alexametrics
27.8 C
Jember
Thursday, 30 June 2022

Kerap Sebabkan Kecelakaan

Hat-Hati Lewat Jalan Tergenang

Mobile_AP_Rectangle 1

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Kondisi jalan berlubang mengakibatkan genangan setelah hujan. Jika tidak hati-hati, pengendara motor bisa terperosok karena tidak tahu bahwa ada kubangan di jalur yang mereka lalui itu. Bahkan, bisa sampai terjatuh. Oleh karena itu, pengendara diminta waspada dan mengurangi kecepatan laju motor mereka ketika melintas di jalur rawan.

Jawa Pos Radar Jember memantau di dua lokasi berbeda. Kawasan Jembatan Jarwo, Jalan Mastrip, Sumbersari, dan di jalan raya Desa Curahmalang, Rambipuji, kondisinya tak jauh berbeda. Genangan terlihat hingga menyerupai kolam. Bahkan di Jalan Mastrip, ada sejumlah pengendara yang terjatuh akibat terperosok kubangan.

“Baru saja ada mbak-mbak yang mengendarai motor tergelincir licin sekitar 15 menit lalu,” kata Astawi, seorang pedagang asal Kebonsari yang berjualan di kawasan Jembatan Jarwo, kemarin (4/12). Korban terjatuh persis setelah hujan agak reda sekitar pukul 12.45. Korban selamat dan hanya mengalami luka lecet ringan. Namun, spion motornya pecah berserakan di jalan hingga membuat Astawi dan salah seorang pengendara berhenti untuk membersihkan pecahan kaca tersebut.

Mobile_AP_Rectangle 2

“Agar pecahan kaca ini tak mengenai roda pengendara lain,” tutur Adi, salah seorang pengendara yang melintas. Pria 25 tahun mengatakan, korban diduga mencoba menghindari laju kendaraan dari arah berlawanan. “Karena jalan licin dan berlubang, dia pun terjatuh,” katanya.

Menurut Astawi, insiden kecelakaan bukan hanya kali ini saja. Sebelumnya, juga banyak pengendara yang terjatuh di kawasan jembatan itu. “Hampir setiap hari ada kecelakaan. Bahkan, pernah ada yang sampai tak sadarkan diri,” ungkap pedagang pisang yang mangkal di sekitar jembatan itu.

Astawi mengatakan, biasanya yang terjatuh itu karena tak mengetahui kalau jalur yang mereka lewati berlubang. Sebab, guyuran hujan selalu menimbulkan genangan sehingga kubangan itu tertutup air. “Kalau malam, pengendara biasanya melintas dengan kencang dan menerabas genangan. Karena tak tahu ada jalan berlubang di genangan itu, beberapa pengendara tergelincir dan jatuh,” ucapnya.

- Advertisement -

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Kondisi jalan berlubang mengakibatkan genangan setelah hujan. Jika tidak hati-hati, pengendara motor bisa terperosok karena tidak tahu bahwa ada kubangan di jalur yang mereka lalui itu. Bahkan, bisa sampai terjatuh. Oleh karena itu, pengendara diminta waspada dan mengurangi kecepatan laju motor mereka ketika melintas di jalur rawan.

Jawa Pos Radar Jember memantau di dua lokasi berbeda. Kawasan Jembatan Jarwo, Jalan Mastrip, Sumbersari, dan di jalan raya Desa Curahmalang, Rambipuji, kondisinya tak jauh berbeda. Genangan terlihat hingga menyerupai kolam. Bahkan di Jalan Mastrip, ada sejumlah pengendara yang terjatuh akibat terperosok kubangan.

“Baru saja ada mbak-mbak yang mengendarai motor tergelincir licin sekitar 15 menit lalu,” kata Astawi, seorang pedagang asal Kebonsari yang berjualan di kawasan Jembatan Jarwo, kemarin (4/12). Korban terjatuh persis setelah hujan agak reda sekitar pukul 12.45. Korban selamat dan hanya mengalami luka lecet ringan. Namun, spion motornya pecah berserakan di jalan hingga membuat Astawi dan salah seorang pengendara berhenti untuk membersihkan pecahan kaca tersebut.

