alexametrics
31.2 C
Jember
Tuesday, 17 May 2022

Barongan Bambu Bahayakan Nelayan

Mobile_AP_Rectangle 1

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Hujan deras yang terjadi beberapa hari lalu mengakibatkan debit air sejumlah sungai meningkat drastis. Bahkan hingga mengakibatkan banjir. Dampaknya, banyak batang pohon dan barongan bambu yang terbawa air sungai hingga ke hilir. Tak heran jika saat banjir surut, banyak sampah maupun kayu dan bambu terbawa dan menumpuk hingga ke pantai.

Tidak hanya satu atau dua batang, namun yang terbawa air bisa sampai satu rumpun. Seperti barongan bambu yang terseret arus sungai hingga ke muara Sungai Bedadung di Pantai Kucur, Dusun Krajan, Desa Puger Kulon, Kecamatan Puger.

Barongan bambu ini tampak menyembul dari permukaan sungai. Ujungnya yang tajam menjadi bahaya tersendiri bagi sejumlah nelayan yang beraktivitas di kawasan tersebut. Sebab, tidak sedikit batang bambu yang sudah terpotong hingga menyisakan ujung yang tajam.

Mobile_AP_Rectangle 2

Apalagi muara sungai menjadi jalur keluar masuk perahu dan jukung yang hendak melaut atau datang dari pantai. Jika tidak hati-hati, bisa saja perahu tergores bambu hingga mengakibatkan kebocoran. Selain itu, juga berbahaya jika terkena tubuh nelayan. “Ya harus hati-hati kalau pas lewat di sekitar barongan bambu itu. Apalagi kalau tertutup saat banjir kan tidak terlihat,” ujar Jupri, 45, nelayan asal Desa Puger Wetan.

- Advertisement -

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Hujan deras yang terjadi beberapa hari lalu mengakibatkan debit air sejumlah sungai meningkat drastis. Bahkan hingga mengakibatkan banjir. Dampaknya, banyak batang pohon dan barongan bambu yang terbawa air sungai hingga ke hilir. Tak heran jika saat banjir surut, banyak sampah maupun kayu dan bambu terbawa dan menumpuk hingga ke pantai.

Tidak hanya satu atau dua batang, namun yang terbawa air bisa sampai satu rumpun. Seperti barongan bambu yang terseret arus sungai hingga ke muara Sungai Bedadung di Pantai Kucur, Dusun Krajan, Desa Puger Kulon, Kecamatan Puger.

Barongan bambu ini tampak menyembul dari permukaan sungai. Ujungnya yang tajam menjadi bahaya tersendiri bagi sejumlah nelayan yang beraktivitas di kawasan tersebut. Sebab, tidak sedikit batang bambu yang sudah terpotong hingga menyisakan ujung yang tajam.

Apalagi muara sungai menjadi jalur keluar masuk perahu dan jukung yang hendak melaut atau datang dari pantai. Jika tidak hati-hati, bisa saja perahu tergores bambu hingga mengakibatkan kebocoran. Selain itu, juga berbahaya jika terkena tubuh nelayan. “Ya harus hati-hati kalau pas lewat di sekitar barongan bambu itu. Apalagi kalau tertutup saat banjir kan tidak terlihat,” ujar Jupri, 45, nelayan asal Desa Puger Wetan.

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Hujan deras yang terjadi beberapa hari lalu mengakibatkan debit air sejumlah sungai meningkat drastis. Bahkan hingga mengakibatkan banjir. Dampaknya, banyak batang pohon dan barongan bambu yang terbawa air sungai hingga ke hilir. Tak heran jika saat banjir surut, banyak sampah maupun kayu dan bambu terbawa dan menumpuk hingga ke pantai.

Tidak hanya satu atau dua batang, namun yang terbawa air bisa sampai satu rumpun. Seperti barongan bambu yang terseret arus sungai hingga ke muara Sungai Bedadung di Pantai Kucur, Dusun Krajan, Desa Puger Kulon, Kecamatan Puger.

Barongan bambu ini tampak menyembul dari permukaan sungai. Ujungnya yang tajam menjadi bahaya tersendiri bagi sejumlah nelayan yang beraktivitas di kawasan tersebut. Sebab, tidak sedikit batang bambu yang sudah terpotong hingga menyisakan ujung yang tajam.

Apalagi muara sungai menjadi jalur keluar masuk perahu dan jukung yang hendak melaut atau datang dari pantai. Jika tidak hati-hati, bisa saja perahu tergores bambu hingga mengakibatkan kebocoran. Selain itu, juga berbahaya jika terkena tubuh nelayan. “Ya harus hati-hati kalau pas lewat di sekitar barongan bambu itu. Apalagi kalau tertutup saat banjir kan tidak terlihat,” ujar Jupri, 45, nelayan asal Desa Puger Wetan.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/