alexametrics
30.5 C
Jember
Wednesday, 18 May 2022

Tempe Kian Imut

Dampak Kenaikan Harga Kedelai

Mobile_AP_Rectangle 1

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Harga kedelai impor naik berkisar Rp 3.000 per kilogram. Lonjakan harga buah tanaman jenis polong-polongan ini mulai berdampak pada perajin tempe. Mereka melakukan efisiensi dengan mengurangi ukurannya menjadi semakin kecil hingga tampak lebih imut. Meski begitu, perajin maupun pedagang tak sampai menaikkan harga jual.

Sayuti, pedagang tempe di Pasar Tanjung, mengatakan, harga tempe itu tetap. Satu papan tempe ukuran besar masih Rp 5.000. Namun, untuk ukurannya sedikit mengalami penyusutan ketimbang sebelumnya. Menurut dia, memilih mengecilkan ukuran adalah pilihan yang tepat daripada menaikkan harga. “Dari pembuat tempe sudah seperti ini,” katanya, sembari menunjukkan ukuran bahan makanan yang mengandung protein nabati tersebut.

Sementara, Makiyah, pemilik warung makanan, mengaku, harga tempe yang dia beli Rp 4.500. Dia juga mengungkapkan, ukurannya sedikit lebih kecil juga lebih tipis. Namun, jika dilihat sekilas, seperti tak ada perubahan pada ukuran tempe berukuran jumbo tersebut.

- Advertisement -

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Harga kedelai impor naik berkisar Rp 3.000 per kilogram. Lonjakan harga buah tanaman jenis polong-polongan ini mulai berdampak pada perajin tempe. Mereka melakukan efisiensi dengan mengurangi ukurannya menjadi semakin kecil hingga tampak lebih imut. Meski begitu, perajin maupun pedagang tak sampai menaikkan harga jual.

Sayuti, pedagang tempe di Pasar Tanjung, mengatakan, harga tempe itu tetap. Satu papan tempe ukuran besar masih Rp 5.000. Namun, untuk ukurannya sedikit mengalami penyusutan ketimbang sebelumnya. Menurut dia, memilih mengecilkan ukuran adalah pilihan yang tepat daripada menaikkan harga. “Dari pembuat tempe sudah seperti ini,” katanya, sembari menunjukkan ukuran bahan makanan yang mengandung protein nabati tersebut.

Sementara, Makiyah, pemilik warung makanan, mengaku, harga tempe yang dia beli Rp 4.500. Dia juga mengungkapkan, ukurannya sedikit lebih kecil juga lebih tipis. Namun, jika dilihat sekilas, seperti tak ada perubahan pada ukuran tempe berukuran jumbo tersebut.

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Harga kedelai impor naik berkisar Rp 3.000 per kilogram. Lonjakan harga buah tanaman jenis polong-polongan ini mulai berdampak pada perajin tempe. Mereka melakukan efisiensi dengan mengurangi ukurannya menjadi semakin kecil hingga tampak lebih imut. Meski begitu, perajin maupun pedagang tak sampai menaikkan harga jual.

Sayuti, pedagang tempe di Pasar Tanjung, mengatakan, harga tempe itu tetap. Satu papan tempe ukuran besar masih Rp 5.000. Namun, untuk ukurannya sedikit mengalami penyusutan ketimbang sebelumnya. Menurut dia, memilih mengecilkan ukuran adalah pilihan yang tepat daripada menaikkan harga. “Dari pembuat tempe sudah seperti ini,” katanya, sembari menunjukkan ukuran bahan makanan yang mengandung protein nabati tersebut.

Sementara, Makiyah, pemilik warung makanan, mengaku, harga tempe yang dia beli Rp 4.500. Dia juga mengungkapkan, ukurannya sedikit lebih kecil juga lebih tipis. Namun, jika dilihat sekilas, seperti tak ada perubahan pada ukuran tempe berukuran jumbo tersebut.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/