alexametrics
26.6 C
Jember
Sunday, 29 May 2022

Kusam, Tak Memantul, hingga Dirusak

Kondisi Cermin Cembung di Persimpangan Jalan

Mobile_AP_Rectangle 1

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Cermin tidak hanya ada di rumah sebagai pendukung berpenampilan maksimal. Tapi, cermin juga ada di jalan, terutama tikungan. Inilah cermin cembung yang berfungsi untuk pendukung keselamatan berkendara karena mampu membantu penglihatan kendaraan dari arah berlawanan.

Namun, kondisi sejumlah cermin cembung mulai memprihatinkan. Fungsinya sudah mulai redup, tak lagi menjadi cermin. Sebab, tidak mampu lagi memantulkan kondisi jalan. Bagaimana tidak, kondisinya ada yang kusam, tidak terawat, bahkan ada yang pecah.

Kondisi demikian diakui oleh Kabid Lalu Lintas Dinas Perhubungan (Dishub) Jember Leon Lazuardi. Dia mengungkapkan, melihat kondisi demikian, ke depan Dishub berencana melakukan perbaikan dan pembaruan cermin cembung. “Kami sudah rencanakan untuk perbarui,” ucapnya kepada Jawa Pos Radar Jember.

Mobile_AP_Rectangle 2

Fungsi cermin cembung tersebut adalah untuk membantu pengguna jalan melihat kondisi jalan, khususnya dari arah berlawanan, di tikungan. Dengan demikian, kata Leon, mampu menghindari insiden kecelakaan lalu lintas di jalan tikungan. Sayangnya, kondisi cermin cembung tersebut tidak lagi maksimal. “Tidak hanya kusam, tapi juga ada yang rusak. Seperti di jalan menuju Bandara Notohadinegoro,” ucapnya.

Leon mengatakan, cermin di jalan menuju bandara itu dirusak akibat terkena tembakan peluru senapan angin. Tidak hanya itu, ada juga rambu-rambu lalu lintas yang dicoret oleh oknum tak bertanggung jawab. Tindakan itu, kata Leon, bisa berujung pidana karena merusak keselamatan jalan.

Dia menjelaskan, cermin cembung tersebut tidak terbuat dari kaca, melainkan akrilik. Karena itu, tidak membahayakan pengguna jalan bila jatuh. Leon mengakui, banyak masyarakat salah persepsi tentang cermin cembung, lantaran dikira terbuat dari kaca.

- Advertisement -

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Cermin tidak hanya ada di rumah sebagai pendukung berpenampilan maksimal. Tapi, cermin juga ada di jalan, terutama tikungan. Inilah cermin cembung yang berfungsi untuk pendukung keselamatan berkendara karena mampu membantu penglihatan kendaraan dari arah berlawanan.

Namun, kondisi sejumlah cermin cembung mulai memprihatinkan. Fungsinya sudah mulai redup, tak lagi menjadi cermin. Sebab, tidak mampu lagi memantulkan kondisi jalan. Bagaimana tidak, kondisinya ada yang kusam, tidak terawat, bahkan ada yang pecah.

Kondisi demikian diakui oleh Kabid Lalu Lintas Dinas Perhubungan (Dishub) Jember Leon Lazuardi. Dia mengungkapkan, melihat kondisi demikian, ke depan Dishub berencana melakukan perbaikan dan pembaruan cermin cembung. “Kami sudah rencanakan untuk perbarui,” ucapnya kepada Jawa Pos Radar Jember.

Fungsi cermin cembung tersebut adalah untuk membantu pengguna jalan melihat kondisi jalan, khususnya dari arah berlawanan, di tikungan. Dengan demikian, kata Leon, mampu menghindari insiden kecelakaan lalu lintas di jalan tikungan. Sayangnya, kondisi cermin cembung tersebut tidak lagi maksimal. “Tidak hanya kusam, tapi juga ada yang rusak. Seperti di jalan menuju Bandara Notohadinegoro,” ucapnya.

Leon mengatakan, cermin di jalan menuju bandara itu dirusak akibat terkena tembakan peluru senapan angin. Tidak hanya itu, ada juga rambu-rambu lalu lintas yang dicoret oleh oknum tak bertanggung jawab. Tindakan itu, kata Leon, bisa berujung pidana karena merusak keselamatan jalan.

Dia menjelaskan, cermin cembung tersebut tidak terbuat dari kaca, melainkan akrilik. Karena itu, tidak membahayakan pengguna jalan bila jatuh. Leon mengakui, banyak masyarakat salah persepsi tentang cermin cembung, lantaran dikira terbuat dari kaca.

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Cermin tidak hanya ada di rumah sebagai pendukung berpenampilan maksimal. Tapi, cermin juga ada di jalan, terutama tikungan. Inilah cermin cembung yang berfungsi untuk pendukung keselamatan berkendara karena mampu membantu penglihatan kendaraan dari arah berlawanan.

Namun, kondisi sejumlah cermin cembung mulai memprihatinkan. Fungsinya sudah mulai redup, tak lagi menjadi cermin. Sebab, tidak mampu lagi memantulkan kondisi jalan. Bagaimana tidak, kondisinya ada yang kusam, tidak terawat, bahkan ada yang pecah.

Kondisi demikian diakui oleh Kabid Lalu Lintas Dinas Perhubungan (Dishub) Jember Leon Lazuardi. Dia mengungkapkan, melihat kondisi demikian, ke depan Dishub berencana melakukan perbaikan dan pembaruan cermin cembung. “Kami sudah rencanakan untuk perbarui,” ucapnya kepada Jawa Pos Radar Jember.

Fungsi cermin cembung tersebut adalah untuk membantu pengguna jalan melihat kondisi jalan, khususnya dari arah berlawanan, di tikungan. Dengan demikian, kata Leon, mampu menghindari insiden kecelakaan lalu lintas di jalan tikungan. Sayangnya, kondisi cermin cembung tersebut tidak lagi maksimal. “Tidak hanya kusam, tapi juga ada yang rusak. Seperti di jalan menuju Bandara Notohadinegoro,” ucapnya.

Leon mengatakan, cermin di jalan menuju bandara itu dirusak akibat terkena tembakan peluru senapan angin. Tidak hanya itu, ada juga rambu-rambu lalu lintas yang dicoret oleh oknum tak bertanggung jawab. Tindakan itu, kata Leon, bisa berujung pidana karena merusak keselamatan jalan.

Dia menjelaskan, cermin cembung tersebut tidak terbuat dari kaca, melainkan akrilik. Karena itu, tidak membahayakan pengguna jalan bila jatuh. Leon mengakui, banyak masyarakat salah persepsi tentang cermin cembung, lantaran dikira terbuat dari kaca.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/