30.2 C
Jember
Friday, 2 December 2022

Pemberlakuan Denda Nunggak Pajak Bagi Hotel dan Restoran

Mobile_AP_Rectangle 1

SUMBERSARI, Radar Jember – Pemberlakuan denda dalam keterlambatan pembayaran pajak hotel dan restoran masih berlaku. Upaya itu dilakukan Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) untuk menertibkan pihak hotel dan restoran agar mau membayar pajak tepat waktu. Jika pembayaran pajak terlambat, maka akan berpengaruh terhadap PAD di wilayah Jember.

BACA JUGA : Tips Menyimpan Buah Agar Tidak Mudah Busuk

Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Hadi Sasmito menjelaskan, saat ini pihak Bapenda Jember berupaya agar pembayaran pajak tidak terlambat. “Pembayaran pajak hotel dan restoran sedang diefektifkan, terutama hotel berbintang dan resto di daerah kota,” katanya.

Mobile_AP_Rectangle 2

Tahun 2022 merupakan masa-masa pemulihan ekonomi bagi wilayah Jember. Pastinya untuk hotel tidak akan selalu ramai saat ada event. “Kami juga masih mewajari jika beberapa hotel ada yang membayar pajak terlambat. Namun, memang dilakukan langkah-langkah khusus untuk menagih pembayaran pajak agar tepat waktu,” katanya.

Kabarnya, tahun ini denda keterlambatan untuk pembayaran pajak hotel dan restoran ditiadakan. Namun, Hadi Sasmito menegaskan, tahun ini tidak ada penghapusan denda-denda pajak. “Bukan tidak ada denda, namun tahun 2022 ini kami akan lebih melakukan pendekatan ke pihak hotel dan resto. Barangkali ada kendala yang dialami seperti tamu yang menginap masih sedikit ataupun yang lainnya,” katanya.

- Advertisement -

SUMBERSARI, Radar Jember – Pemberlakuan denda dalam keterlambatan pembayaran pajak hotel dan restoran masih berlaku. Upaya itu dilakukan Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) untuk menertibkan pihak hotel dan restoran agar mau membayar pajak tepat waktu. Jika pembayaran pajak terlambat, maka akan berpengaruh terhadap PAD di wilayah Jember.

BACA JUGA : Tips Menyimpan Buah Agar Tidak Mudah Busuk

Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Hadi Sasmito menjelaskan, saat ini pihak Bapenda Jember berupaya agar pembayaran pajak tidak terlambat. “Pembayaran pajak hotel dan restoran sedang diefektifkan, terutama hotel berbintang dan resto di daerah kota,” katanya.

Tahun 2022 merupakan masa-masa pemulihan ekonomi bagi wilayah Jember. Pastinya untuk hotel tidak akan selalu ramai saat ada event. “Kami juga masih mewajari jika beberapa hotel ada yang membayar pajak terlambat. Namun, memang dilakukan langkah-langkah khusus untuk menagih pembayaran pajak agar tepat waktu,” katanya.

Kabarnya, tahun ini denda keterlambatan untuk pembayaran pajak hotel dan restoran ditiadakan. Namun, Hadi Sasmito menegaskan, tahun ini tidak ada penghapusan denda-denda pajak. “Bukan tidak ada denda, namun tahun 2022 ini kami akan lebih melakukan pendekatan ke pihak hotel dan resto. Barangkali ada kendala yang dialami seperti tamu yang menginap masih sedikit ataupun yang lainnya,” katanya.

SUMBERSARI, Radar Jember – Pemberlakuan denda dalam keterlambatan pembayaran pajak hotel dan restoran masih berlaku. Upaya itu dilakukan Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) untuk menertibkan pihak hotel dan restoran agar mau membayar pajak tepat waktu. Jika pembayaran pajak terlambat, maka akan berpengaruh terhadap PAD di wilayah Jember.

BACA JUGA : Tips Menyimpan Buah Agar Tidak Mudah Busuk

Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Hadi Sasmito menjelaskan, saat ini pihak Bapenda Jember berupaya agar pembayaran pajak tidak terlambat. “Pembayaran pajak hotel dan restoran sedang diefektifkan, terutama hotel berbintang dan resto di daerah kota,” katanya.

Tahun 2022 merupakan masa-masa pemulihan ekonomi bagi wilayah Jember. Pastinya untuk hotel tidak akan selalu ramai saat ada event. “Kami juga masih mewajari jika beberapa hotel ada yang membayar pajak terlambat. Namun, memang dilakukan langkah-langkah khusus untuk menagih pembayaran pajak agar tepat waktu,” katanya.

Kabarnya, tahun ini denda keterlambatan untuk pembayaran pajak hotel dan restoran ditiadakan. Namun, Hadi Sasmito menegaskan, tahun ini tidak ada penghapusan denda-denda pajak. “Bukan tidak ada denda, namun tahun 2022 ini kami akan lebih melakukan pendekatan ke pihak hotel dan resto. Barangkali ada kendala yang dialami seperti tamu yang menginap masih sedikit ataupun yang lainnya,” katanya.

BERITA TERKINI

Atlet Bridge Jember Gacor di Kejurnas

Eksepsi Kades Klatakan Ditolak

Ancaman Resesi Jelang Akhir Tahun

Wajib Dibaca

/