27.8 C
Jember
Friday, 31 March 2023

Sajikan Nasi Pecel Jawa-Madura

Mobile_AP_Rectangle 1

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Nasi pecel merupakan makanan yang digemari banyak orang. Bumbu kacang menjadi ciri utamanya, sebagai penyedap beberapa macam sayuran. Tapi, setiap racikan bumbu nasi pecel pastinya berbeda-beda.

Salah satu warung nasi pecel yang banyak dikenal warga Jember adalah Warung Bromo, di Jalan Mawar, Kelurahan Jember Lor, Kecamatan Patrang. Warung itu ada sejak 2005 silam dan terus melayani banyak pembeli hingga sekarang.

Owner Warung Bromo, Bagus Tri Setyo Nugroho mengungkap, warung itu dulunya buka saat dirinya masih bujang. “Awalnya ibu saya, Ibu Hajjah Soejono yang buka. Jadi, sejak dulu terkenalnya Warung Bromo Bu Jono,” kata Bagus yang didampingi istrinya, Restu Suciati.

Mobile_AP_Rectangle 2

Warung yang berlokasi di belakang Stasiun Jember itu menyajikan nasi pecel yang khas. Yaitu menggunakan bumbu kacang dengan perpaduan beragam rasa, sehingga cocok di lidah warga Jember khususnya. “Jadi, cita rasa Warung Bromo punya khas. Yaitu perpaduan rasa khas Jawa Timur, Jawa Tengah, dan Madura,” paparnya.

Apabila orang mencicipi nasi pecel itu, Bagus menuturkan, akan ada rasa kombinasi yang pas. “Rasa manis, asin, dan kecutnya balance. Sedikit pedas,” jelas pria dua anak tersebut.

Jawa Pos Radar Jember yang datang ke warung itu pun tak luput untuk memesannya. Selain nasi pecel, Warung Bromo juga menyediakan rawon daging murni. Ada sop kikil dan nasi campur. “Daging rawon tidak berlemak karena daging semua, dan masih banyak lagi,” timpal Suci, istri Bagus.

Jurnalis: Nur Hariri, mg1
Fotografer: Nur Hariri, mg1
Editor: Lintang Anis Bena Kinanti

- Advertisement -

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Nasi pecel merupakan makanan yang digemari banyak orang. Bumbu kacang menjadi ciri utamanya, sebagai penyedap beberapa macam sayuran. Tapi, setiap racikan bumbu nasi pecel pastinya berbeda-beda.

Salah satu warung nasi pecel yang banyak dikenal warga Jember adalah Warung Bromo, di Jalan Mawar, Kelurahan Jember Lor, Kecamatan Patrang. Warung itu ada sejak 2005 silam dan terus melayani banyak pembeli hingga sekarang.

Owner Warung Bromo, Bagus Tri Setyo Nugroho mengungkap, warung itu dulunya buka saat dirinya masih bujang. “Awalnya ibu saya, Ibu Hajjah Soejono yang buka. Jadi, sejak dulu terkenalnya Warung Bromo Bu Jono,” kata Bagus yang didampingi istrinya, Restu Suciati.

Warung yang berlokasi di belakang Stasiun Jember itu menyajikan nasi pecel yang khas. Yaitu menggunakan bumbu kacang dengan perpaduan beragam rasa, sehingga cocok di lidah warga Jember khususnya. “Jadi, cita rasa Warung Bromo punya khas. Yaitu perpaduan rasa khas Jawa Timur, Jawa Tengah, dan Madura,” paparnya.

Apabila orang mencicipi nasi pecel itu, Bagus menuturkan, akan ada rasa kombinasi yang pas. “Rasa manis, asin, dan kecutnya balance. Sedikit pedas,” jelas pria dua anak tersebut.

Jawa Pos Radar Jember yang datang ke warung itu pun tak luput untuk memesannya. Selain nasi pecel, Warung Bromo juga menyediakan rawon daging murni. Ada sop kikil dan nasi campur. “Daging rawon tidak berlemak karena daging semua, dan masih banyak lagi,” timpal Suci, istri Bagus.

Jurnalis: Nur Hariri, mg1
Fotografer: Nur Hariri, mg1
Editor: Lintang Anis Bena Kinanti

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Nasi pecel merupakan makanan yang digemari banyak orang. Bumbu kacang menjadi ciri utamanya, sebagai penyedap beberapa macam sayuran. Tapi, setiap racikan bumbu nasi pecel pastinya berbeda-beda.

Salah satu warung nasi pecel yang banyak dikenal warga Jember adalah Warung Bromo, di Jalan Mawar, Kelurahan Jember Lor, Kecamatan Patrang. Warung itu ada sejak 2005 silam dan terus melayani banyak pembeli hingga sekarang.

Owner Warung Bromo, Bagus Tri Setyo Nugroho mengungkap, warung itu dulunya buka saat dirinya masih bujang. “Awalnya ibu saya, Ibu Hajjah Soejono yang buka. Jadi, sejak dulu terkenalnya Warung Bromo Bu Jono,” kata Bagus yang didampingi istrinya, Restu Suciati.

Warung yang berlokasi di belakang Stasiun Jember itu menyajikan nasi pecel yang khas. Yaitu menggunakan bumbu kacang dengan perpaduan beragam rasa, sehingga cocok di lidah warga Jember khususnya. “Jadi, cita rasa Warung Bromo punya khas. Yaitu perpaduan rasa khas Jawa Timur, Jawa Tengah, dan Madura,” paparnya.

Apabila orang mencicipi nasi pecel itu, Bagus menuturkan, akan ada rasa kombinasi yang pas. “Rasa manis, asin, dan kecutnya balance. Sedikit pedas,” jelas pria dua anak tersebut.

Jawa Pos Radar Jember yang datang ke warung itu pun tak luput untuk memesannya. Selain nasi pecel, Warung Bromo juga menyediakan rawon daging murni. Ada sop kikil dan nasi campur. “Daging rawon tidak berlemak karena daging semua, dan masih banyak lagi,” timpal Suci, istri Bagus.

Jurnalis: Nur Hariri, mg1
Fotografer: Nur Hariri, mg1
Editor: Lintang Anis Bena Kinanti

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca