alexametrics
23.9 C
Jember
Saturday, 21 May 2022

Menanti Perda RTRW dan RTDR

Mobile_AP_Rectangle 1

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Selama masa pemerintahan Hendy Siswanto dan Gus Firjaun yang telah berjalan sekitar satu tahun, banyak capaian kinerja berupa pembangunan fisik selama keduanya bertugas. Namun, secara bersamaan, duet mantan pengusaha dan kiai sebagai kepala daerah ini juga dinilai masih menyisakan banyak catatan dan pekerjaan rumah. Terutama masih banyak peraturan daerah (perda) yang belum tuntas dan akan menghambat perda lainnya.

Ketua Fraksi PDIP Edy Cahyo Purnomo mengatakan, salah satunya dalam pembahasan Perda Rencana Detail Tata Ruang (RTDR) yang merupakan pengejewantahan dari Perda Rencana Detail Tata Ruang atau RTRW. Perda yang semestinya menjadi prioritas karena berkaitan erat dengan sektor-sektor strategis di tengah masyarakat.

Sekretaris Komisi D DPRD Jember menambahkan, selaku partai nonkoalisi, pihaknya masih mengupayakan langkah kooperatif dengan mendorong kebijakan prioritas dan strategis melalui fraksi.

Mobile_AP_Rectangle 2

Hal senada juga diutarakan Sekretaris DPC PKB Jember M Itqon Syauqi. Menurut dia, kebijakan pemerintah daerah hari ini yang cukup penting dan mendasar salah satunya Perda RTRW. Hal itu dianggapnya masih lambat. “Padahal perda ini sebagaimana kita tahu mengatur tentang tata kelola Jember, lahan-lahan produktif pertanian ini lho, banyak yang beralih fungsi menjadi lahan permukiman,” terangnya.

- Advertisement -

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Selama masa pemerintahan Hendy Siswanto dan Gus Firjaun yang telah berjalan sekitar satu tahun, banyak capaian kinerja berupa pembangunan fisik selama keduanya bertugas. Namun, secara bersamaan, duet mantan pengusaha dan kiai sebagai kepala daerah ini juga dinilai masih menyisakan banyak catatan dan pekerjaan rumah. Terutama masih banyak peraturan daerah (perda) yang belum tuntas dan akan menghambat perda lainnya.

Ketua Fraksi PDIP Edy Cahyo Purnomo mengatakan, salah satunya dalam pembahasan Perda Rencana Detail Tata Ruang (RTDR) yang merupakan pengejewantahan dari Perda Rencana Detail Tata Ruang atau RTRW. Perda yang semestinya menjadi prioritas karena berkaitan erat dengan sektor-sektor strategis di tengah masyarakat.

Sekretaris Komisi D DPRD Jember menambahkan, selaku partai nonkoalisi, pihaknya masih mengupayakan langkah kooperatif dengan mendorong kebijakan prioritas dan strategis melalui fraksi.

Hal senada juga diutarakan Sekretaris DPC PKB Jember M Itqon Syauqi. Menurut dia, kebijakan pemerintah daerah hari ini yang cukup penting dan mendasar salah satunya Perda RTRW. Hal itu dianggapnya masih lambat. “Padahal perda ini sebagaimana kita tahu mengatur tentang tata kelola Jember, lahan-lahan produktif pertanian ini lho, banyak yang beralih fungsi menjadi lahan permukiman,” terangnya.

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Selama masa pemerintahan Hendy Siswanto dan Gus Firjaun yang telah berjalan sekitar satu tahun, banyak capaian kinerja berupa pembangunan fisik selama keduanya bertugas. Namun, secara bersamaan, duet mantan pengusaha dan kiai sebagai kepala daerah ini juga dinilai masih menyisakan banyak catatan dan pekerjaan rumah. Terutama masih banyak peraturan daerah (perda) yang belum tuntas dan akan menghambat perda lainnya.

Ketua Fraksi PDIP Edy Cahyo Purnomo mengatakan, salah satunya dalam pembahasan Perda Rencana Detail Tata Ruang (RTDR) yang merupakan pengejewantahan dari Perda Rencana Detail Tata Ruang atau RTRW. Perda yang semestinya menjadi prioritas karena berkaitan erat dengan sektor-sektor strategis di tengah masyarakat.

Sekretaris Komisi D DPRD Jember menambahkan, selaku partai nonkoalisi, pihaknya masih mengupayakan langkah kooperatif dengan mendorong kebijakan prioritas dan strategis melalui fraksi.

Hal senada juga diutarakan Sekretaris DPC PKB Jember M Itqon Syauqi. Menurut dia, kebijakan pemerintah daerah hari ini yang cukup penting dan mendasar salah satunya Perda RTRW. Hal itu dianggapnya masih lambat. “Padahal perda ini sebagaimana kita tahu mengatur tentang tata kelola Jember, lahan-lahan produktif pertanian ini lho, banyak yang beralih fungsi menjadi lahan permukiman,” terangnya.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/