alexametrics
22.9 C
Jember
Sunday, 22 May 2022

Badut Asal Banyuwangi Masuk Jember

Mobile_AP_Rectangle 1

JEMBER, RADARJEMBER.ID Pengamen di Kabupaten Jember bukan saja warga asli Jember. Ada pula yang datang dari luar kota. Salah satunya badut yang beroperasi di simpang tiga Jalan PB Soudirman, Kelurahan Jember Lor, Kecamatan Patrang. Badut tersebut mengaku berasal dari kabupaten tetangga, Banyuwangi.

Badut tersebut bernama Setiawan, asal Desa Karangharjo, Kecamatan Glenmore. Dia berada di Jember sekitar enam bulan. Pria ini beroperasi bukan saja di pertigaan tersebut, melainkan di beberapa lokasi lain. “Pindah-pindah,” ucapnya.

Setiawan menjelaskan, hal itu dilakukan demi menghidupi keluarganya. “Nyari kerja susah. Ya, kerja seperti ini,” ujarnya kepada Jawa Pos Radar Jember, Jumat (4/2).

Mobile_AP_Rectangle 2

Dia mengakui apa yang dilakukannya itu dilarang oleh satpol PP sebagai penegak perda. Namun, keadaan yang memaksa dirinya untuk bekerja menjadi pengamen badut. Nah, keberadaan badut ini pun patut menjadi perhatian pemerintah. Apalagi, selain badut juga masih banyak pengamen lain di Jember.

- Advertisement -

JEMBER, RADARJEMBER.ID Pengamen di Kabupaten Jember bukan saja warga asli Jember. Ada pula yang datang dari luar kota. Salah satunya badut yang beroperasi di simpang tiga Jalan PB Soudirman, Kelurahan Jember Lor, Kecamatan Patrang. Badut tersebut mengaku berasal dari kabupaten tetangga, Banyuwangi.

Badut tersebut bernama Setiawan, asal Desa Karangharjo, Kecamatan Glenmore. Dia berada di Jember sekitar enam bulan. Pria ini beroperasi bukan saja di pertigaan tersebut, melainkan di beberapa lokasi lain. “Pindah-pindah,” ucapnya.

Setiawan menjelaskan, hal itu dilakukan demi menghidupi keluarganya. “Nyari kerja susah. Ya, kerja seperti ini,” ujarnya kepada Jawa Pos Radar Jember, Jumat (4/2).

Dia mengakui apa yang dilakukannya itu dilarang oleh satpol PP sebagai penegak perda. Namun, keadaan yang memaksa dirinya untuk bekerja menjadi pengamen badut. Nah, keberadaan badut ini pun patut menjadi perhatian pemerintah. Apalagi, selain badut juga masih banyak pengamen lain di Jember.

JEMBER, RADARJEMBER.ID Pengamen di Kabupaten Jember bukan saja warga asli Jember. Ada pula yang datang dari luar kota. Salah satunya badut yang beroperasi di simpang tiga Jalan PB Soudirman, Kelurahan Jember Lor, Kecamatan Patrang. Badut tersebut mengaku berasal dari kabupaten tetangga, Banyuwangi.

Badut tersebut bernama Setiawan, asal Desa Karangharjo, Kecamatan Glenmore. Dia berada di Jember sekitar enam bulan. Pria ini beroperasi bukan saja di pertigaan tersebut, melainkan di beberapa lokasi lain. “Pindah-pindah,” ucapnya.

Setiawan menjelaskan, hal itu dilakukan demi menghidupi keluarganya. “Nyari kerja susah. Ya, kerja seperti ini,” ujarnya kepada Jawa Pos Radar Jember, Jumat (4/2).

Dia mengakui apa yang dilakukannya itu dilarang oleh satpol PP sebagai penegak perda. Namun, keadaan yang memaksa dirinya untuk bekerja menjadi pengamen badut. Nah, keberadaan badut ini pun patut menjadi perhatian pemerintah. Apalagi, selain badut juga masih banyak pengamen lain di Jember.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/