alexametrics
23.4 C
Jember
Friday, 12 August 2022

Antisipasi Longsor Susulan, Pasang Penyangga Bambu

Arus Lalin Jalur Gumitir Buka Tutup

Mobile_AP_Rectangle 1

SIDOMULYO, Radar Jember – Tebing yang sempat longsor di Jalur Gumitir, Kecamatan Silo, Sabtu (2/7), kini sudah mulai diperbaiki. Penanganan darurat dan cepat pun dilakukan agar longsoran tanah tak melebar. Sebab, tebing tersebut rawan terjadi longsor susulan bila tak segera ditangani lebih lanjut.

BACA JUGA : Paskibra SMP Nuris Jember Juara 1 Madya Se-Jatim

Untuk sementara waktu, agar tidak terjadi longsor susulan, kemarin, sudut-sudut longsoran mulai dipasang penyangga berupa bambu serta penutup terpal plastik. Tujuan dipasangnya terpal agar air tak masuk ke sela-sela retakan tanah bila hujan turun. “Mengingat di wilayah Jalur Gumitir ini masih sering turun hujan,” ujar Mahatma Manurung, staf Balai Pelaksanaan Jalan Nasional Jawa Timur.

Mobile_AP_Rectangle 2

Lebih lanjut, menurut Mahatma, longsoran tebing di Jalur Gumitir itu termasuk penanganan darurat. Kedalaman tebing yang longsor 35 meter dengan lebar 23 meter. “Sementara ini tebing dipasang pancang bambu penyangga serta diisi karung-karung pasir sebagai penguat sanggahan bambu,” imbuhnya.

Mahatma menambahkan, pihaknya tak menutup mata bahwa di sekitar longsoran sudah terjadi sudut-sudut jalan yang retak. Hal itulah yang menjadi kekhawatiran pihaknya dengan mengantisipasi retakan atau longsor susulan.

- Advertisement -

SIDOMULYO, Radar Jember – Tebing yang sempat longsor di Jalur Gumitir, Kecamatan Silo, Sabtu (2/7), kini sudah mulai diperbaiki. Penanganan darurat dan cepat pun dilakukan agar longsoran tanah tak melebar. Sebab, tebing tersebut rawan terjadi longsor susulan bila tak segera ditangani lebih lanjut.

BACA JUGA : Paskibra SMP Nuris Jember Juara 1 Madya Se-Jatim

Untuk sementara waktu, agar tidak terjadi longsor susulan, kemarin, sudut-sudut longsoran mulai dipasang penyangga berupa bambu serta penutup terpal plastik. Tujuan dipasangnya terpal agar air tak masuk ke sela-sela retakan tanah bila hujan turun. “Mengingat di wilayah Jalur Gumitir ini masih sering turun hujan,” ujar Mahatma Manurung, staf Balai Pelaksanaan Jalan Nasional Jawa Timur.

Lebih lanjut, menurut Mahatma, longsoran tebing di Jalur Gumitir itu termasuk penanganan darurat. Kedalaman tebing yang longsor 35 meter dengan lebar 23 meter. “Sementara ini tebing dipasang pancang bambu penyangga serta diisi karung-karung pasir sebagai penguat sanggahan bambu,” imbuhnya.

Mahatma menambahkan, pihaknya tak menutup mata bahwa di sekitar longsoran sudah terjadi sudut-sudut jalan yang retak. Hal itulah yang menjadi kekhawatiran pihaknya dengan mengantisipasi retakan atau longsor susulan.

SIDOMULYO, Radar Jember – Tebing yang sempat longsor di Jalur Gumitir, Kecamatan Silo, Sabtu (2/7), kini sudah mulai diperbaiki. Penanganan darurat dan cepat pun dilakukan agar longsoran tanah tak melebar. Sebab, tebing tersebut rawan terjadi longsor susulan bila tak segera ditangani lebih lanjut.

BACA JUGA : Paskibra SMP Nuris Jember Juara 1 Madya Se-Jatim

Untuk sementara waktu, agar tidak terjadi longsor susulan, kemarin, sudut-sudut longsoran mulai dipasang penyangga berupa bambu serta penutup terpal plastik. Tujuan dipasangnya terpal agar air tak masuk ke sela-sela retakan tanah bila hujan turun. “Mengingat di wilayah Jalur Gumitir ini masih sering turun hujan,” ujar Mahatma Manurung, staf Balai Pelaksanaan Jalan Nasional Jawa Timur.

Lebih lanjut, menurut Mahatma, longsoran tebing di Jalur Gumitir itu termasuk penanganan darurat. Kedalaman tebing yang longsor 35 meter dengan lebar 23 meter. “Sementara ini tebing dipasang pancang bambu penyangga serta diisi karung-karung pasir sebagai penguat sanggahan bambu,” imbuhnya.

Mahatma menambahkan, pihaknya tak menutup mata bahwa di sekitar longsoran sudah terjadi sudut-sudut jalan yang retak. Hal itulah yang menjadi kekhawatiran pihaknya dengan mengantisipasi retakan atau longsor susulan.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/