alexametrics
25.6 C
Jember
Thursday, 26 May 2022

Uji Coba Lalu Lintas di Jember Malah Bikin Semrawut?

Banyak Pengendara yang Lawan Arus

Mobile_AP_Rectangle 1

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Namanya saja masih uji coba perubahan arus lalu lintas di Jember. Baru sepekan, beberapa ruas jalan di wilayah kota diubah dan pasti ada kemacetan. Apalagi kendaraan yang dari luar kota Jember juga masih bingung saat masuk ke jalur yang diubah.

Baca Juga : Kemacetan Kembali Terjadi di Kota Jember, Ini Alasannya

Seperti kendaraan dari arah Jalan Trunojoyo, belok ke kanan di Jalan Diponegoro. Setelah di simpang tiga Matahari Department Store, Jalan Diponegoro, kendaraan dari dua arah, yaitu dari arah selatan dan utara.

Mobile_AP_Rectangle 2

Nah, untuk kendaraan yang datang dari arah selatan harus melewati jalur di sisi timur. Sedangkan kendaraan yang dari arah Jalan Sultan Agung harus berada di jalur sisi utara pembatas jalan. Akibatnya, banyak pengendara yang bingung karena seperti di luar negeri, setir kiri.

Lantaran banyak warga yang masih bingung, ditambah dengan naiknya aktivitas, kemacetan pun tidak terelakkan. Apalagi, saat ada kendaraan roda empat yang keluar masuk tempat parkir seperti kemarin. Ketika kendaraan roda empat mau keluar parkir dan menuju arah utara, kendaraan dari arah utara harus berhenti dan menunggu kendaraan yang sudah keluar dari tempat parkirnya. Hal ini membuat kendaraan harus antre sehingga jalan tersendat.

Bahkan, di lokasi tersebut banyak pengendara sepeda motor dari arah utara yang seharusnya belok kanan di simpang tiga, justru lurus ke arah Jalan Trunojoyo. Demikian juga kendaraan dari Jalan Untung Suropati yang mau ke utara, seharusnya mengambil jalur di sisi pembatas jalan, langsung mengambil arah di sisi timur sehingga sering bertumpuk dengan kendaraan yang datang dari selatan Jalan Trunojoyo.

- Advertisement -

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Namanya saja masih uji coba perubahan arus lalu lintas di Jember. Baru sepekan, beberapa ruas jalan di wilayah kota diubah dan pasti ada kemacetan. Apalagi kendaraan yang dari luar kota Jember juga masih bingung saat masuk ke jalur yang diubah.

Baca Juga : Kemacetan Kembali Terjadi di Kota Jember, Ini Alasannya

Seperti kendaraan dari arah Jalan Trunojoyo, belok ke kanan di Jalan Diponegoro. Setelah di simpang tiga Matahari Department Store, Jalan Diponegoro, kendaraan dari dua arah, yaitu dari arah selatan dan utara.

Nah, untuk kendaraan yang datang dari arah selatan harus melewati jalur di sisi timur. Sedangkan kendaraan yang dari arah Jalan Sultan Agung harus berada di jalur sisi utara pembatas jalan. Akibatnya, banyak pengendara yang bingung karena seperti di luar negeri, setir kiri.

Lantaran banyak warga yang masih bingung, ditambah dengan naiknya aktivitas, kemacetan pun tidak terelakkan. Apalagi, saat ada kendaraan roda empat yang keluar masuk tempat parkir seperti kemarin. Ketika kendaraan roda empat mau keluar parkir dan menuju arah utara, kendaraan dari arah utara harus berhenti dan menunggu kendaraan yang sudah keluar dari tempat parkirnya. Hal ini membuat kendaraan harus antre sehingga jalan tersendat.

Bahkan, di lokasi tersebut banyak pengendara sepeda motor dari arah utara yang seharusnya belok kanan di simpang tiga, justru lurus ke arah Jalan Trunojoyo. Demikian juga kendaraan dari Jalan Untung Suropati yang mau ke utara, seharusnya mengambil jalur di sisi pembatas jalan, langsung mengambil arah di sisi timur sehingga sering bertumpuk dengan kendaraan yang datang dari selatan Jalan Trunojoyo.

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Namanya saja masih uji coba perubahan arus lalu lintas di Jember. Baru sepekan, beberapa ruas jalan di wilayah kota diubah dan pasti ada kemacetan. Apalagi kendaraan yang dari luar kota Jember juga masih bingung saat masuk ke jalur yang diubah.

Baca Juga : Kemacetan Kembali Terjadi di Kota Jember, Ini Alasannya

Seperti kendaraan dari arah Jalan Trunojoyo, belok ke kanan di Jalan Diponegoro. Setelah di simpang tiga Matahari Department Store, Jalan Diponegoro, kendaraan dari dua arah, yaitu dari arah selatan dan utara.

Nah, untuk kendaraan yang datang dari arah selatan harus melewati jalur di sisi timur. Sedangkan kendaraan yang dari arah Jalan Sultan Agung harus berada di jalur sisi utara pembatas jalan. Akibatnya, banyak pengendara yang bingung karena seperti di luar negeri, setir kiri.

Lantaran banyak warga yang masih bingung, ditambah dengan naiknya aktivitas, kemacetan pun tidak terelakkan. Apalagi, saat ada kendaraan roda empat yang keluar masuk tempat parkir seperti kemarin. Ketika kendaraan roda empat mau keluar parkir dan menuju arah utara, kendaraan dari arah utara harus berhenti dan menunggu kendaraan yang sudah keluar dari tempat parkirnya. Hal ini membuat kendaraan harus antre sehingga jalan tersendat.

Bahkan, di lokasi tersebut banyak pengendara sepeda motor dari arah utara yang seharusnya belok kanan di simpang tiga, justru lurus ke arah Jalan Trunojoyo. Demikian juga kendaraan dari Jalan Untung Suropati yang mau ke utara, seharusnya mengambil jalur di sisi pembatas jalan, langsung mengambil arah di sisi timur sehingga sering bertumpuk dengan kendaraan yang datang dari selatan Jalan Trunojoyo.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/