alexametrics
24.6 C
Jember
Monday, 23 May 2022

Jember Kirim Ribuan Ton Jagung ke Blitar, Buat Apa ?

Mobile_AP_Rectangle 1

JEMBER LOR, RADARJEMBER.ID – Pemerintah Kabupaten Jember merealisasikan bentuk kerja sama yang sudah dibangun bersama Kabupaten Blitar, kemarin (3/11). Bupati Jember Hendy Siswanto kembali mengulas perjalanan cerita baik tersebut. Tepatnya pada 20 Oktober.

Seperti diketahui, 13 hari lalu pihaknya mengikuti pameran APKASI di Jakarta. Saat berkegiatan di Istana Bogor, pihaknya berjumpa dengan Bupati Blitar dan saling bertegur sapa. Bahkan, Presiden RI Joko Widodo juga mengarahkan bahwa diharapkan adanya transaksi ekspor/impor antarkabupaten dengan kearifan lokal. “Sebenarnya, kalau dihalalkan ke luar negeri boleh, tapi rumit karena pandemi,” ucapnya.

Selesai arahan Jokowi, Hendy mendapatkan peluang saat Bupati Blitar berkeluh kesah. “Mereka sambat ada 4 ribu peternakan yang setengahnya gulung tikar karena tak dapat pakan ternak,” tuturnya.

Mobile_AP_Rectangle 2

Sementara itu, Jember memiliki jumlah jagung sebanyak 450 ribu ton. Namun, yang terpakai sekitar 250 ton jagung. Jadi, mengalami surplus sekitar 200 ribu ton. Karena itu, pihaknya langsung membuat MoU.

Lebih lanjut, Hendy berterima kasih kepada seluruh pihak sehingga bentuk kerja sama itu dapat berlangsung. Mulai dari berlangsungnya perjanjian hingga pengiriman komoditas jagung. Bahkan, Hendy meyakini bahwa peluncuran komoditas jagung itu merupakan yang pertama.

Hendy berpesan bahwa kebutuhan Blitar sangat besar. “Kami seratus persen bakal menyelesaikan semua itu,” tegasnya.

Namun, dia meminta seluruh pihak untuk menjaga kerja sama itu sebaik mungkin. Artinya, dengan benar-benar mengirimkan produk yang berkualitas agar kerja sama terus berlanjut pada hal lain. “Kalau Jember terkenal dengan kejujuran, insyaallah lumbung pangan di Jember bisa dikirim ke kabupaten sekitar atau luar Jawa,” ucapnya.

- Advertisement -

JEMBER LOR, RADARJEMBER.ID – Pemerintah Kabupaten Jember merealisasikan bentuk kerja sama yang sudah dibangun bersama Kabupaten Blitar, kemarin (3/11). Bupati Jember Hendy Siswanto kembali mengulas perjalanan cerita baik tersebut. Tepatnya pada 20 Oktober.

Seperti diketahui, 13 hari lalu pihaknya mengikuti pameran APKASI di Jakarta. Saat berkegiatan di Istana Bogor, pihaknya berjumpa dengan Bupati Blitar dan saling bertegur sapa. Bahkan, Presiden RI Joko Widodo juga mengarahkan bahwa diharapkan adanya transaksi ekspor/impor antarkabupaten dengan kearifan lokal. “Sebenarnya, kalau dihalalkan ke luar negeri boleh, tapi rumit karena pandemi,” ucapnya.

Selesai arahan Jokowi, Hendy mendapatkan peluang saat Bupati Blitar berkeluh kesah. “Mereka sambat ada 4 ribu peternakan yang setengahnya gulung tikar karena tak dapat pakan ternak,” tuturnya.

Sementara itu, Jember memiliki jumlah jagung sebanyak 450 ribu ton. Namun, yang terpakai sekitar 250 ton jagung. Jadi, mengalami surplus sekitar 200 ribu ton. Karena itu, pihaknya langsung membuat MoU.

Lebih lanjut, Hendy berterima kasih kepada seluruh pihak sehingga bentuk kerja sama itu dapat berlangsung. Mulai dari berlangsungnya perjanjian hingga pengiriman komoditas jagung. Bahkan, Hendy meyakini bahwa peluncuran komoditas jagung itu merupakan yang pertama.

Hendy berpesan bahwa kebutuhan Blitar sangat besar. “Kami seratus persen bakal menyelesaikan semua itu,” tegasnya.

Namun, dia meminta seluruh pihak untuk menjaga kerja sama itu sebaik mungkin. Artinya, dengan benar-benar mengirimkan produk yang berkualitas agar kerja sama terus berlanjut pada hal lain. “Kalau Jember terkenal dengan kejujuran, insyaallah lumbung pangan di Jember bisa dikirim ke kabupaten sekitar atau luar Jawa,” ucapnya.

JEMBER LOR, RADARJEMBER.ID – Pemerintah Kabupaten Jember merealisasikan bentuk kerja sama yang sudah dibangun bersama Kabupaten Blitar, kemarin (3/11). Bupati Jember Hendy Siswanto kembali mengulas perjalanan cerita baik tersebut. Tepatnya pada 20 Oktober.

Seperti diketahui, 13 hari lalu pihaknya mengikuti pameran APKASI di Jakarta. Saat berkegiatan di Istana Bogor, pihaknya berjumpa dengan Bupati Blitar dan saling bertegur sapa. Bahkan, Presiden RI Joko Widodo juga mengarahkan bahwa diharapkan adanya transaksi ekspor/impor antarkabupaten dengan kearifan lokal. “Sebenarnya, kalau dihalalkan ke luar negeri boleh, tapi rumit karena pandemi,” ucapnya.

Selesai arahan Jokowi, Hendy mendapatkan peluang saat Bupati Blitar berkeluh kesah. “Mereka sambat ada 4 ribu peternakan yang setengahnya gulung tikar karena tak dapat pakan ternak,” tuturnya.

Sementara itu, Jember memiliki jumlah jagung sebanyak 450 ribu ton. Namun, yang terpakai sekitar 250 ton jagung. Jadi, mengalami surplus sekitar 200 ribu ton. Karena itu, pihaknya langsung membuat MoU.

Lebih lanjut, Hendy berterima kasih kepada seluruh pihak sehingga bentuk kerja sama itu dapat berlangsung. Mulai dari berlangsungnya perjanjian hingga pengiriman komoditas jagung. Bahkan, Hendy meyakini bahwa peluncuran komoditas jagung itu merupakan yang pertama.

Hendy berpesan bahwa kebutuhan Blitar sangat besar. “Kami seratus persen bakal menyelesaikan semua itu,” tegasnya.

Namun, dia meminta seluruh pihak untuk menjaga kerja sama itu sebaik mungkin. Artinya, dengan benar-benar mengirimkan produk yang berkualitas agar kerja sama terus berlanjut pada hal lain. “Kalau Jember terkenal dengan kejujuran, insyaallah lumbung pangan di Jember bisa dikirim ke kabupaten sekitar atau luar Jawa,” ucapnya.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/