensi kuliner sambal.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/