Ibu yang Aniaya Anak sampai Mati Sempat Berdandan Sebelum Dibawa Polisi

JEMBER, RADARJEMBER.ID – PENGANIYAAN berujung maut yang dilakukan Iva Rustiyana, seorang ibu muda di Desa Jamintoro, Kecamatan Sumberbaru, menguak fakta mencengangkan. Ditengarai, dia juga melakukan kekejian yang sama pada 2016 lalu terhadap anak pertamanya, Rendi Saputra. Bocah lelaki yang kala itu berumur empat tahun tersebut meninggal tak wajar. Korban diduga mati setelah menerima kekerasan dari sang ibu.

Hal itu terungkap saat polisi melakukan pemeriksaan terhadap perempuan 27 tahun tersebut. Informasi dari saksi dan warga setempat mengungkapkan, kematian putrinya yang terjadi Selasa (4/1) itu adalah peristiwa kedua. Sebelumnya, pelaku juga melakukan kekerasan serupa terhadap anak sulungnya hingga menyebabkan kematian.

Kanit Reskrim Polsek Sumberbaru Aiptu Y Susanto mengatakan, motif pemukulan itu sebenarnya sepele. Lantaran korban sering berak di celananya, namun tidak bilang ke ibunya. “Pemukulan itu karena korban kalau buang air besar tidak bilang,” ungkapnya, kemarin (5/1).

Kejadian penganiayaan itu tidak diketahui oleh orang lain. Termasuk ayah korban. Sebab, ayah korban telah meninggal pada 2020 lalu. “Kabar meninggalnya (ayah korban, Red) 2020 lalu. Katanya tertimpa truk,” bebernya.

Lebih jauh, Susanto memaparkan, berdasarkan informasi yang dihimpun kepolisian dari masyarakat, kematian kakak korban yang kala itu masih berumur empat tahun sempat disebut-sebut dengan cara yang sama. Yakni dianiaya tersangka. “Waktu meninggal itu, keluarga hanya menyatakan jatuh. Tapi, warga menduga dipukuli,” ungkapnya.