alexametrics
30.6 C
Jember
Sunday, 29 May 2022

Dosen Unej Ganti Celengan Cak Mat yang Hanyut

Empati Tergugah karena Baca Jawa Pos Radar Jember

Mobile_AP_Rectangle 1

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Masih ingat dengan sosok Pak Jumat atau Cak Mat? Ya, pria yang bekerja sebagai tukang pijat ini terpaksa merelakan kaleng bekas bikuit berisi uang Rp 2,7 juta hilang tersapu banjir, akhir Januari lalu. Padahal duit itu merupakan celengannya yang dikumpulkan dari hasil memijat.

Ketika peristiwa ini diberitakan Jawa Pos Radar Jember dan tersebar di berbagai platform media sosial Radar Jember Digital, empati pun terus berdatangan dari pembaca. Mereka merasa peduli terhadap nasib Cak Mat. Salah satunya adalah Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LP2M) Universitas Jember.

Para dosen di LP2M Unej, tergerak menggantikan tabungan Cak Mat yang hanyut terbawa banjir. Mereka datang langsung ke rumah ukuran 4×10 meter itu, sembari membawa celengan berisi uang, Jum’at (5/2).

Mobile_AP_Rectangle 2

“Kami kemari sekadar memberi bantuan kepada Cak Mat. Karena tabungan dia hilang saat banjir. Sengaja tidak diwujudkan sembako, tapi celengan berisi uang yang berasal dari sumbangan dosen-dosen,” ungkap Hermanto Rohman, perwakilan LP2M Unej.

- Advertisement -

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Masih ingat dengan sosok Pak Jumat atau Cak Mat? Ya, pria yang bekerja sebagai tukang pijat ini terpaksa merelakan kaleng bekas bikuit berisi uang Rp 2,7 juta hilang tersapu banjir, akhir Januari lalu. Padahal duit itu merupakan celengannya yang dikumpulkan dari hasil memijat.

Ketika peristiwa ini diberitakan Jawa Pos Radar Jember dan tersebar di berbagai platform media sosial Radar Jember Digital, empati pun terus berdatangan dari pembaca. Mereka merasa peduli terhadap nasib Cak Mat. Salah satunya adalah Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LP2M) Universitas Jember.

Para dosen di LP2M Unej, tergerak menggantikan tabungan Cak Mat yang hanyut terbawa banjir. Mereka datang langsung ke rumah ukuran 4×10 meter itu, sembari membawa celengan berisi uang, Jum’at (5/2).

“Kami kemari sekadar memberi bantuan kepada Cak Mat. Karena tabungan dia hilang saat banjir. Sengaja tidak diwujudkan sembako, tapi celengan berisi uang yang berasal dari sumbangan dosen-dosen,” ungkap Hermanto Rohman, perwakilan LP2M Unej.

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Masih ingat dengan sosok Pak Jumat atau Cak Mat? Ya, pria yang bekerja sebagai tukang pijat ini terpaksa merelakan kaleng bekas bikuit berisi uang Rp 2,7 juta hilang tersapu banjir, akhir Januari lalu. Padahal duit itu merupakan celengannya yang dikumpulkan dari hasil memijat.

Ketika peristiwa ini diberitakan Jawa Pos Radar Jember dan tersebar di berbagai platform media sosial Radar Jember Digital, empati pun terus berdatangan dari pembaca. Mereka merasa peduli terhadap nasib Cak Mat. Salah satunya adalah Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LP2M) Universitas Jember.

Para dosen di LP2M Unej, tergerak menggantikan tabungan Cak Mat yang hanyut terbawa banjir. Mereka datang langsung ke rumah ukuran 4×10 meter itu, sembari membawa celengan berisi uang, Jum’at (5/2).

“Kami kemari sekadar memberi bantuan kepada Cak Mat. Karena tabungan dia hilang saat banjir. Sengaja tidak diwujudkan sembako, tapi celengan berisi uang yang berasal dari sumbangan dosen-dosen,” ungkap Hermanto Rohman, perwakilan LP2M Unej.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/