“Agar pecahan kaca ini tak mengenai roda pengendara lain,” tutur Adi, salah seorang pengendara yang melintas. Pria 25 tahun mengatakan, korban diduga mencoba menghindari laju kendaraan dari arah berlawanan. “Karena jalan licin dan berlubang, dia pun terjatuh,” katanya.

Menurut Astawi, insiden kecelakaan bukan hanya kali ini saja. Sebelumnya, juga banyak pengendara yang terjatuh di kawasan jembatan itu. “Hampir setiap hari ada kecelakaan. Bahkan, pernah ada yang sampai tak sadarkan diri,” ungkap pedagang pisang yang mangkal di sekitar jembatan itu.

Astawi mengatakan, biasanya yang terjatuh itu karena tak mengetahui kalau jalur yang mereka lewati berlubang. Sebab, guyuran hujan selalu menimbulkan genangan sehingga kubangan itu tertutup air. “Kalau malam, pengendara biasanya melintas dengan kencang dan menerabas genangan. Karena tak tahu ada jalan berlubang di genangan itu, beberapa pengendara tergelincir dan jatuh,” ucapnya.

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Kondisi jalan berlubang mengakibatkan genangan setelah hujan. Jika tidak hati-hati, pengendara motor bisa terperosok karena tidak tahu bahwa ada kubangan di jalur yang mereka lalui itu. Bahkan, bisa sampai terjatuh. Oleh karena itu, pengendara diminta waspada dan mengurangi kecepatan laju motor mereka ketika melintas di jalur rawan.

Jawa Pos Radar Jember memantau di dua lokasi berbeda. Kawasan Jembatan Jarwo, Jalan Mastrip, Sumbersari, dan di jalan raya Desa Curahmalang, Rambipuji, kondisinya tak jauh berbeda. Genangan terlihat hingga menyerupai kolam. Bahkan di Jalan Mastrip, ada sejumlah pengendara yang terjatuh akibat terperosok kubangan.

“Baru saja ada mbak-mbak yang mengendarai motor tergelincir licin sekitar 15 menit lalu,” kata Astawi, seorang pedagang asal Kebonsari yang berjualan di kawasan Jembatan Jarwo, kemarin (4/12). Korban terjatuh persis setelah hujan agak reda sekitar pukul 12.45. Korban selamat dan hanya mengalami luka lecet ringan. Namun, spion motornya pecah berserakan di jalan hingga membuat Astawi dan salah seorang pengendara berhenti untuk membersihkan pecahan kaca tersebut.

“Agar pecahan kaca ini tak mengenai roda pengendara lain,” tutur Adi, salah seorang pengendara yang melintas. Pria 25 tahun mengatakan, korban diduga mencoba menghindari laju kendaraan dari arah berlawanan. “Karena jalan licin dan berlubang, dia pun terjatuh,” katanya.

Menurut Astawi, insiden kecelakaan bukan hanya kali ini saja. Sebelumnya, juga banyak pengendara yang terjatuh di kawasan jembatan itu. “Hampir setiap hari ada kecelakaan. Bahkan, pernah ada yang sampai tak sadarkan diri,” ungkap pedagang pisang yang mangkal di sekitar jembatan itu.

Astawi mengatakan, biasanya yang terjatuh itu karena tak mengetahui kalau jalur yang mereka lewati berlubang. Sebab, guyuran hujan selalu menimbulkan genangan sehingga kubangan itu tertutup air. “Kalau malam, pengendara biasanya melintas dengan kencang dan menerabas genangan. Karena tak tahu ada jalan berlubang di genangan itu, beberapa pengendara tergelincir dan jatuh,” ucapnya.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/