alexametrics
26.7 C
Jember
Saturday, 25 June 2022

Ada di Tengah Kota, Namun Tak Dianggap

Jembatan Penyeberangan Tak Dimanfaatkan

Mobile_AP_Rectangle 1

JEMBER RADARJEMBER.ID – Jembatan penyeberangan orang (JPO) di Jalan Gajah Mada, Kelurahan Jember Kidul, Kecamatan Kaliwates, ini agaknya seperti tak bermanfaat. Jembatan yang melintang di depan salah satu instansi perbankan swasta ini telah dibangun sejak 2012 silam. Namun, jembatan itu jarang dimanfaatkan oleh warga setempat untuk menyeberang.

Pengguna jalan lebih sering menerobos jalanan di bawah jembatan yang padat kendaraan lewat. Ironisnya, jembatan penyeberangan justru lebih sering dipakai untuk papan reklame. Padahal, di sekitar jembatan penyeberangan itu juga ada lembaga seperti bank dan sekolah.

Pantauan Jawa Pos Radar Jember, orang yang turun dari angkot di sisi kiri jalan lebih memilih langsung menyeberang jalan aspal ketimbang memanfaatkan JPO. Padahal arus lalu lintas sangat padat dan merupakan jalur satu arah.

- Advertisement -

JEMBER RADARJEMBER.ID – Jembatan penyeberangan orang (JPO) di Jalan Gajah Mada, Kelurahan Jember Kidul, Kecamatan Kaliwates, ini agaknya seperti tak bermanfaat. Jembatan yang melintang di depan salah satu instansi perbankan swasta ini telah dibangun sejak 2012 silam. Namun, jembatan itu jarang dimanfaatkan oleh warga setempat untuk menyeberang.

Pengguna jalan lebih sering menerobos jalanan di bawah jembatan yang padat kendaraan lewat. Ironisnya, jembatan penyeberangan justru lebih sering dipakai untuk papan reklame. Padahal, di sekitar jembatan penyeberangan itu juga ada lembaga seperti bank dan sekolah.

Pantauan Jawa Pos Radar Jember, orang yang turun dari angkot di sisi kiri jalan lebih memilih langsung menyeberang jalan aspal ketimbang memanfaatkan JPO. Padahal arus lalu lintas sangat padat dan merupakan jalur satu arah.

JEMBER RADARJEMBER.ID – Jembatan penyeberangan orang (JPO) di Jalan Gajah Mada, Kelurahan Jember Kidul, Kecamatan Kaliwates, ini agaknya seperti tak bermanfaat. Jembatan yang melintang di depan salah satu instansi perbankan swasta ini telah dibangun sejak 2012 silam. Namun, jembatan itu jarang dimanfaatkan oleh warga setempat untuk menyeberang.

Pengguna jalan lebih sering menerobos jalanan di bawah jembatan yang padat kendaraan lewat. Ironisnya, jembatan penyeberangan justru lebih sering dipakai untuk papan reklame. Padahal, di sekitar jembatan penyeberangan itu juga ada lembaga seperti bank dan sekolah.

Pantauan Jawa Pos Radar Jember, orang yang turun dari angkot di sisi kiri jalan lebih memilih langsung menyeberang jalan aspal ketimbang memanfaatkan JPO. Padahal arus lalu lintas sangat padat dan merupakan jalur satu arah.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/