alexametrics
29.5 C
Jember
Wednesday, 10 August 2022

Kafein Tingkatkan Energi untuk Berolahraga

Pahami Dosis Kopi untuk Tujuan Tertentu

Mobile_AP_Rectangle 1

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Tak hanya digeluti anggota komunitas, hobi lari juga diminati banyak orang. Dwi Apriyanto misalnya. Pemuda kelahiran April 1994 tersebut mengaku sudah menjalani hobi berlari sejak duduk di bangku SMP. Namun, karena aktivitas kerja yang padat, serta usia yang tak seperti dulu, jangkauannya semakin pendek.

Warga Dusun Krajan Barat, Desa/Kecamatan Ambulu, itu mengakalinya dengan cara tidur sebelum berolahraga. Tak jarang, dia juga tak makan sebelum berolahraga agar tidak mengalami sakit perut “Tapi, itu juga tidak pasti. Meski sudah diatur sebaik mungkin sebelum berlari, tubuh saya sering lemas,” lanjutnya. Lalu, adakah cara lain untuk mengakali hal tersebut?

Medical Holistic Doctor di Pusat Penelitian Kopi dan Kakao (Puslitkoka) Indonesia dr Muhammad Hudfaizah menuturkan, pada orang yang tidak memiliki kasus dengan kopi, mereka bisa mengonsumsi kopi pada batas konsumsi sebanyak 450 miligram kafein per hari. Namun, harus mengonsumsinya secara bertahap.

Mobile_AP_Rectangle 2

Hal tersebut, lanjut dia, akan menstimulasi saraf pusat menjadi sangat ekstrem sehingga membuat seseorang menjadi terjaga. Meski demikian, kopi juga dapat membuat tingkat stres meningkat. “Jadi, benar-benar harus bertahap. Jadi, tidak bisa diminum sekaligus” ungkapnya.

Pada cangkir berukuran 100 miligram, dr Muhammad menjelaskan bahwa seseorang bisa mengonsumsi empat gelas kopi arabika dalam sehari. “Namun, untuk meningkatkan energi saat berolahraga, seseorang bisa meminum kopi sebanyak dua sampai tiga gelas satu jam sebelum berolahraga,” paparnya.

- Advertisement -

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Tak hanya digeluti anggota komunitas, hobi lari juga diminati banyak orang. Dwi Apriyanto misalnya. Pemuda kelahiran April 1994 tersebut mengaku sudah menjalani hobi berlari sejak duduk di bangku SMP. Namun, karena aktivitas kerja yang padat, serta usia yang tak seperti dulu, jangkauannya semakin pendek.

Warga Dusun Krajan Barat, Desa/Kecamatan Ambulu, itu mengakalinya dengan cara tidur sebelum berolahraga. Tak jarang, dia juga tak makan sebelum berolahraga agar tidak mengalami sakit perut “Tapi, itu juga tidak pasti. Meski sudah diatur sebaik mungkin sebelum berlari, tubuh saya sering lemas,” lanjutnya. Lalu, adakah cara lain untuk mengakali hal tersebut?

Medical Holistic Doctor di Pusat Penelitian Kopi dan Kakao (Puslitkoka) Indonesia dr Muhammad Hudfaizah menuturkan, pada orang yang tidak memiliki kasus dengan kopi, mereka bisa mengonsumsi kopi pada batas konsumsi sebanyak 450 miligram kafein per hari. Namun, harus mengonsumsinya secara bertahap.

Hal tersebut, lanjut dia, akan menstimulasi saraf pusat menjadi sangat ekstrem sehingga membuat seseorang menjadi terjaga. Meski demikian, kopi juga dapat membuat tingkat stres meningkat. “Jadi, benar-benar harus bertahap. Jadi, tidak bisa diminum sekaligus” ungkapnya.

Pada cangkir berukuran 100 miligram, dr Muhammad menjelaskan bahwa seseorang bisa mengonsumsi empat gelas kopi arabika dalam sehari. “Namun, untuk meningkatkan energi saat berolahraga, seseorang bisa meminum kopi sebanyak dua sampai tiga gelas satu jam sebelum berolahraga,” paparnya.

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Tak hanya digeluti anggota komunitas, hobi lari juga diminati banyak orang. Dwi Apriyanto misalnya. Pemuda kelahiran April 1994 tersebut mengaku sudah menjalani hobi berlari sejak duduk di bangku SMP. Namun, karena aktivitas kerja yang padat, serta usia yang tak seperti dulu, jangkauannya semakin pendek.

Warga Dusun Krajan Barat, Desa/Kecamatan Ambulu, itu mengakalinya dengan cara tidur sebelum berolahraga. Tak jarang, dia juga tak makan sebelum berolahraga agar tidak mengalami sakit perut “Tapi, itu juga tidak pasti. Meski sudah diatur sebaik mungkin sebelum berlari, tubuh saya sering lemas,” lanjutnya. Lalu, adakah cara lain untuk mengakali hal tersebut?

Medical Holistic Doctor di Pusat Penelitian Kopi dan Kakao (Puslitkoka) Indonesia dr Muhammad Hudfaizah menuturkan, pada orang yang tidak memiliki kasus dengan kopi, mereka bisa mengonsumsi kopi pada batas konsumsi sebanyak 450 miligram kafein per hari. Namun, harus mengonsumsinya secara bertahap.

Hal tersebut, lanjut dia, akan menstimulasi saraf pusat menjadi sangat ekstrem sehingga membuat seseorang menjadi terjaga. Meski demikian, kopi juga dapat membuat tingkat stres meningkat. “Jadi, benar-benar harus bertahap. Jadi, tidak bisa diminum sekaligus” ungkapnya.

Pada cangkir berukuran 100 miligram, dr Muhammad menjelaskan bahwa seseorang bisa mengonsumsi empat gelas kopi arabika dalam sehari. “Namun, untuk meningkatkan energi saat berolahraga, seseorang bisa meminum kopi sebanyak dua sampai tiga gelas satu jam sebelum berolahraga,” paparnya.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/