alexametrics
22.9 C
Jember
Sunday, 22 May 2022

Jember Sport Garden Akan Dijadikan Seperti Alun-Alun Kota

Mobile_AP_Rectangle 1

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Mendengar nama Jember Sport Garden (JSG) membuat semua orang langsung terbayang-bayang akan kemegahan bangunannya. Ya, stadion yang terletak di Kecamatan Ajung ini memang cukup besar jika dibandingkan dengan stadion lainnya yang ada di Jember.

Sebelumnya, stadion yang menjadi ikon kota ini direncanakan menjadi embarkasi haji. Rencana tersebut telah terdengar menggelegar di telinga masyarakat Jember, bahkan masyarakat luar daerah. Responsnya beragam, ada yang pro, ada juga yang kontra. Sayangnya, rencana tersebut berujung pada wacana saja. Sebab, tak ada aksi nyata yang mengarah pada rencana tersebut.

Jawa Pos Radar Jember mengonfirmasi Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Kabupaten Jember Murdiyanto terkait sejauh mana upaya Pemkab Jember untuk merealisasikan rencana yang telah lama digembar-gemborkan tersebut. Menurut dia, pihaknya bersama Dinas Cipta Karya berniat untuk meneruskan rencana program lama itu. “Maketnya ada, dan kalau direalisasikan JSG lebih mewah dari ini,” katanya.

Mobile_AP_Rectangle 2

Namun, berdasarkan maket yang dibuat, di sana justru bukan dijadikan embarkasi haji. Namun memperlihatkan JSG seperti taman olahraga, edukasi, dan rekreasi untuk masyarakat. Ada food court, perpustakaan, kemudian taman bermain dan edukasi dua bahasa untuk masyarakat. “Ada ruang edukasi bahasa Inggris dan bahasa Arab di sisi barat,” lanjutnya.

Bahkan, program tersebut lebih untuk menjadikan JSG sebagai pengganti alun-alun kota. Jadi, saat akhir pekan, masyarakat tak perlu pergi ke pusat kota untuk menikmati hiburan.

- Advertisement -

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Mendengar nama Jember Sport Garden (JSG) membuat semua orang langsung terbayang-bayang akan kemegahan bangunannya. Ya, stadion yang terletak di Kecamatan Ajung ini memang cukup besar jika dibandingkan dengan stadion lainnya yang ada di Jember.

Sebelumnya, stadion yang menjadi ikon kota ini direncanakan menjadi embarkasi haji. Rencana tersebut telah terdengar menggelegar di telinga masyarakat Jember, bahkan masyarakat luar daerah. Responsnya beragam, ada yang pro, ada juga yang kontra. Sayangnya, rencana tersebut berujung pada wacana saja. Sebab, tak ada aksi nyata yang mengarah pada rencana tersebut.

Jawa Pos Radar Jember mengonfirmasi Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Kabupaten Jember Murdiyanto terkait sejauh mana upaya Pemkab Jember untuk merealisasikan rencana yang telah lama digembar-gemborkan tersebut. Menurut dia, pihaknya bersama Dinas Cipta Karya berniat untuk meneruskan rencana program lama itu. “Maketnya ada, dan kalau direalisasikan JSG lebih mewah dari ini,” katanya.

Namun, berdasarkan maket yang dibuat, di sana justru bukan dijadikan embarkasi haji. Namun memperlihatkan JSG seperti taman olahraga, edukasi, dan rekreasi untuk masyarakat. Ada food court, perpustakaan, kemudian taman bermain dan edukasi dua bahasa untuk masyarakat. “Ada ruang edukasi bahasa Inggris dan bahasa Arab di sisi barat,” lanjutnya.

Bahkan, program tersebut lebih untuk menjadikan JSG sebagai pengganti alun-alun kota. Jadi, saat akhir pekan, masyarakat tak perlu pergi ke pusat kota untuk menikmati hiburan.

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Mendengar nama Jember Sport Garden (JSG) membuat semua orang langsung terbayang-bayang akan kemegahan bangunannya. Ya, stadion yang terletak di Kecamatan Ajung ini memang cukup besar jika dibandingkan dengan stadion lainnya yang ada di Jember.

Sebelumnya, stadion yang menjadi ikon kota ini direncanakan menjadi embarkasi haji. Rencana tersebut telah terdengar menggelegar di telinga masyarakat Jember, bahkan masyarakat luar daerah. Responsnya beragam, ada yang pro, ada juga yang kontra. Sayangnya, rencana tersebut berujung pada wacana saja. Sebab, tak ada aksi nyata yang mengarah pada rencana tersebut.

Jawa Pos Radar Jember mengonfirmasi Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Kabupaten Jember Murdiyanto terkait sejauh mana upaya Pemkab Jember untuk merealisasikan rencana yang telah lama digembar-gemborkan tersebut. Menurut dia, pihaknya bersama Dinas Cipta Karya berniat untuk meneruskan rencana program lama itu. “Maketnya ada, dan kalau direalisasikan JSG lebih mewah dari ini,” katanya.

Namun, berdasarkan maket yang dibuat, di sana justru bukan dijadikan embarkasi haji. Namun memperlihatkan JSG seperti taman olahraga, edukasi, dan rekreasi untuk masyarakat. Ada food court, perpustakaan, kemudian taman bermain dan edukasi dua bahasa untuk masyarakat. “Ada ruang edukasi bahasa Inggris dan bahasa Arab di sisi barat,” lanjutnya.

Bahkan, program tersebut lebih untuk menjadikan JSG sebagai pengganti alun-alun kota. Jadi, saat akhir pekan, masyarakat tak perlu pergi ke pusat kota untuk menikmati hiburan.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/