alexametrics
31.2 C
Jember
Monday, 4 July 2022

Sampah Menggunung Ganggu Pengendara

Mobile_AP_Rectangle 1

JEMBER, RADARJEMBER.ID  – Problem sampah sepertinya bakal terus menjadi masalah. Sebab, aksi mogok yang dilakukan sopir dump truck pengangkut sampah awal pekan ini (3/1) belum mendapat solusi. Akibatnya, sebagian sopir tidak bekerja, sehingga berimbas terhadap penumpukan sampah yang makin menggunung di tempat pembuangan sementara (TPS).

Bahkan, di transfer depo sampah Jalan Karimata, Kelurahan/Kecamatan Sumbersari, tumpukan limbah rumah tangga itu sampai meluber ke jalan. Sebab, sudah dua hari tidak ada truk yang datang mengangkut untuk membuangnya di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Pakusari.

Dampaknya, sampah yang sudah terbungkus kantong plastik itu mengganggu warga sekitar dan pengendara yang melintas. Apalagi, lokasi TPS juga tidak jauh dari lembaga pendidikan. Serta ada beberapa warung yang berdekatan dengan lokasi pembuangan sampah tersebut.

Mobile_AP_Rectangle 2

Tumpukan sampah bukan hanya terlihat di Jalan Karimata, tapi juga di sisi utara Alun-Alun Jember. Limbah itu merupakan sampah yang belum dibuang sejak ada aksi sopir mogok kerja dan memarkir truknya di depan Pemkab Jember, Jalan Sudarman, dan depan Pendapa Wahyawibawagraha, Jalan Wijayakusuma.

- Advertisement -

JEMBER, RADARJEMBER.ID  – Problem sampah sepertinya bakal terus menjadi masalah. Sebab, aksi mogok yang dilakukan sopir dump truck pengangkut sampah awal pekan ini (3/1) belum mendapat solusi. Akibatnya, sebagian sopir tidak bekerja, sehingga berimbas terhadap penumpukan sampah yang makin menggunung di tempat pembuangan sementara (TPS).

Bahkan, di transfer depo sampah Jalan Karimata, Kelurahan/Kecamatan Sumbersari, tumpukan limbah rumah tangga itu sampai meluber ke jalan. Sebab, sudah dua hari tidak ada truk yang datang mengangkut untuk membuangnya di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Pakusari.

Dampaknya, sampah yang sudah terbungkus kantong plastik itu mengganggu warga sekitar dan pengendara yang melintas. Apalagi, lokasi TPS juga tidak jauh dari lembaga pendidikan. Serta ada beberapa warung yang berdekatan dengan lokasi pembuangan sampah tersebut.

Tumpukan sampah bukan hanya terlihat di Jalan Karimata, tapi juga di sisi utara Alun-Alun Jember. Limbah itu merupakan sampah yang belum dibuang sejak ada aksi sopir mogok kerja dan memarkir truknya di depan Pemkab Jember, Jalan Sudarman, dan depan Pendapa Wahyawibawagraha, Jalan Wijayakusuma.

JEMBER, RADARJEMBER.ID  – Problem sampah sepertinya bakal terus menjadi masalah. Sebab, aksi mogok yang dilakukan sopir dump truck pengangkut sampah awal pekan ini (3/1) belum mendapat solusi. Akibatnya, sebagian sopir tidak bekerja, sehingga berimbas terhadap penumpukan sampah yang makin menggunung di tempat pembuangan sementara (TPS).

Bahkan, di transfer depo sampah Jalan Karimata, Kelurahan/Kecamatan Sumbersari, tumpukan limbah rumah tangga itu sampai meluber ke jalan. Sebab, sudah dua hari tidak ada truk yang datang mengangkut untuk membuangnya di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Pakusari.

Dampaknya, sampah yang sudah terbungkus kantong plastik itu mengganggu warga sekitar dan pengendara yang melintas. Apalagi, lokasi TPS juga tidak jauh dari lembaga pendidikan. Serta ada beberapa warung yang berdekatan dengan lokasi pembuangan sampah tersebut.

Tumpukan sampah bukan hanya terlihat di Jalan Karimata, tapi juga di sisi utara Alun-Alun Jember. Limbah itu merupakan sampah yang belum dibuang sejak ada aksi sopir mogok kerja dan memarkir truknya di depan Pemkab Jember, Jalan Sudarman, dan depan Pendapa Wahyawibawagraha, Jalan Wijayakusuma.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/