alexametrics
26.2 C
Jember
Thursday, 19 May 2022

Lho, Bakar Sampah di Pinggir Jalan

Mobile_AP_Rectangle 1

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Pengguna jalan yang melintas di Jalan Watu Ulo, tepatnya di Dusun Bedengan, Desa Tegalsari, Kecamatan Ambulu, terganggu dengan asap pekat yang memenuhi ruang pandang mereka. Saat melintas di jalan yang menuju tempat wisata Pantai Watu Ulo dan Pantai Payangan, mereka dibuat sulit melihat dan bernapas karena asap dari sampah yang dibakar.

Ya, tumpukan sampah di Transfer Depo Dusun Badengan, Desa Tegalsari, Kecamatan Ambulu, ini tampak dibakar oleh oknum masyarakat. Tampak seorang ibu membakar sampah, namun tak sampai habis. Akibatnya, asap pekat menguar hingga ke tengah jalan.

Tumpukan yang didominasi sampah rumah tangga dan sampah plastik ini tentunya menimbulkan bau tak sedap saat dibakar. “Selain itu, apabila asapnya kena mata, rasanya perih,” kata Eko, 40, pengguna jalan.

Mobile_AP_Rectangle 2

Selama ini tumpukan sampah yang ada di transfer depo di sisi jembatan itu diketahui cukup mengganggu masyarakat sekitar. Salah satunya karena menimbulkan bau yang tak sedap. Terlebih lagi, posisinya di pinggir jalan. “Karena sampah yang dibuang di lokasi itu banyak sampah rumah tangga dan sampah dari pasar. Padahal sudah ada banner, kalau mau buang sampah di TPA sebelah timur SMA Bima Ambulu,” pungkasnya.

- Advertisement -

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Pengguna jalan yang melintas di Jalan Watu Ulo, tepatnya di Dusun Bedengan, Desa Tegalsari, Kecamatan Ambulu, terganggu dengan asap pekat yang memenuhi ruang pandang mereka. Saat melintas di jalan yang menuju tempat wisata Pantai Watu Ulo dan Pantai Payangan, mereka dibuat sulit melihat dan bernapas karena asap dari sampah yang dibakar.

Ya, tumpukan sampah di Transfer Depo Dusun Badengan, Desa Tegalsari, Kecamatan Ambulu, ini tampak dibakar oleh oknum masyarakat. Tampak seorang ibu membakar sampah, namun tak sampai habis. Akibatnya, asap pekat menguar hingga ke tengah jalan.

Tumpukan yang didominasi sampah rumah tangga dan sampah plastik ini tentunya menimbulkan bau tak sedap saat dibakar. “Selain itu, apabila asapnya kena mata, rasanya perih,” kata Eko, 40, pengguna jalan.

Selama ini tumpukan sampah yang ada di transfer depo di sisi jembatan itu diketahui cukup mengganggu masyarakat sekitar. Salah satunya karena menimbulkan bau yang tak sedap. Terlebih lagi, posisinya di pinggir jalan. “Karena sampah yang dibuang di lokasi itu banyak sampah rumah tangga dan sampah dari pasar. Padahal sudah ada banner, kalau mau buang sampah di TPA sebelah timur SMA Bima Ambulu,” pungkasnya.

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Pengguna jalan yang melintas di Jalan Watu Ulo, tepatnya di Dusun Bedengan, Desa Tegalsari, Kecamatan Ambulu, terganggu dengan asap pekat yang memenuhi ruang pandang mereka. Saat melintas di jalan yang menuju tempat wisata Pantai Watu Ulo dan Pantai Payangan, mereka dibuat sulit melihat dan bernapas karena asap dari sampah yang dibakar.

Ya, tumpukan sampah di Transfer Depo Dusun Badengan, Desa Tegalsari, Kecamatan Ambulu, ini tampak dibakar oleh oknum masyarakat. Tampak seorang ibu membakar sampah, namun tak sampai habis. Akibatnya, asap pekat menguar hingga ke tengah jalan.

Tumpukan yang didominasi sampah rumah tangga dan sampah plastik ini tentunya menimbulkan bau tak sedap saat dibakar. “Selain itu, apabila asapnya kena mata, rasanya perih,” kata Eko, 40, pengguna jalan.

Selama ini tumpukan sampah yang ada di transfer depo di sisi jembatan itu diketahui cukup mengganggu masyarakat sekitar. Salah satunya karena menimbulkan bau yang tak sedap. Terlebih lagi, posisinya di pinggir jalan. “Karena sampah yang dibuang di lokasi itu banyak sampah rumah tangga dan sampah dari pasar. Padahal sudah ada banner, kalau mau buang sampah di TPA sebelah timur SMA Bima Ambulu,” pungkasnya.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/