alexametrics
29.5 C
Jember
Wednesday, 10 August 2022

Masker Itu Dipakai, Bukan Dikantongi

Mobile_AP_Rectangle 1

Di lokasi yang sama, Faida, warga Kaliwates, mengaku tidak sempat memakai masker. Kendati begitu, dirinya tetap membawa masker, namun justru disimpan dalam sakunya. Tak pelak, dia pun tepergok oleh petugas gabungan yang beroperasi di jalan dekat pertigaan Kaliwates. “Saya kira operasi kendaraan, ternyata masker,” ulasnya.

Perwira Urusan Pembinaan dan Operasional Bagian Operasional Polres Jember Iptu M Lutfi mengungkapkan, operasi yustisi dilakukan sesuai Peraturan Gubernur Jatim dan Peraturan Bupati Jember. “Kegiatan ini diharapkan memberi andil untuk memutus mata rantai penyebaran Covid-19. Meskipun Jember saat ini masuk zona oranye, tetapi masih membahayakan,” kata M Lutfi.

Ditanya selama operasi apakah ada warga yang tepergok tidak mengenakan masker, Lutfi mengungkap, masih sangat banyak. Menurutnya, tidak semua warga yang terjaring tidak membawa. Ada pula yang membawa namun tidak dipakai. “Masker ini untuk dipakai, bukan untuk dikantongi,” bebernya.

Mobile_AP_Rectangle 2

M Lutfi mengimbau agar masyarakat terus mematuhi protokol kesehatan. Hal terpenting yang perlu ditumbuhkan yaitu kesadaran masyarakat yang masih rendah akan pentingnya mengenakan masker, mencuci tangan, dan menjaga jarak. “Terus lakukan 3M dengan benar,” imbauhnya.

- Advertisement -

Di lokasi yang sama, Faida, warga Kaliwates, mengaku tidak sempat memakai masker. Kendati begitu, dirinya tetap membawa masker, namun justru disimpan dalam sakunya. Tak pelak, dia pun tepergok oleh petugas gabungan yang beroperasi di jalan dekat pertigaan Kaliwates. “Saya kira operasi kendaraan, ternyata masker,” ulasnya.

Perwira Urusan Pembinaan dan Operasional Bagian Operasional Polres Jember Iptu M Lutfi mengungkapkan, operasi yustisi dilakukan sesuai Peraturan Gubernur Jatim dan Peraturan Bupati Jember. “Kegiatan ini diharapkan memberi andil untuk memutus mata rantai penyebaran Covid-19. Meskipun Jember saat ini masuk zona oranye, tetapi masih membahayakan,” kata M Lutfi.

Ditanya selama operasi apakah ada warga yang tepergok tidak mengenakan masker, Lutfi mengungkap, masih sangat banyak. Menurutnya, tidak semua warga yang terjaring tidak membawa. Ada pula yang membawa namun tidak dipakai. “Masker ini untuk dipakai, bukan untuk dikantongi,” bebernya.

M Lutfi mengimbau agar masyarakat terus mematuhi protokol kesehatan. Hal terpenting yang perlu ditumbuhkan yaitu kesadaran masyarakat yang masih rendah akan pentingnya mengenakan masker, mencuci tangan, dan menjaga jarak. “Terus lakukan 3M dengan benar,” imbauhnya.

Di lokasi yang sama, Faida, warga Kaliwates, mengaku tidak sempat memakai masker. Kendati begitu, dirinya tetap membawa masker, namun justru disimpan dalam sakunya. Tak pelak, dia pun tepergok oleh petugas gabungan yang beroperasi di jalan dekat pertigaan Kaliwates. “Saya kira operasi kendaraan, ternyata masker,” ulasnya.

Perwira Urusan Pembinaan dan Operasional Bagian Operasional Polres Jember Iptu M Lutfi mengungkapkan, operasi yustisi dilakukan sesuai Peraturan Gubernur Jatim dan Peraturan Bupati Jember. “Kegiatan ini diharapkan memberi andil untuk memutus mata rantai penyebaran Covid-19. Meskipun Jember saat ini masuk zona oranye, tetapi masih membahayakan,” kata M Lutfi.

Ditanya selama operasi apakah ada warga yang tepergok tidak mengenakan masker, Lutfi mengungkap, masih sangat banyak. Menurutnya, tidak semua warga yang terjaring tidak membawa. Ada pula yang membawa namun tidak dipakai. “Masker ini untuk dipakai, bukan untuk dikantongi,” bebernya.

M Lutfi mengimbau agar masyarakat terus mematuhi protokol kesehatan. Hal terpenting yang perlu ditumbuhkan yaitu kesadaran masyarakat yang masih rendah akan pentingnya mengenakan masker, mencuci tangan, dan menjaga jarak. “Terus lakukan 3M dengan benar,” imbauhnya.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/