alexametrics
27.9 C
Jember
Monday, 23 May 2022

Beri Santunan Kepada Ketua RT/RW Jember Yang Gugur

Mobile_AP_Rectangle 1

GUMUKMAS, RADARJEMBER.ID – Pemerintah Kabupaten Jember bekerja sama dengan BPJS Ketenagakerjaan kembali memberikan santunan kepada para ketua RT/RW yang telah gugur dalam mendedikasikan baktinya di masa pandemi Covid-19. Sedikitnya ada 13 ahli waris yang mendapatkan jaminan kematian, kemarin (3/9).

Sebelumnya, Bupati Jember Hendy Siswanto menerangkan bahwa ada sebanyak 16.490 orang yang diikutsertakan BPJS Ketenagakerjaan melalui APBD. Sementara, terkait dengan koordinasi, Hendy menuturkan bahwa pihak Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (Dispemasdes) Kabupaten Jember yang bertugas sebagai perantara.

Mobile_AP_Rectangle 2

“Hari ini (kemarin, Red) kami bersama Ibu Mujianto. Beliau ditinggal suaminya,” kata Hendy. Karena itu, yang bersangkutan berhak mendapatkan uang jaminan kematian sebesar Rp 42 juta. Tujuannya untuk membantu meringankan beban keluarga yang ditinggalkan.

Hendy menjelaskan, memang tidak ada yang mengharapkan kematian, tapi jika sudah waktunya dan Allah SWT sudah menghendaki, siapa pun tak bisa menolak. “Ini upaya untuk memproteksi RT/RW sebagai garda terdepan di Kabupaten Jember,” ucapnya.

Menurut dia, RT/RW tidak boleh dipandang sebelah mata. Mengingat, mereka memiliki beban berat sebagai RT/RW yang bertugas memakmurkan serta mengamankan wilayah mereka masing-masing. Jelas, kinerja mereka sangat berat.

- Advertisement -

GUMUKMAS, RADARJEMBER.ID – Pemerintah Kabupaten Jember bekerja sama dengan BPJS Ketenagakerjaan kembali memberikan santunan kepada para ketua RT/RW yang telah gugur dalam mendedikasikan baktinya di masa pandemi Covid-19. Sedikitnya ada 13 ahli waris yang mendapatkan jaminan kematian, kemarin (3/9).

Sebelumnya, Bupati Jember Hendy Siswanto menerangkan bahwa ada sebanyak 16.490 orang yang diikutsertakan BPJS Ketenagakerjaan melalui APBD. Sementara, terkait dengan koordinasi, Hendy menuturkan bahwa pihak Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (Dispemasdes) Kabupaten Jember yang bertugas sebagai perantara.

“Hari ini (kemarin, Red) kami bersama Ibu Mujianto. Beliau ditinggal suaminya,” kata Hendy. Karena itu, yang bersangkutan berhak mendapatkan uang jaminan kematian sebesar Rp 42 juta. Tujuannya untuk membantu meringankan beban keluarga yang ditinggalkan.

Hendy menjelaskan, memang tidak ada yang mengharapkan kematian, tapi jika sudah waktunya dan Allah SWT sudah menghendaki, siapa pun tak bisa menolak. “Ini upaya untuk memproteksi RT/RW sebagai garda terdepan di Kabupaten Jember,” ucapnya.

Menurut dia, RT/RW tidak boleh dipandang sebelah mata. Mengingat, mereka memiliki beban berat sebagai RT/RW yang bertugas memakmurkan serta mengamankan wilayah mereka masing-masing. Jelas, kinerja mereka sangat berat.

GUMUKMAS, RADARJEMBER.ID – Pemerintah Kabupaten Jember bekerja sama dengan BPJS Ketenagakerjaan kembali memberikan santunan kepada para ketua RT/RW yang telah gugur dalam mendedikasikan baktinya di masa pandemi Covid-19. Sedikitnya ada 13 ahli waris yang mendapatkan jaminan kematian, kemarin (3/9).

Sebelumnya, Bupati Jember Hendy Siswanto menerangkan bahwa ada sebanyak 16.490 orang yang diikutsertakan BPJS Ketenagakerjaan melalui APBD. Sementara, terkait dengan koordinasi, Hendy menuturkan bahwa pihak Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (Dispemasdes) Kabupaten Jember yang bertugas sebagai perantara.

“Hari ini (kemarin, Red) kami bersama Ibu Mujianto. Beliau ditinggal suaminya,” kata Hendy. Karena itu, yang bersangkutan berhak mendapatkan uang jaminan kematian sebesar Rp 42 juta. Tujuannya untuk membantu meringankan beban keluarga yang ditinggalkan.

Hendy menjelaskan, memang tidak ada yang mengharapkan kematian, tapi jika sudah waktunya dan Allah SWT sudah menghendaki, siapa pun tak bisa menolak. “Ini upaya untuk memproteksi RT/RW sebagai garda terdepan di Kabupaten Jember,” ucapnya.

Menurut dia, RT/RW tidak boleh dipandang sebelah mata. Mengingat, mereka memiliki beban berat sebagai RT/RW yang bertugas memakmurkan serta mengamankan wilayah mereka masing-masing. Jelas, kinerja mereka sangat berat.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/