alexametrics
24.9 C
Jember
Friday, 20 May 2022

JSG Butuh Perbaikan, Tebak Capaian Anggarannya

Mobile_AP_Rectangle 1

AJUNG, RADARJEMBER.ID – Stadion Jember Sport Garden (JSG) yang berada di Ajung menjadi stadion termegah di Jember. Namun, jika dilihat lebih dekat lagi, JSG hanya menang ukuran saja. Untuk kualitas lapangan bisa dikatakan sangat di luar ekspektasi.

Kondisi lapangan JSG saat stadion itu difungsikan penuh sebagai ruang isolasi orang tanpa gejala atau OTG Covid-19 diketahui ditumbuhi banyak ilalang. Saat ilalang telah hilang, kondisi buruk lapangan pun terlihat. Banyak pasir.

Hal itu diakui oleh Manajer Persid Jember Rezky Pratama, kala mendatangkan pemain untuk trial. Bahkan, pemain Persid juga pernah cedera gara-gara kondisi lapangan yang tidak rata dan berpasir. “Cederanya bukan karena perebutan bola. Tapi, karena kondisi lapangan,” terangnya.

Mobile_AP_Rectangle 2

Rezky juga masih menanti untuk percepatan perbaikan JSG, khususnya di bagian lapangan. Sebab, November ini Persid menjadi tuan rumah pelaksanaan kompetisi Liga III Regional Jatim.

Sementara itu, Plt Kepala Dinas Perumahan Rakyat, Kawasan Permukiman, dan Cipta Karya Eko Verdianto mengakui bahwa anggaran perbaikan Stadion JSG itu membutuhkan Rp 1,3 miliar, sesuai dengan yang ada di LPSE. “JSG ini banyak perbaikannya, karena minim perawatan,” tuturnya.

Sesuai kesepakatan, anggaran Rp 1,3 miliar tersebut difokuskan untuk lapangan, kamar mandi, dan beberapa infrastruktur yang rusak. “Seperti keramik-keramik sudah banyak yang pecah itu juga akan diperbaiki,” paparnya.

- Advertisement -

AJUNG, RADARJEMBER.ID – Stadion Jember Sport Garden (JSG) yang berada di Ajung menjadi stadion termegah di Jember. Namun, jika dilihat lebih dekat lagi, JSG hanya menang ukuran saja. Untuk kualitas lapangan bisa dikatakan sangat di luar ekspektasi.

Kondisi lapangan JSG saat stadion itu difungsikan penuh sebagai ruang isolasi orang tanpa gejala atau OTG Covid-19 diketahui ditumbuhi banyak ilalang. Saat ilalang telah hilang, kondisi buruk lapangan pun terlihat. Banyak pasir.

Hal itu diakui oleh Manajer Persid Jember Rezky Pratama, kala mendatangkan pemain untuk trial. Bahkan, pemain Persid juga pernah cedera gara-gara kondisi lapangan yang tidak rata dan berpasir. “Cederanya bukan karena perebutan bola. Tapi, karena kondisi lapangan,” terangnya.

Rezky juga masih menanti untuk percepatan perbaikan JSG, khususnya di bagian lapangan. Sebab, November ini Persid menjadi tuan rumah pelaksanaan kompetisi Liga III Regional Jatim.

Sementara itu, Plt Kepala Dinas Perumahan Rakyat, Kawasan Permukiman, dan Cipta Karya Eko Verdianto mengakui bahwa anggaran perbaikan Stadion JSG itu membutuhkan Rp 1,3 miliar, sesuai dengan yang ada di LPSE. “JSG ini banyak perbaikannya, karena minim perawatan,” tuturnya.

Sesuai kesepakatan, anggaran Rp 1,3 miliar tersebut difokuskan untuk lapangan, kamar mandi, dan beberapa infrastruktur yang rusak. “Seperti keramik-keramik sudah banyak yang pecah itu juga akan diperbaiki,” paparnya.

AJUNG, RADARJEMBER.ID – Stadion Jember Sport Garden (JSG) yang berada di Ajung menjadi stadion termegah di Jember. Namun, jika dilihat lebih dekat lagi, JSG hanya menang ukuran saja. Untuk kualitas lapangan bisa dikatakan sangat di luar ekspektasi.

Kondisi lapangan JSG saat stadion itu difungsikan penuh sebagai ruang isolasi orang tanpa gejala atau OTG Covid-19 diketahui ditumbuhi banyak ilalang. Saat ilalang telah hilang, kondisi buruk lapangan pun terlihat. Banyak pasir.

Hal itu diakui oleh Manajer Persid Jember Rezky Pratama, kala mendatangkan pemain untuk trial. Bahkan, pemain Persid juga pernah cedera gara-gara kondisi lapangan yang tidak rata dan berpasir. “Cederanya bukan karena perebutan bola. Tapi, karena kondisi lapangan,” terangnya.

Rezky juga masih menanti untuk percepatan perbaikan JSG, khususnya di bagian lapangan. Sebab, November ini Persid menjadi tuan rumah pelaksanaan kompetisi Liga III Regional Jatim.

Sementara itu, Plt Kepala Dinas Perumahan Rakyat, Kawasan Permukiman, dan Cipta Karya Eko Verdianto mengakui bahwa anggaran perbaikan Stadion JSG itu membutuhkan Rp 1,3 miliar, sesuai dengan yang ada di LPSE. “JSG ini banyak perbaikannya, karena minim perawatan,” tuturnya.

Sesuai kesepakatan, anggaran Rp 1,3 miliar tersebut difokuskan untuk lapangan, kamar mandi, dan beberapa infrastruktur yang rusak. “Seperti keramik-keramik sudah banyak yang pecah itu juga akan diperbaiki,” paparnya.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/